
Tak...tak ....tak.....
" kak. aku bisa jelasin" mohon Chuxia
" Iya!" Jin menjawab seadanya.
" tapi kita duduk ya kak . please"
tit..tit..tit...tit.. klik. blam.
" Sekarang jelasin . apa maksud dari perkataan orang itu" Jin sekarang sedang mengungkung tubuh Chuxia
" Jawab Chuxia.. atau aku panggil Lusi?"
An Chuxia ketakutan dan hendak melarikan diri namun usahanya sia sia . kini kedua tangan nya di tahan oleh Jin diatas kepalanya....
" Kak..... " Chuxia merengek
Cup!! Cup!!! Cup!!! beberapa kecupan mendarat di wajah dan bibir Chuxia , dan berubah menjadi cumbuan panas ...
Kini Jin sudah tidak bisa berpikir jernih lagi mengingat perkataan Abdi di restoran Chuxia. " ***Dia Lusi!! bukan An Chuxia! dan satu lagi dulu kami adalah sepasang kekasih!!***
" Kamu itu cuma idola bagi dirinya dan bukan kekasih!! dia hanya sementara mengagumi dirimu!!!
Jin tahu betul bahwa dulunya Chuxia sangat tidak tertarik kepadanya. Jin juga tahu bahwa dulunya yang membuat Agency mereka berkembang menjadi sebuah gedung yang sangat besar ialah An Chuxia. Dia ingat betul bahwa Jungkook pernah bercerita tentang An Chuxia yang menjadi sponsor perusahaan mereka bekerja....
" kak kumohon jangan lakukan ini"
__ADS_1
" Kenapa? kamu mau cinta masa lalumu yang melakukannya?"
Chuxia menggeleng dan panik melihat wajah Jin yang menyeramkan....
" Diam Chuxia! Jangan melawan ku!" Jin melanjutkan kegiatan gila itu... dia terus menjelajahi setiap inci tubuh An Chuxia..
" Ini milikku! ini milikku! ini juga milikku!" Jin mengatakan itu sambil mengecup bibir , Leher , dada , dan juga tangannya menyentuh bagian tubuh intim Chuxia...
" Intinya kamu punyaku Chuxia !" dia dengan ganasnya merobek pakaian Chuxia. dan An Chuxia kini pasrah dengan perlakuan Jin kepadanya.. sesekali dia terdengar melenguh panjang... " Yah ! teruslah mendesah Aaahhhhh" Jin juga tak mau kalah
" Cu...cukup kak! jangan di terusin hmmphh aaahh"!!
" Panggil namaku!" Pinta Jin di tengah tengah cumbuan nya ...
" Ji.. Aaahhhhh!!!!"
" Panggil namaku Baby"!
" Ahhh! terus panggil namaku "
" ini akan sedikit sakit , kamu tahan oke! " peringat Jin dan Chuxia yang sudah di kuasai hawa nafsu hanya mengangguk...
pelan pelan Seokjin mulai mengatur posisi, dia perlahan membuka lebar kaki Chuxia dan dia terlihat kagum .. " Indah. sangat Indah" pujinya membuat Chuxia merasa malu.. Chuxia ingin merapatkan kedua kakinya namun di tahan oleh Jin .
" jangan ditutupi sayang!"
Jin mulai menjelajahi area tersebut dan kini wajahnya tepat berada di depan area sensitif itu . dia mulai menjilat dan memasukkan lidahnya ke area tersebut .
__ADS_1
Merasa kan sesuatu yang amat luar biasa nikmatnya membuat Chuxia menggelinjang kenikmatan.. dia bagaimana tersengat listrik namun begitu menggairahkan , dan kemudian tubuhnya mengejang hebat.... " Kak stop!! aku mau pipis " ucapannya dengan menarik kepala jin agar menjauh ...
" Keluarkan sayang" Jin menggerakkan tangan nya membuat Chuxia sudah tidak tahan lagi.. " AAAAAAAAH" Lengunya membuat Seokjin tersenyum...
" Kita mulai oke! rasanya akan jauh lebih nikmat " rayu nya ... Perlahan dia kesulitan untuk masuk kedalam Chuxia, dia sangat frustasi dan mendengar Chuxia juga sedikit kesakitan...
" Kak udah.. Sakiitt" teriak Chuxia.
Jin langsung membekap mulut Chuxia dengan ciuman, supaya tidak terdengar rintihan Chuxia....
" Tenang yah. sedikit lagi " dan tembus.
" Oouuuuhhhh" Lenguhan Jin begitu seksi di telinga Chuxia. Beberapa detik Jin tidak melakukan pergerakan apapun. dia menunggu Chuxia merasa tenang dahulu. setelah memastikan bahwa wanitanya sudah tidak kesakitan lagi perlahan dia menggerakkan pinggulnya..
" Ahhh.... ouuhhh .. ssshhh" keduanya kini tenggelam dalam kenikmatan yang mereka ciptakan.. " Kak.. udah .. aku udah nggak kuat"
" sebentar lagi Shhhh"
Kini Jin mengubah posisi mereka dan Chuxia berada diatas .. " aku harus ngapain?" Chuxia kebingungan ..
Jin mulai membimbing Chuxia dengan cara berciuman dan menggoyangkan pinggulnya.. " Ahhh.. ahhh.. kamu begitu nikmat Chuxia aahhh"
" kak!! aku mau pipis lagi" ucap Chuxia, saat hendak bangkit dari tubuh Seokjin, dia Langsung di tahan ..
" ayo keluar sama sama " dan kini jin juga ikut menggerak kan tubuhnya dan akhirnya mereka mencapai puncaknya..
" AAAAAAAAhhhh" Lenguh kedua nya dan Chuxia ambruk di atas tubuh Jin..
__ADS_1
dengan nafas tersengal Chuxia mulai memejamkan mata dan tertidur pulas.. Seokjin yang melihat Chuxia yang tengah tidur merasa bangga , dia tidak akan takut lagi akan kehilangan An Chuxia... Seokjin juga mengusap pelan perut Chuxia dan berdoa supaya tumbuh benih yang mereka tabur bersama