
Setelah Melawati beberapa drama dan keluhan Chuxia , kini ia tertidur pulas. Dengan nafas lega Seokjin meletakkan nya ke atas tempat tidur dan menyelimuti seluruh tubuh Chuxia..
Setelah sepuluh menit, Seokjin keluar dari kamar dan kembali melanjutkan repetan nya kepada kelima adik nya itu..
" Jungkook ngepel yang bersih"
" Namjoon lap kaca yang bersih"
" Jhope seperti nya kamu lap meja ini kurang tenaga "
" Jimin jika kamu mencuci piring lakukan dengan pelan"
" Taehyung jangan manyun jika melipat baju"
Begitu terus berulang kali sampai mereka semua kelelahan..
" Hyung. kami sudah melakukan semuanya dan kami juga minta maaf" mereka berbaris seperti dahulu lagi dan membuat Jin tertawa mengingat masa lalu bersama..
... " Hahahaha 🤣🤣... Duh apa yang kulakukan sih" ...
" Ya sudah , kalian semua duduk lah dan tunggu aku memasak " Mendengar itu semuanya tersenyum hangat.
Dengan senang mereka semuanya bergegas menuju dapur dan melakukan seperti dahulu lagi..
Setengah jam kemudian semuanya berkumpul di meja makan dan hendak makan bersama, Namun tiba tiba Jhope teriak melihat Chuxia kehadiran Chuxia yang acak acakan..
" KYAAAAA".. Semuanya menoleh dan ikut kaget juga .. " Astaga jantung ku " Suga juga tak kalah kaget.
Sedangkan Seokjin hanya tersenyum dan menghampiri sang istri. Dia dengan telaten merapikan rambut Chuxia dan membawa nya ke meja makan dan duduk di pangkuan nya..
Melihat itu Jungkook sedikit iri..
" Dasar kakak ipar , padahal sudah besar" sindir nya.
" Diam Juki " Chuxia juga sebal melihatnya.
" Padahal aku juga ingin dekat dengan Abang ku"
" Dia suamiku Juki "
" Cih "
Jin merasa ada di antara dua bocah yang haus akan perhatian..
" Hyung aku mau itu " tunjuk Jungkook dan di turuti Jin
" Sayang aaa" Chuxia juga tak mau kalah.
__ADS_1
" Hyung bisakah ambilkan itu " balas Jungkook lagi
" Sayang aku lapar banget "
" Hhhh...." mendengar helaan nafas panjang itu Chuxia maupun Jungkook terdiam..
Jin menatap keduanya bergantian . Chuxia menunduk dan memeluk Jin ..
Sebelum Seokjin berbicara kembali Chuxia merasa mual dan berlari menuju kamar mandi di dapur..
" Hoeeeeeeekkk......." Semuanya merasa bingung dengan keadaan sekarang. Seokjin dengan tenang menghampiri Chuxia dan memijit pundaknya..
" Kita ke rumah sakit yah.." Bujuk Jin lagi
Chuxia hanya menggeleng.
" Sayang " Nada suara Jin kembali lembut dan mengusap wajah Chuxia yang sudah kemerahan akibat muntah muntah..
" Kita panggil kerumah aja dokternya gimana ?" Usul Jin lagi ..
Chuxia kali ini mengangguk dan mendekap Jin ..
Mereka berdua kembali dan menuju ke ruang tamu . Disana Chuxia di temani keenam member BTS dan diajak mengobrol banyak hal..
" Ha-ha-ha... benarkah?" Tawa Chuxia terdengar begitu kuat..
" He,em. dan aku juga merasa aneh sewaktu mendengar nya " Jhope semangat sekali bercerita dengan Chuxia..
" Lalu apa yang terjadi setelah itu?"
" Saat aku hendak mendobrak Akh.." Tiba tiba Jin menarik telinga jhope kuat .
" Apa yang kau katakan hah"
" Adududuh.. ampun Hyung " jhope meraba telinga nya yang panas..
...----------------...
" Tuan Kim Seokjin " panggil suster yang keluar dari ruangan operasi..
" Bagaimana dengan istriku?" Jin berdiri dan bertanya keadaan sang istri..
__ADS_1
Suster itu tersenyum dan berkata" istri bapak baik baik saja " katanya dengan menunjukkan bayi kembar mereka..
" Tunggu sebentar lagi ya pak, ibu Chuxia sedang di tangani Dokter, " setelah mengucapkan itu beberapa perawat datang dan segera mengurus bayi mungil tersebut..
Setelah menunggu beberapa saat Chuxia di dorong keluar oleh beberapa dokter yang menangani nya sewaktu melakukan operasi Caesar..
" Sayang " Jin langsung menghampiri Chuxia dan mencium nya..
" Kamu hebat. kamu hebat banget" katanya sambil menangis bahagia..
" Hehehe. Sayang maaf ya, udah nyusahin kamu selama ini " Chuxia juga menangis bahagia..
Mereka berdua saling berpelukan walau satu membungkuk dan satunya lagi tiduran.
" Sayang, katanya kak An Gu akan memberiku hadiah setelah kamu melahirkan" ucap Seokjin seraya mengingat janji An Gu..
" APA " Chuxia kaget dan paham betul hadiah yang di maksud oleh kakak laki laki nya itu..
Duagh... " Hisshhh" Rintih Seokjin.. Dan Chuxia hanya menunduk malu
" Itu hadiahnya " Kata An Gu sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celananya..
" Apa apaan ini? " Seokjin tak terima dia di hajar tiba tiba..
" Hei lihat adik kesayangan ku " Tunjuk An Gu ke arah Chuxia..
" Bukankah kamu juga sama !" tantang Jin balik
" Chuxia bagaimana keadaan mu ?" Lisa kini membiarkan kedua bapak muda itu berdebat hal yang tidak penting..
" Aku baik Lisa . " Chuxia tersenyum kepada sahabat nya itu..
" Dan katanya aku juga boleh pulang kok ,"
" Aku senang melihat mu bahagia Chu.." Lisa dan Chuxia berpelukan namun berbeda dengan suami mereka..
" Jangan pernah berpikir untuk menyiksa adikku lain kali " An Gu mendorong tubuh Seokjin
" Dia istriku bajingan " Balas Seokjin lagi
__ADS_1
Dan beberapa orang yang berada di rumah sakit itu merasa lucu melihat keduanya.. Bahkan beberapa wartawan juga ikut menyorot tingkah aneh mereka..