Aku Dan Idolaku

Aku Dan Idolaku
episode 30


__ADS_3

satu tahun kemudian.....


" Sayang, bisa gak sih kamu itu jangan berlebihan?"


" Hng.." Seokjin menggeleng..


" Aku kesulitan lho"


" Kamu merasa nggak? kalo aku ini kurang sempurna?" Dengan wajah sendu Seokjin menatap Chuxia..


" Maksud kamu ?" Chuxia bingung..


" Aku mau punya anak sayang. aku mau kamu mengandung anak anakku "


Deg.. Jantung Chuxia berdegup kencang karena selama ini dia berbohong kepada Seokjin yang sekarang sudah resmi menjadi suami nya..


" Namanya juga belum rejeki sayang" Chuxia berusaha tenang namun Jin melihat tingkah aneh Chuxia..


" Udah deh , aku mau berangkat kerja dulu ya.." Chuxia bangkit dari duduknya dan bergegas keluar dari rumah.


Namun Seokjin pergi masuk kedalam kamar mereka dan mencari apa sebenarnya yang Chuxia sembunyikan. Dengan terus memeriksa tempat penyimpanan, Seokjin tak kenal lelah. Dan akhirnya dia berhasil menemukan botol vitamin penyubur kandungan.


" Padahal kan dia rajin minum ini?" Dengan keras Jin terus berpikir. " Atau jangan-jangan ? Sial !" Dia bergegas keluar untuk menemui teman dekatnya sewaktu dahulu yang merupakan seorang dokter kandungan..


" Ternyata Nona bangsawan itu cerdik juga " Kekeh dokter kandungan itu.


" Apa maksudmu ?" Jin menegakkan tubuhnya dan menatap teman nya itu..


" Ternyata kamu ini bodoh juga ya" Dokter itu menertawakan seorang Kim Seokjin..


" Lee Hajun !" Jin terlihat marah


" Maaf maaf maaf.. hahahaha habisnya kalian ini pasutri konyol.." Dan masih tertawa dengan kencang..


" Jika kau masih tertawa aku akan pergi ke dokter kandungan lain !" ancam Seokjin

__ADS_1


" Coba perhatikan baik-baik" Akhirnya Hajun berhenti tertawa dan merangkul pundak Jin. " Ini adalah pil penyubur kandungan yang asli dan yang ini bukan yang asli "


" Bukankah ini terlihat sama saja ?" Jin kesulitan membedakan mana yang asli dan palsu..


" coba perhatikan baik-baik" Hajun mengajari Seokjin cara membedakan nya..


...----------------...


" Nyonya muda, ini semua adalah beberapa berkas yang harus anda tanda tangani " Di tempat lain terlihat Chuxia tengah sibuk dengan pekerjaannya.. " Apa di perusahaan ini masih menerima lamaran pekerjaan?" Chuxia melihat data seseorang yang terselip di antara berkas tersebut..


" Bukan Nyonya, tetapi itu adalah data seorang gadis yang ingin melakukan ujian yang di selenggarakan oleh kampus mereka"



" Oh.. kalau begitu lakukan yang terbaik" Chuxia tak merasa keberatan dengan banyaknya mahasiswa yang lalu lalang di cabang perusahaan miliknya yang berdiri di negara Korsel itu..



" Apa hari ini tidak ada klien yang harus saya jumpai?" Chuxia bertanya kepada sekretaris nya itu dengan tersenyum mengejek..




" Kalau begitu apa aku boleh pulang?" dan di jawab dengan anggukan oleh sekretaris itu..



Dalam perjalanan pulang Chuxia merasa sedikit tidak tenang. namun dia berpikir mungkin itu hanya perasaan nya saja .. Ketika sampai di pekarangan rumah, dia di sambut hangat oleh sang suami.



" Selamat datang kembali Nyonya Kim " Seokjin tersenyum hangat dan memeluk Chuxia..


__ADS_1


" Kamu kenapa sih?" Chuxia terkekeh geli melihat sang suami..



" Ayo masuk. aku sudah memasak masakan kesukaan kamu " Jin mengecup kening istri kecil nya itu..



" Dasar pria perhatian" Dengan saling merangkul keduanya masuk ke dalam rumah. dan alangkah terkejutnya Chuxia melihat tamu tak di undang datang..



" Wahai pengantin baru yang menyebalkan, mau sampai kapan kakak mu ini terus menghandle semua pekerjaan mu hah" An Gu mengomel kepada Chuxia..



" Bibi An " Seorang gadis kecil menghampiri Chuxia..



" Utututu... hanya keponakan ku yang cantik yang mengerti isi hatiku. " Chuxia menggendong gadis mungil tersebut..



" Cantik.." Gadis kecil itu terus menatap Chuxia dan berkata Cantik terus menerus..



" Lili.. apa bibi mu ini cantik?" Chuxia bertanya.



" Hum. nanti ada adik cantik disini " Mendengar ocehan bocah itu semuanya terkejut.. " Chuxia, biasanya Lili berkata seperti itu tidak pernah melenceng" Lisa sang sahabat nya dulu kini berubah menjadi kakak ipar nya..


__ADS_1


" Tapi aku belum hamil?"


" Cantik " Kata itu terus keluar dari mulut bocah kecil itu..


__ADS_2