AKU, KAMU Dan CERITA KITA

AKU, KAMU Dan CERITA KITA
Double Date


__ADS_3

Happy reading❤❤





~Keesokan harinya.


Setelah menempuh perjalanan udara selama 3 jam 30 menit mereka pun tiba di Jakarta.


"Welcome back to Jakarta bby" Kata seorang laki-laki dengan memegang sebuah buket uang yang lumayan besar.


Laki-laki tersebut adalah Ryan kekasih Najwa. Mereka berpacaran sejak Najwa pertama sekali masuk universitas di Jakarta pada saat Najwa mengambil gelas S1. Ryan dipercayai oleh orang tuanya untuk meneruskan usaha milik orang tuanya, yaitu adalah usaha showroom mobil dan cabang showroom mobilnya itu sudah ada dibeberapa kota. Ryan sangat ingin datang di acara wisuda S2 Najwa, tetapi apa boleh buat Ryan harus profesional dengan pekerjaannya.


"Ryan..... Thank you bby" Jawab Najwa dengan mata yang berbinar.


"Ini buat kamu bby" Kata Ryan.


Najwa pun langsung mengambil buket uang tersebut.


"Thank youu" Ucap Najwa kembali sambil memeluk Ryan.


"Udah yuk kita pulang ke rumah, entar sambung lagi dirumah" Ajak Mama.


~Sesampai dirumah


Eza dan Ryan membantu menurunkan semua koper dari dalam mobil dan memasukan ke dalam rumah.


"Om, Tante Eza pamit pulang yaa" Kata Eza.


"Iya nak, salam untuk kedua orang tua mu ya" Kata Mama.

__ADS_1


Dan Ryan juga pamit pulang pada Mama dan Papa.


"Ryan juga pamit pulang ya Om, Tante" Kata Ryan.


"Iya nak, hati-hati ya" Ucap Mama dan Papa.


"Nanti malam kita keluar yaaa bby" Bujuk Najwa pada Ryan.


"Iya by nanti malam aku jemput" Jawab Ryan.


"Kak eca dan bg Eza juga harus ikutt" Ucap Najwa.


"Oke calon adik ipar" Jawab Eza sambil menggoda Najwa.


Najwa pun hanya tertawa mendengar jawaban Eza. Setelah Eza dan Ryan pulang Reisya dan Najwa langsung menuju ke kamar mereka. Reisya dan Najwa tidur sekamar. Reisya telah mengubah warna kamar itu yang dulu nya berwarna ping sekarang sudah berubah menjadi warna hijau mint.


"Wow warna nya bagus, kakak yang pilih warna ini?" Tanya Najwa.


Reisya dan Najwa segera beristirahat karena merasa sangat kelelahan.


 


"اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ"


 


Mendengar suara adzan Reisya pun segera bangun. Ternyata itu adalah adzan magrib.


"Najwa bangun udah magrib" Kata Reisya yang berusaha membangunkan adiknya.


"Hmmm.... udah malam?" Tanya Najwa sambil berusaha mengumpulkan nyawa nya.


"Udah, yuk kita siap-siap sholat" Ajak Reisya.

__ADS_1


Selesai sholat magrib Reisya dan Najwa segera bersiap-siap.


"Sayang aku udah dijalan ya" Pesan singkat dari Eza.


Selesai berdandan mereka mendengar suara klakson mobil dari arah depan rumah mereka.


Tittt.... Titttttt......


Reisya dan Najwa turun dan segera keluar rumah. Ternyata yang baru sampai hanya Ryan.


"Kalau kalian mau duluan gapapa kok" Kata Reisya.


"Gapapa kak, kita bakal nunggu bg Eza dan kita bakal pergi bareng" Jawab Najwa.


Tak lama akhirnya Eza pun sampai ke rumah Reisya. Tanpa buang-buang waktu mereka langsung menuju ke restaurant.


~Sesampai di restaurant.


Mereka segera memesan makanan yang ada di menu yang di antarkan oleh seorang waitress. Sambil menunggu pesanan sampai mereka pun kembali berbincang.


"Bang, kapan mau lamar kak Eca?" Tanya Najwa.


"Abang usahain segera kok" Jawab Eza singkat.


"Soalnya kan ga mungkin Najwa dahuluin kakak" Kata Najwa kembali.


"Ih kamu apaan sih? Gapapa kali kamu duluan kakak izinin kok" Kata Reisya.


"Ryan masih belum ada uang kak buat lamar Najwa. Tapi Ryan lagi berusaha kok kak. Ryan gak mau melamar Najwa menggunakan uang orang tua. Ryan mau melamar Najwa dengan uang hasil jerih payah Ryan sendiri kak" Jawab Ryan yang mencoba menjelaskan.


Sangat panjang obrolan mereka malam itu. Dan setelah selesai makan mereka pun langsung pulang.


Betapa bahagia nya orang tua Reisya dan Najwa melihat kedua anaknya itu sangat akur dalam segala hal. Dan dari kecil Reisya dan Najwa sudah seperti itu. Kayak anak kembar, kalau Reisya sakit Najwa juga pasti bakal sakit sebaliknya kalau Najwa sakit Reisya juga pasti ikutan sakit.

__ADS_1


__ADS_2