
Kring.... Kring....
Suara alarm dari sebuah ponsel berbunyi tepat pukul 05.30 pagi. Tak lama tangan Raisya pun terulur dari balik selimut dan mematikan suara alarm tersebut.
Reisya pun langsung bangun dari tempat tidurnya dan bergegas untuk segera sholat subuh.
Drttt..... Drrrtttt.....
Ponsel Reisya berbunyi karena ada sebuah panggilan masuk dari Eza. Reisya pun langsung meraih ponsel yang ada di atas meja dan langsung mengangkat.
"Morning Ca, kamu udah lama bangun?" Tanya Eza.
"Morning, udah lumayan lama sih aku bangun" Jawab Reisya.
"Nanti jam 8 aku jemput ya" Kata Eza.
"Mau kemana Ay?" Tanya Reisya kembali pada Eza.
"Temenin aku cari kado untuk ulang tahun Mama besok ya" Jawab Eza.
"Oke, jam 8 aku tunggu. See you" Kata Reisya.
Setelah selesai berdandan Reisya pun berdiri di depan cermin berukuran besar yang ada di kamarnya. Begitu bercemin Reisya pun mulai memuji dirinya sendiri.
"Ternyata kalau dilihat-lihat aku cantik juga yaa" Batin Reisya dan mulai tersenyum kecil.
Karena terlalu asyik menatap dirinya di cermin, Reisya tak sadar jika Eza sudah menunggunya di mobil.
"Sayang aku di depan" Pesan singkat dari Eza.
Setelah membuka dan membaca pesan singkat tersebut Reisya langsung segera keluar rumah.
~Didalam mobil.
"Kemana aja sihh Ca? Udah 15 menit aku nunggu kamu disini" Kata Eza yang mulai kesel.
Reisya hanya tersenyum mendengar pertanyaan Eza tersebut. Mereka pun langsung menuju ke Mall mencari kado untuk Mama Eza.
Sesampai di Mall Reisya menyarankan untuk masuk ke toko tas terlebih dahulu. Sesampai di toko tas Reisya dan Eza pun memilih tas yang di anggap mereka cocok untuk Mama Eza. Dan akhirnya pilihan mereka jatuh pada satu tas Merk Hermes berwarna coklat.
"Ini bagus Ca, kayanya Mama belum punya deh tas yang gini" Kata Eza.
__ADS_1
"Iya ay bagus" Jawab Reisya singkat.
Setelah melakukan pembayaran Reisya dan Eza beralih ke toko sepatu. Dan mereka memilih sepatu Merk Stuart Weitz berwarna coklat susu.
Setelah selesai membeli kado untuk Mama Eza mereka pun masuk ke toko cake. Tetapi cake yang dicari oleh Eza habis.
"Gimana kalau aku yang buat cake nya ay?" Saran Reisya.
"Emang kamu bisa?" Tanya Eza dengan raut wajah kurang percaya.
"Kamu remehin aku? Ya aku bisa lah, malahan rasa nya lebih enak dari cake cake yang dijual di Mall" Ketus Reisya.
Setelah mendengar jawaban dari Reisya, mereka pun langsung mencari bahan-bahan membuat cake. Selesai membayar Eza pun langsung mengantar Reisya pulang kerumah.
~Sesampai dirumah.
"Assalamualaikum Ma" Salam Reisya sambil berjalan ke arah dapur.
"Waalaikumsalam" Jawab Mama.
"Ini bahan mau buat cake apa Ca?" Tanya Mama yang keheranan melihat bahan cake sebanyak ini.
"Jadi gini Ma, tadi Reisya dan Eza mau beli cake untuk Mama Eza. Tapi cake yang dicari Eza habis. Jadi Reisya berinisiatif untuk membuat cake nya Ma" Jelas Reisya.
Selesai makan malam Reisya langsung ke dapur dan mempersiapkan semua bahan dan alat untuk membuat cake. Reisya sangat mahir mencampurkan bahan cake tersebut dengan bantuan Mama. Setelah 30 menit lebih menunggu, cake itu pun matang dengan sempurna didalam oven. Dan setelah cake tersebut dingin Reisya langsung mendekor cake tersebut sesuai keinginan Eza. Cake tersebut sangat sempurnaa.
"Alhamdulillah, finishhh" Gumam Reisya dalam hati.
Keesokan harinya tepat hari Selasa tanggal 8 Maret 2016 tiba-tiba Mama ada meeting dadakan di kantor.
"Reisya?" Panggil Mama sambil mengetuk pintu kamar Reisya.
"Iya Ma, sebentar" Jawab Reisya sambil membuka pintu kamarnya.
"Ca, Mama barusan di telfon om Riko. Katanya hari ini ada meeting dadakan di kantor dan gak bisa di undur" Jelas Mama.
"Jadi Mama gak bisa kerumah Eza?" Tanya Reisya dengan raut wajah kecewa.
"Maafin Mama dan tolong kamu sampaikan permintaan maaf Mama pada mama dan Papa Eza ya ca" Jawab Mama.
"Iya Ma" Ucap Reisya pasrah.
__ADS_1
Hari ini gak seperti hari biasa Eza yang lagi sibuk ngurusin persiapan syukuran itu pun gak ada waktu buat jemput Reisya.
Ya, mau gimana lagi. Mau tidak mau Reisya harus nyetir mobil sendiri.
Reisya pun langsung mandi dan bersiap-siap. Hari ini Reisya memakai dress dari Official Claude berwarna mint.
Iya, Reisya terlihat sangat cantik, dress berwarna mint dengan kulitnya yang berwarna putih itu terlihat sangat menyatu. Reisya pun langsung menuju ke rumah Eza.
~Sesampai dirumah Eza
Sudah ramai keluarga Eza yang datang bahkan dari luar Jakarta sekalipun. Reisya langsung keluar dari mobil nya dan disambut oleh Eza.
"Selamat datang tuan putriku" Kata Eza.
Reisya hanya tersenyum kecil mendengar ucapan Eza. Mereka langsung masuk ke rumah Eza. Dan Eza memperkenalkan Reisya kepada semua anggota keluarganya tanpa terkecuali.
"Assalamualaikum semua. Disini Eza ingin memperkenalkan calon ibu dari anak-anak Eza kelak" Kata Eza kepada semua keluarganya.
"Ih apaan sih kamu buat malu aja" Bisik Reisya pada Eza.
Semua keluarga Eza saling tersenyum melihat Reisya.
"Cantik sekali dia Za" Bisik salah satu tante Eza.
Reisya yang mendengar pun merasa malu dan seperti biasa pipi Reisya memerahhh seketika. Rangkaian kegiatan demi kegiatan telat dilewati. Sampailah pada sesi pemotongan kue dan penyerahan kado. Setelah selesai memotong kue Reisya dan Eza langsung menghampiri Mama Eza.
"Happy birthday Ma, wish you all the best" kata Eza dan Reisya berbarengan sambil memeluk Mama Eza.
"Makasih sayang, i love you more" Kata Mama sambil menghapus air mata bahagia di pipinya.
Setelah penyerahan kado sampailah pada sesi foto keluarga.
Iya, foto keluargaaaa....
Reisya yang belum jadi bagian dari keluarga Eza pun ikut masuk dalam foto tersebut. Reisya pun sangat bahagia dan merasa sangat diterima oleh keluarga Eza.
•
•
•
__ADS_1
Terimakasih buat yang udah mampir ke novel ku, terimakasih buat yang udah baca novel ku dan terimakasih banyak buat kalian yang udah vote,like, dan komen positif di novel ku❤❤❤ Vote, like dan komen positif dari kalian yang membuat aku semangat nulis novelnyaa. i love you more❤❤❤