
Setelah selesai makan kini Kakak Chuxia beserta keluarga kecilnya pamit pulang.
" Bibi , nanti aku datang lagi " Lili memeluk Chuxia dan mencium nya..
" Hehe.. kamu boleh datang kapan aja kamu mau , oke !" Chuxia dan Lili saling mencium satu sama lain..
Seokjin dan An Gu juga saling pamitan. dan sekarang tinggal mereka berdua saja ..
" Sayang aku mau menunjukkan sesuatu padamu " Jin tersenyum sambil menggandeng tangan Chuxia menuju kamar mereka.
" Apa ini ?" Chuxia melihat obat penyubur kandungan yang baru
" Kata teman aku yang berprofesi sebagai dokter kandungan ini sangat bagus lho " Jin mengeluarkan sebutir pil itu dan menyerahkan nya kepada Chuxia..
" I..itu " Chuxia ingin mengelak namun dia bingung mau beralasan apa ..
" Ayo minum" Jin juga tak mau kalah dan minum sebutir untuk dirinya.. Dengan senyum kecil Chuxia menerima obat itu dan meminumnya tepat di hadapan Seokjin..
" Sekarang kita tidur yuk.. " ajak Jin dan Chuxia menurut.. Dengan senyum penuh kemenangan Seokjin teringat pesan Hajun..
" Jangan biarkan istrimu minum obat sendirian, dan ini . ini adalah obat penyubur yang bisa di konsumsi oleh suami istri. ingat , kamu yang harus ambil peran kali ini"
" Oh ya sayang, tadi sewaktu aku pergi ke tempat pelatihan para idol baru , aku terus bersyukur" Jin mengajak Chuxia bercerita sebelum melakukan kegiatan mereka.
" Oh ya.." Dengan pikiran yang kacau Chuxia menyahut ucapan Jin .
Selang beberapa detik Ciuman Seokjin mendarat di bibir Chuxia dan terus merambat ke bagian sensitif Chuxia..
" Sayang, apa boleh besok . aku kelelahan" Chuxia berusaha menahan Jin namun sia sia..
" Apa kamu tidak merindukan ku?" Dengan mata yang sudah mulai berkabut Jin menatap Chuxia dalam dalam ..
" Tapi\_\_"
" Sssttt.. biar aku yang melakukannya dan kamu cukup menerima nya " Chuxia kalah dengan Jin dan akhirnya dia pasrah dengan perlakuan sang suami..
" O,o Uwo . O,o uwoooo.. " BUGH..
__ADS_1
" Astaga sialan" Jimin menoleh kebelakang dan mendapati Namjoon yang sudah mengagetkan dirinya..
" Dasar pria tua menyebalkan" protein Jimin..
" Hei.. aku hanya tua satu tahun darimu yah" Namjoon tidak terima di katakan tua..
. " Ayo kita semua kerumah Abang tertua " Jimin di seret bagai karung oleh Namjoon..
" Tapi aku mau menemui sayang ku dulu hueee..." Jimin merengek dalam seretan Namjoon..
" Playboy tua seperti mu sudah tidak cocok lagi merayu gadis gadis muda "
" Tapi itu adalah kesenangan ku Hyung"
" Sudah cukup main main mu Jiminsiii"
Dalam perjalanan mereka semua tampak bernostalgia dengan kegiatan kegiatan mereka dahulu.. Mereka semua tertawa bahagia dan merasa waktu begitu cepat berlalu.. Dan mereka juga mengenakan baju kaos bekas pemberian fans mereka sewaktu melakukan konser terakhir kalinya..
" Aku masih ingat perkataan Army itu" Suga terus tersenyum..
" Jin Hyung Sangat tidak adil " Taehyung merengek seperti bayi..
" Dasar V, " Jhope menoyor jidat nya..
" Nah kita sampai " Ucap Jungkook girang ..
Keenam adik Seokjin langsung masuk tanpa mengetuk ataupun memanggil yang punya rumah.. Mereka semua dengan leluasa keluar masuk dan merasa sudah seperti rumah sendiri..
Dan alangkah terkejutnya mereka mendengar ada suara orang yang sedang muntah muntah.. " Hoeeeeeeekkk Hoeeeeeeekkk"
Seketika semuanya mematung . Suara apa itu " Jungkook pelan pelan berjalan dan langsung di tarik Suga..
" Dasar bayi " Protes Jimin
" Memangnya itu suara apa " Jhope berusaha menajamkan telinganya..
" Jhope...." Suga juga menjewer telinga nya..
__ADS_1
" Suga Hyung, aku jug pernah mendengar suara aneh dari dalam kamar Jin Hyung, dan sekarang aku juga mendengar suara orang muntah, "
" Atau jangan-jangan" Jhope, Rm , Jungkook, Jimin , dan taehyung berpikir bahwa Abang tertua mereka macam macam kepada sang istri.. Mereka berlari menuju sumber suara dan mendapati Chuxia terduduk lemas di pangkuannya Seokjin..
Suga hanya bisa sabar dengan mereka berlima.. " Dasar Abang penghianat, kurang ajar , tak berperasaan" Mereka mengomel kepada Jin di tambah lagi melihat keadaan Chuxia yang lemah..
" Jungkook ambil kakak ipar dan gendong" perintah Jimin
" Ayo seret Jin Hyung keluar dan beri pelajaran " Taehyung juga tak mau kalah ..
" Yaaaa.. apa yang kalian lakukan" protes Seokjin..
" Kami akan memberimu sedikit pelajaran Hyung" Mereka semua menyeret Seokjin dan di ikuti Jungkook yang menggendong Chuxia..
" Memangnya kesalahan apa yang sudah ku perbuat hah!" Teriak Jin tak terima..
" Nanti saja kamu jelaskan setelah kami semua memberimu pelajaran" Mereka tak memberikan sedikit celah kepada Jin yang berontak...
" Sudah cukup !!" teriak Suga .
" Apa yang ingin kalian lakukan terhadap seorang suami yang berusaha menenangkan istrinya yang tengah hamil "
" HAH" semuanya terkejut mendengar ucapan Suga.. apalagi Jungkook yang hampir saja menjatuhkan Chuxia ke lantai karena terlalu terkejut..
Beruntung Jin dengan cepat menangkap nya.. " Apa yang ingin kalian lakukan kepadaku hah "! ..
" Jika kalian tidak sibuk alias senggang cukup bantu aku untuk melakukan sedikit pekerjaan di rumah" mendengar Jin merepwt semuanya ingin pelan pelan lari namun tak berhasil..
" Jangan coba-coba kabur dariku dan lakukan perintah ku" seruduk Seokjin lagi ..
dan semuanya mengangguk " Baik Bang " ..
__ADS_1