Aku Dan Idolaku

Aku Dan Idolaku
episode 25


__ADS_3

" Hah ! apa katamu ? Lusi masih hidup dan sekarang dia reinkarnasi ke tubuh gadis lain dan tinggal di Korea ?!


" Hei Teo.. sadar ! Elo mimpi apa gimana sih ?"



" Tau nih anak .. "


" Lagian bukti nya mana ? bahwa di Lusi masih hidup "


Beberapa teman semasa Mereka masih duduk di bangku SMA sedang mengadakan reuni.. Karena mereka sudah kehabisan pembicaraan jadinya Teo menceritakan peristiwa yang terjadi kepada Lusi dan kehidupan yang ia jalani..



" Kalau Lusi masih hidup gimana ? Mau taruhan lagi nggak ?" Teo..



" Cih.. Nih anak masih aja mikirin soal taruhan .. Oke !" dan suara sorakan teman teman lainnya terdengar menyemangati



" **Wuuiiiihhh**........."



" Kalau sampai kamu kalah , Awas kamu "



" Hei bro.. dulu aja sewaktu Abdi dan Lusi jadian . Aku kan yang menang .." Teo terlihat sangat percaya diri..



" Eh eh eh .. Pemeran utama kita Dateng tuh " Para teman lainnya melihat kedatangan Abdi dan seorang gadis yang sangat cantik..



Mereka berjalan dengan anggun dan terlihat serasi di mata teman temannya...



" Nah itu dia Lusi datang " Teo tersenyum penuh kemenangan..



" **APA ...! LUSI ? ITU LUSI**..." semua terkejut dan syok dengan penuturan Teo..



( *dalam bahasa Inggris ) *


" Hallo semua.. perkenalkan nama saya An Chuxia dan saya kebetulan sedang mengadakan temu penting dengan beberapa klien saya yang kebetulan berdomisili di negara Indonesia ini.. dan kebetulan saya berteman dengan saudara Abdi Surya Pratama Anak dari pemilik Pratama Group.."


Semua orang-orang yang ada di sekolah tempat mereka mengadakan reuni semuanya bengong.. Dan kemudian ada seorang yang menangis " Apa kamu beneran Lusi ?" Katanya bertanya..


Chuxia hanya tersenyum menanggapi hal itu dan mendekat lalu duduk di tengah kerumunan teman seangkatan dengan nya dahulu.. " Bagaimana pendapat mu" An Chuxia bertanya...



Teo dan Abdi hanya bisa diam dan tidak mau ikut campur dalam pembicaraan itu..



" Aku juga tidak menyangka dan tidak pernah berpikir bahwa aku masih hidup dan anehnya berada di dalam tubuh orang lain" Dengan wajah yang sulit diartikan Chuxia berbicara dengan nada lembut...



" Tapi apa aku masih bisa memercayai kalian ?"

__ADS_1



" Bagaimana jika diantara kalian masih ada lagi yang berusaha dahulu untuk mencelakai aku "



" Salahkah jika aku sudah tidak memercayai siapa pun diantara kalian ?"



" Apa maksudmu Lusi ?"



" Chuxia.. Namaku An Chuxia !" tegas Chuxia..



" ehem maaf .. Chuxia "



" Aku juga baru mengetahui nya .. Bahwa ada orang yang mengincar diriku dan mereka berhasil !" Chuxia masih tenang mengatakan itu namu Abdi dan Teo sudah memucat..



" Tapi satu hal yang mereka tidak ketahui bahwa aku masih diberi kesempatan dan juga mengetahui semuanya.."



Semua nya masih dalam keadaan bingung dan bertanya-tanya serta saling melempar pandangan... Apa yang dimaksud dengan perkataan Chuxia dan apa juga yang sebenarnya terjadi mereka juga tidak mengetahui nya..



" Oh ya.. ngomong ngomong Shinta dimana ? mengapa gadis cantik dan baik hati seperti dirinya tidak ikut ke acara reuni ini ?" Chuxia bertanya seolah tidak mengetahui apa apa ...



" Kemarin aku lihat berita di tv bapak nya di tahan di kantor polisi "


" Hah .. serius ? "



" Terus hubungan nya dengan Shinta apa ya?"



Karena sudah tidak tahan lagi Mendengar ocehan dari semuanya Abdi menarik Chuxia dari duduknya " Chuxia apa maksudmu ?"


" Aku kesakitan tuan " Chuxia membalas Abdi dengan tatapan tajam..


" Apa maksudmu dengan mengungkit Masalah ini hah "



" **An Chuxia... Apa aku sudah tidak berharga lagi bagi dirimu** ... " Sebuah suara membuat siapapun yang ada disana menoleh dan alangkah terkejutnya mereka melihat siapa yang berani datang dan memperlihatkan dirinya..



" OMG ! .... Dia ... Dia ... "



" Astaga apa aku bermimpi ?"



" Kumohon jangan bangunkan aku dari mimpi ini ya tuhan..."

__ADS_1



" Astaga inikah yang namanya bahagia yang sesungguhnya " ...



Chuxia sudah bisa menebak bahwa dirinya sudah lama di sadap oleh manusia yang satu ini ...



Chuxia langsung di tarik dari cengkeraman Abdi dan langsung memeluk dan juga mencium Chuxia di depan publik..



" Kyaaaaaa... "


" Astaga ...!"


semua histeris melihat adegan yang mirip dengan drama drama Korea yang bergenre romantis.. dimana sang pemeran utama wanita kepergok bersama pria lain namun di ketahui oleh pemeran utama pria dan menghampiri nya juga mencium nya di hadapan publik...



Sedangkan Abdi hanya bisa menahan sakit hatinya melihat pemandangan yang memuakkan bagi dirinya..



" Ayo pulang " Seokjin menyapu pelan wajah Chuxia ..



" Tapi kak\_\_"



" Sssttt.. Pulang Chuxia " Seokjin tidak suka di bantah kali ini..



" Oh " Chuxia menurut namun bibir nya maju beberapa cm dan membuat Seokjin gemas melihat nya..



" Chuxia... apa kamu tidak penasaran siapa di balik semua nya ?" Teo membuat langkah kaki Chuxia berhenti dan menoleh kebelakang...



" Teo apa lagi maumu ? "



" Aku hanya ingin kamu tahu semua kebenaran nya " Teo perlahan merangkul Abdi dan tersenyum kepada Chuxia..


" Chuxia.. apa semua itu masih penting?" Seokjin tidak ingin lagi Chuxia berurusan dengan satu pun diantara mereka..


" Hei manusia.. ini bukan urusanmu" Teo kesal kepada Seokjin karena membujuk Chuxia..


Seokjin yang sudah mulai terlihat marah mengisyaratkan kepada seorang bodyguard nya dan langsung di turuti.. Telinga Chuxia di tutup pakai penutup telinga yang kedap suara dan Seokjin menghampiri Teo ..



Chuxia hanya bisa melihat namun tidak bisa mendengar apa yang mereka bicara kan namun terlihat beberapa bodyguard nya tertawa dengan obrolan mereka..



" CK... dasar pelit .. lagi ngomongin apa sih ?" Chuxia bertanya kepada Seokjin tetapi hanya di balas pakai ciuman dan ciuman lagi...



"

__ADS_1


__ADS_2