
" Hhhh.. Sepertinya aku akan terlihat semakin tua dalam dua tahun ini "
" Pffft..." Chuxia menahan tawanya mendengar celotehan sang suami..
" Sayang apa menurut mu aku harus melemparkan Lili ke negaranya saja ?"
" Tak semudah itu sayang" ucap Chuxia..
" Dia terus mendesak ku untuk balapan dengan nya" Entah kenapa Chuxia merasa Gemas terhadap suami yang ngedumel seperti ini..
" Ada apa " tanya Jin kepada Chuxia..
Chuxia memeluk Seokjin dan berkata " Sayang, aku telat dua bulan" mata Jin langsung terbelalak mendengar itu..
" Sayang kumohon jangan bercanda" panik Jin
" Aku serius "
" Tidak.. aku tidak mau melihatmu menderita lagi " Panik nya..
" Bagaimana jika kali ini laki laki " Kata Chuxia ..
" Aku takut dapat hadiah lagi sayang" ucapan Jin membuat Chuxia tertawa terbahak bahak..
" Benar juga . hahahaha"
" Tapi tidak apa , apapun akan aku hadapi jika menyangkut istri dan anakku "
" Oh ya ?" Chuxia menatap Jin dengan mendongakkan kepalanya membuat Sang suami tergiur untuk mencium nya .
Brak. suara pintu terbuka " Paman Kim ayo balapan dengan ku " Lili membuyarkan kisah asmara mereka..
" Dasar bocah nakal. "
" Astaga. ada apa dengan posisi kalian ?" Lili menutup wajahnya namun dengan jari terbuka..
__ADS_1
" An Lixia " Seokjin sebal sekali kepada keponakan nya itu..
" Bibi seperti nya Paman Jin marah "
" Mengapa kamu begitu besar sangat menyebalkan" Kata Seokjin
" Hahahaha" tawa Lili
" Padahal sewaktu kecil begitu menggemaskan "
" Benarkah ?" Lili semakin membuat Seokjin gemas..
" Kemari kamu gadis nakal " kejar Jin
" Ha-ha-ha..... " Lili berlari di dalam ruangan dan di ikuti ketiga adiknya ...
...----------------...
" Hadeh.. mereka berulah lagi"
" seperti nya kedua wanita itu sudah terbiasa "
" Lagian hadiah macam apa itu ?"
" Seperti nya mereka saling mengasihi satu sama lain " ..
" An Gu sialan , bukankah kali ini keponakan mu laki laki?"
" Yang ini siapa namanya " Lisa tersenyum melihat sosok mungil di hadapannya..
" Hehehe.. aku serahkan kepada ayahnya saja " Chuxia juga tersenyum..
" Apa kamu tidak kerepotan nanti nya ?\* tanya Lisa..
" Lisa , dulunya aku sangat takut memiliki anak . dan sekarang aku bahagia begitu melihat mereka tumbuh dan berkembang tepat di depan mata ku " Chuxia terus tersenyum manis..
" Aku bahagia jika kamu bahagia Chu "
" terimakasih Lisa"...
Brak.. Kedua wanita itu terkejut..
__ADS_1
" Sayang dia ingin menamai anak ku dengan nama pilihan nya " Adu Jin kepada Chuxia..
" Kau apa salahnya ?" Chuxia keheranan
" Dia mau menjadikan putraku satu satu nya bermarga An "
" Hei aku akan membuatnya menjadi sosok yang di kagumi banyak orang sekaligus wanita " Ucap An Gu santai..
" aku tidak mau sayang.. aku juga mampu menghidupi kalian berlima "
" Bisa nggak sih kalian ini tidak berlebihan ?" Lisa menoleh kepada anak anak yang sudah cekikan dari tadi..
" Ehem ehem .. " Kedua bersikap seperti tidak terjadi apa-apa..
" Hahahaha 🤣 🤣🤣🤣" Keempat anak perempuan itu tertawa lepas ..
Setelah melewati beberapa ujian dalam hidup ini mereka bahagia. sangat bahagia..
Chuxia yang dulunya tidak punya siapapun di sisinya sekarang punya keluarga yang manis dan harmonis sekali..
Kini anak mereka yang kecil sudah berumur satu tahun dan belajar mengucapkan kata demi kata dan juga belajar berjalan..
" Mam,mam " mendengar ocehan itu keempat kakaknya terus bergantian mencium dan menggendong nya..
" Wah .. SeokBin pintar " Ucap SeoNa ..
" Seokjin dan Chuxia tersenyum melihat semuanya.. " Tidak buruk juga Lili berada di sini " Chuxia berkata dan disetujui oleh Jin..
" Aku juga mungkin tidak rela jika dia pulang ke China lagi.." Jin merasa sedih membayangkan itu..
" Mamma..." Kim SeokBin menghampiri mereka dan melebarkan tangannya..
" Anak Papa sudah besar sekali " ..
" Mam,mammam.." kata itu terus keluar dari mulut sang bayi..
Mereka tampak bahagia sekali .. Begitu lah kisah hidup Lusiana yang bertransmigrasi ke dalam tubuh seorang gadis bernama An Chuxia.. Hidup ini adil bukan? Dia yang tadinya hanya sebatang kara kini menjadi Nona muda di keluarga bangsawan China dan sekarang dia juga menjadi seorang istri dari Kim Seokjin.. Dan mereka kini hidup bahagia selamanya sampai tutup usia..
__ADS_1
END....