
" oke .....!" Mereka bertepuk tangan karena berhasil menghafal dance untuk MV mereka berikut nya . " Selamat...! " mereka semua saling memberikan semangat kepada satu sama lain...
" Hyung.. apa hari ini kamu tidak bertemu dengan An Chuxia ?" Namjoon menghampiri Jin yang sudah terduduk santai...
" Aku ingin.. tapi dia sibuk " Jin berlagak menyedihkan dan itu menjadi sebuah lelucon bagi ke enam member lainnya ..
" Jatuh cinta sungguh menakutkan" Jungkook merinding melihat tingkah jin yang memalukan bagi dirinya..
" Hahahaha.... kamu tahu apa sih soal cinta" . Suga juga ikut bergabung setelah dia menyelesaikan lirik lagu yang sedang dia ciptakan..
". Aku ingin sekali makan paha ayam " Jimin tiba tiba muncul dan menubruk tubuh V ..
" Jiminsiii... perhatikan sekitar mu " taehyung terlihat protes..
" Sudah sudah.. bagaimana kalau malam ini kita keluar makan .. kebetulan kan kita sudah mendapat izin dari pihak perusahaan.."
Jhope....!!! apa kamu lupa peristiwa Minggu lalu!!" Suga menoyor jidat jhope.
" Ha-ha-ha hahah!!!" Yang lain menertawakan kekonyolan jhope ..
" Gara gara kamu mabuk, kita hampir di tindih oleh ribuan masyarakat" Suga sebal melihat jhope yang selalu heboh di mana mana ...
" Besok aku akan kembali ke kediaman dulu .. " ( Jin )
Dan semuanya setuju . mereka kembali berpelukan serta saling support Masing-masing.. mereka juga menyatukan telapak tangan dengan maksud berjanji akan selalu ada satu dengan lainnya..
...----------------...
" Lalu apa lagi yang mereka ketahui " Abdi membaca semua informasi yang berkaitan dengan pembunuhan Lusi ..
" Ya .. seperti yang kamu baca . mereka juga mengatakan bahwa mobil yang menabrak Lusi sudah menunggu sekitar dua jam lamanya.. "
" Apa mobil itu terekam cctv "!
Iya .. tetapi keberadaan mobil tersebut sudah di musnah kan setelah Lusi di tabrak.. "
__ADS_1
" Arrgghh.. Sial !!! dasar manusia tidak berperasaan !" Abdi mengumpat kepada ayahnya...
" Abdi . Jangan gegabah! kita harus membuka paman Surya untuk mengakui perbuatannya"! Teo menyuruh Abdi untuk berhati-hati..
" Tapi bagaimana caranya "! Abdi terlihat pusing sekali.
" Kita lakukan begini saja " Teo membisikkan sesuatu..
" Apa !! Kamu gila ya ! "
Terserah kamu sih . aku hanya mengatakan jalan keluarnya " Teo tersenyum karena menurut dia rencana tersebut akan berhasil..
Di negara lain Chuxia terlihat sibuk sekali dengan pekerjaan yang sangat banyak.. Namun dia tidak mengeluh sama sekali dengan tumpukan kertas yang berisi laporan seputar pekerjaan nya .
Karena terlalu sibuk dia tidak menyadari kehadiran Lisa yang diam diam mendekat kearah ruangan khusus dirinya..
. Orang itu tersenyum dan dengan cepat menarik Chuxia hingga berdiri dan mencoba memukul tanda perlawanan..
" Hei .. kamu mau membunuh calon suami kamu ?"
" Kakak ngapain ke sini? emang nggak sibuk ?" Chuxia bicara di tengah tengah Jin yang menciuminya dengan penuh kelembutan...
" Aku kangen Xia " Suaranya berubah menjadi berat .. " Tapi ini masih jam kerja aku kak !" Chuxia terlihat protes kepada Jin
" Tapi aku ingin kamu sekarang" Jin semakin memperdalam ciuman nya membuat Chuxia mengerang dalam ciuman itu..
" Sepertinya kamu juga menikmati nya ya sayang "? Jin melihat wajah Chuxia sudah berubah menjadi menawan..
" Kamu keterlaluan mas Jin " Chuxia menenggelamkan wajahnya di dada bidang Jin ...
" Apa kita melakukannya disini saja ya " Goda seokjin ..
" Bagaimana jika nanti salah seorang pelayan restoran ini masuk ?"
__ADS_1
" Kamu tunggu sebentar " Jin berjalan ke arah pintu dan menguncinya..
" Bagaimana ?" Dia kembali dengan senyum yang terlihat kelaparan .. Chuxia juga sudah tidak tahan dan tidak bisa menghindar
" Tapi jangan lupa pengaman nya " Chuxia memberi peringatan dan Jin langsung paham .
" Aku selalu bawa kok " Jin kembali meraup bibir Chuxia dan turun ke leher . tangannya juga tidak tinggal diam begitu pula Chuxia .. mereka sama sama menikmati kegiatan yang begitu menggairahkan.
" Kak , tolong pelan sedikit " Kini Chuxia sudah berada di bawah Kungkungan Seokjin .
" Apa ukuran nya terlalu besar dan panjang " Jin mengarahkan tangan Chuxia untuk menyentuh barang pribadinya...
Dengan masih malu malu Chuxia menggenggam area sensitif Seokjin. Karena tidak tahan Jin mengangkat tubuh China dan mendudukkan nya di pangkuannya..
Beberapa erangan keluar dari mulut Jin dan semakin membuat Chuxia basah saja ..
" Apa kamu siap honey ?" dengan nafsu yang sudah menggebu Jin menuntun Chuxia supaya memimpin permainan mereka..
" Kak ssshhh. pake penga ahh.. "
" Sayang ,, kamu tenang aja ya . nggak bakal hamil kok " Jin selalu merasa risih setiap berhubungan Chuxia meminta dirinya UN memakai pengaman ..
' Tapi\_\_\_". Mulutnya langsung di bekap dengan ciuman cinta dari jin . Chuxia berusaha untuk melepaskan ciuman itu namun semakin dia berusaha semakin Jin menghisap nya hingga tak bersisa..
" " Panggil namaku ! Chuxia, panggil namaku "!
" Ji\_\_" Belum sempat bersuara mulutnya kembali di Raup Seokjin..
" Hng .. " Suara erangan Chuxia tertahan di dalam ganasnya ciuman Jin .. hingga akhirnya mereka sama sama kelelahan dan Chuxia langsung tertidur..
" Chuxia.. jangan harap kabur dariku " Jin membelai rambut Chuxia yang tergerai panjang . dia juga menciumi setiap helaian rambut Chuxia...
" Dengan kamu hamil, aku akan sangat senang !" Jin masih berharap dengan keajaiban itu. Pasalnya dia sudah sangat ingin sekali menikah dengan Chuxia..
Berbeda dengan Chuxia setiap kali Jin membicarakan tentang pernikahan dia selalu menghiasi dan mengganti topik pembicaraan.
__ADS_1
" Chuxia .. aku mencintaimu " Jin mencium Chuxia dengan dalam dannpenuh kasih sayang ...