
" Ahhh segarnya " Chuxia yang baru selesai mandi dan langsung merebahkan tubuhnya di kasur miliknya . dia juga tak lupa mengecek dokumen dan email yang menyangkut pekerjaan,
Setelah semua dia rasa cukup beres dia menghubungi seseorang yang sangat dia percayai , " Hallo euna , aku butuh bantuan mu "
setelah melakukan percakapan suara yang cukup panjang An Chuxia langsung mengambil keperluan dan memasukkan nya ke dalam koper .. " Beres deh " ucapnya dengan penuh semangat ..
Ting
( sayang . )
(. 🙃 )
send
( aku datang yah )
Ting
( hah . kemana ? kesini maksudnya ?
send
(. iya )
Ting
" astaga aku lupa sama oppa satu ini "
Chuxia baru sadar bahwa pacar sekaligus idolanya itu orangnya cemburuan .
Hanya butuh sepuluh menit Kim Seokjin sudah tiba di rumah Chuxia . dia langsung masuk dan memeluk erat tubuh Chuxia.
Grep...
" aku kangen " Seokjin meletakkan wajahnya di ceruk leher Chuxia .
" Kamu kapan baliknya ? " tanya Chuxia
" setengah jam lalu " tak menyia-nyiakan kesempatan , Seokjin langsung membawa Chuxia ke tempat tidur . dia memeluk erat Chuxia seakan itu adalah guling.
__ADS_1
" Kumohon sebentar saja ". dengan mata yang mulai terpejam , dia terus memeluk kekasihnya itu . An Chuxia yang melihat itupun hanya tersenyum manis , sesekali dia juga mengelus wajah tampan nan rupawan itu . dalam hati dia terus mengucap syukur karena dia bisa menyentuh pria idamannya Secara langsung .
pelan tapi pasti , kini Chuxia juga ikut menyusul Seokjin ke alam mimpi ,, dan entah berapa lama mereka tertidur dengan posisi berpelukan . dialam mimpi Chuxia melihat dirinya yang dulu , sewaktu pertama kali melihat secara langsung idol K-Pop kesukaan nya . terlihat dia begitu semangat saat matanya memandang tubuh tegap member tertua BTS itu
" Sayang hei , " Kim Seokjin menepuk pelan pipi An Chuxia . " Sayang bangun . "
perlahan mata nya mulai terbuka dan dia langsung menangis dan berkata " Jangan pergi " Seokjin merasa heran dong
" Siapa yang mau ninggalin kamu sih ? Aku , Hm ? "
" he ' em " . Mendengar jawaban itu Seokjin pun tersenyum , " Duh , pacar siapa sih ini "
dia memeluk gemas dan tak lupa sesekali mengecup ujung kepala Chuxia. Namun saat berakhir di pipi , mata juga hidung , mereka berdua saling menatap satu sama lain .
" Ehem ehem . sebaiknya kita bangun yuk "
Seokjin pun memutuskan untuk segera mengakhiri tatapan mereka . " Bisa gawat kalau di teruskan Huh . " batinnya
Chuxia juga memutuskan untuk bangkit dan keluar dari kamarnya .
Seokjin yang melihat raut wajah Chuxia yang sudah mulai masam , dia hanya tersenyum lalu berusaha mendekat .
". Sayang kamu kenapa ? " dia pura pura tidak tahu meski mengerti .
" aku baik baik saja kok " jawab singkat
" Oh ya , tapi kok aku lihat wajah kamu __"
" _apaan sih . biasa tuh wajah aku "
" Yakiiin ? " An Chuxia hanya memalingkan wajahnya dengan bibir yang mengerucut ,
" apa sih Chuxia . masa gitu aja kamu ngambek sih . Dasar payah "
" Hm . apa kami boleh melakukannya ? "
__ADS_1
mereka berdua tampak berpikir satu sama lain .
" **udah ah , aku mau kedapur aja** " Chuxia memutuskan untuk kedapur aja . dia berniat untuk menyiram tenggorokannya yang sudah terasa kering . " Kamu ngapain ikut sih " ketus Chuxia melihat Seokjin mengekor di belakangnya . " Aku juga haus yang . pengen minum , kamu mau minum juga kan ? "
" Nggak . aku mau menelepon seseorang karena kamu nggak peka " ketus Chuxia .
" KYAAAAA " An Chuxia terkejut karena tubuhnya tiba-tiba melayang . dan dia juga terkejut karena tiba-tiba saja badannya mendarat di salah satu meja di ruangan itu .
Cup . sebuah ciuman mendarat di bibirnya .
dengan mata terbelalak Chuxia sangat terkejut , deg deg deg suara jantung mereka beradu . " ka__kamu _".
" Shut " Seokjin memotong ucapannya dan melakukan nya lagi .
Awalnya ciuman itu dibibir lama kelamaan turun ke leher . " Ahh " mendengar itu Seokjin semakin bersemangat . dia terus mengecup setiap inci di leher kekasihnya .
merasa tidak puas akan posisi mereka dia pun langsung merebahkan tubuh An Chuxia ke meja dan menindih nya .
" Stop !!! jangan di teruskan ! " Chuxia mulai panik
" Sayang please . aku udah nggak tahan "
dengan mata yang sayu dan bergairah Seokjin memohon kepada Chuxia agar mendapat jawaban . " Boleh ya " pintanya lagi
Chuxia hanya meremas pakaian yang di kenakan Seokjin , dia tidak berani menatap mata kekasih nya itu .
" Oke kita akhiri "
" HAH . Maksud kamu apa ? " Chuxia panik
" iya kita akhiri . "
" nggak , aku nggak mau " Chuxia mulai berkaca-kaca
" maksudnya kegiatan kita ini . kamu mikir apa sih hm ? "
" O\_\_oh , haha . aku mau minum " dengan gugup Chuxia berkata .
__ADS_1
" OMG . apa yang kalian lakukan ? "
dua sejoli itu menoleh dan Chuxia merasa malu karena semua temannya bebas masuk ke dalam dan sekarang mereka kepergok bermesraan ..