
An Chuxia semakin hari semakin sibuk, tak hanya mengelola beberapa bisnis yang ia jalankan, ia juga kerap kali menemani sang kekasih melakukan perjalanan ke luar negeri.
karena aktivitas menjadi idol K-Pop membuat Seokjin selalu sedih saat meninggalkan sang pujaan hati. dan akhirnya dia mendapat izin untuk membawa Chuxia dengan syarat harus menyamar menjadi Army.....
" Kim Namjoon! Kim Seokjin! min yonggi! Jong hoseok! Park Jimin! Kim taehyung! jeon Jungkook! BTS!!! " Semangat para Armybts saat menyuarakan nama nama idola mereka..
An Chuxia juga tidak mau kalah dia sama dengan Army lainnya. bernyanyi, berteriak, sampai menyebutkan nama nama ketujuh bujang tersebut ... melihat An Chuxia begitu semangat membuat Seokjin salting. dia dengan sengaja mengedip kan sebelah matanya dan langsung semua penonton teriak histeris....
" KYAAAAA!!! Oppa saranghae! ..... Suga Mary me !! Jiminsiii! jhope ! jhope! jhope!....
" Taehyung.. !! .. Namjoon!!! Jungkookiii Bam membutuhkan SEO ibu!! "
Karena melihat semangat para fans membuat mereka tersenyum bahagia , kini Namjoon mengatakan sesuatu" Tunggu! Suara apa itu?" sambil meletakkan tangan dekat telinga untuk mencari sumber yang di cari .. Kini semua para Army juga ikut mendengarkan . Hening terjadi dan RM mengucapkan terima kasih" terimakasih!"
Dan semuanya kembali riuh. ". Army!!!!" teriak jin .
" KYAAAAA!!!!!!!" sahutan Army memenuhi tempat dimana diadakan konser tersebut...
" Ehem . aku mau mengajak salah satu Army keatas panggung " ucap Jin dan Suga menjemput Chuxia ke bawah .. para Bodyguard siap siaga melindungi keselamatan Suga dari kerumunan fansnya.
Setelah memastikan bahwa sang bintang dunia berhasil menjemput Chuxia, barulah bodyguard tersebut kembali ke tempatnya..
Melihat An Chuxia berada di atas panggung yang sama membuat jantung Jin berdetak kencang.. " Hyung. kondisi kan tatapan mu " bisik Jungkook.
" Ehem. " Jin berdehem membuat Army kembali histeris... " aku juga ingin naik ke atas panggung!!" .... Aku juga!!!"'...
__ADS_1
" EHEM! Ah! aku sangat senang!" Jin terlihat salting...
"***kondisikan sikapmu Mas Jin***!!" Chuxia merasa sikap Jin terlalu berlebihan..
" Apa aku boleh menyentuh mu nona " Mendengar ucapan Jin membuat keenam adiknya tertawa .. " Hyung! apa yang kamu katakan" Jimin terkikik ..
" Woaaaaa!!!!" Penonton bertepuk tangan..
" eonni !! siapa namamu!!! ..... Kamu sangat cantik!! ...... " Chuxia merasa tak enak hati..
" Oke! Untuk Nona yang sudah terpilih, kita punya pertanyaan untuk mu" Chuxia sangat bersyukur dengan pertanyaan RM..
" Baiklah. silahkan bertanya"
" bagaimana penilaian mu dengan BTS?"
" Hahahaha... maksudnya cara pandang kamu . dan apa yang membawa kamu menjadi seorang Army"
Chuxia bercerita singkat karena dia tahu itu bukan waktu yang tepat untuk bicara panjang lebar. " oke pertanyaan terakhir. siapa member yang paling kamu kagumi?"
" Kim Seokjin! "
"'CIEEEEEE!!!!!!" Teriak Army serentak..
...----------------...
" Tuan Kang , apa maksudmu?"
" Huh... seperti yang anda dengar tadi , nona Chuxia sekali berada di Jepang. mungkin lusa baru kembali"
__ADS_1
" Sial!!" Abdi menggebrak meja karena kesal . " Baik! akan saya tunggu!" tegasnya lagi..
Dan orang yang bermarga Kang itu mengangguk dan tersenyum...
" Ka\_kamu !" Chuxia terkejut melihat kehadiran Abdi dan seorang temannya semasa SMA dulu. Chuxia sangat ingat siapa laki-laki itu. " Teo!" dan orang yang di panggil pun langsung membelalakkan matanya.
" kamu! kamu beneran Lusi?" dia bertanya namun badannya merosot kebawah saking terkejutnya..... " Bagaimana mungkin?"
" Lalu restoran ini milik siapa?" Teo bertanya dalam kondisi terduduk di lantai.
" Ini milik ibuku. Ah tidak. lebih tepatnya ibu pemilik tubuh ini"
" Lusi!! " Abdi memanggil nama itu .
" Tolong panggil aku Chuxia saja . karena itu sekarang nama ku " . Mendengar nya membuat Abdi sedih dan menggeleng
" Tidak . kamu tetap Lusi"
" Tapi badan ini bernama Chuxia!'
dengan bergetar Abdi menyentuh Chuxia dan ingin memeluk nya . namun badan Chuxia langsung di tarik oleh Seokjin.
Tatapan tajam pun langsung di hunuskan nya kepada Abdi . " Siapa Anda!"
" Bukan Urusanmu!" Abdi juga tak mau kalah ...
__ADS_1