
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
Krisya yg sudah menginjakan kaki di tanah kelahirannya itu pun langsung bergegas untuk pulang bertemu dengan sang ayah tercinta.
Keadaan rumah krisya tampak sepi seperti biasa. Rumah besar yg hanya di huni oleh 7 orang yg tak lain krisya, sang ayah beserta 3 asisten rumah tangga, supir dan tukang kebun saja.
"Asalamualaikum" salam krisya memasuki rumahnya.
"Waalaikum salam" jawab para pelayan yg sedang membersihkan rumah.
"Non sudah pulang, kenapa gak minta jemput sama pak rusdi non" tanya supir rumah krisya.
"Gapapa pak, risya masih bisa pulang sendiri koq. Sekalian mau kasih kejutan ke ayah. Oh iya ayah mana ya pak?" tanya krisya kepada supirnya.
"Oh tuan besar sedang ada taman belakang non" jawab pak rusdi.
"Baiklah, terima kasih pak." ucap krisya berlalu menuju taman belakang.
Ayah krisya tampak sedang sibuk dengan tabletnya sambil menyeruput kopi kesukaannya itu.
__ADS_1
Ayah krisya tampak serius sampai tidak menyadari kehadiran anak kesayangannya itu.
Krisya yg memperhatikan gerak gerik ayahnya, berjalan sambil mengendap endap agar sang ayah tidak mengetahui kehadirannya itu.
Ayah krisya tampak pusing saat melihat sesuatu di tab nya tersebut.
"Ya allah apalagi yg dilakukan oleh lisna dan febi ini. Kenapa banyak banget pengeluaran di perusahaan yg mereka kelola. Mana beberapa bulan ini penghasilan menurun. Lama lama bisa gulung tikar ini mah" gumam ayah krisya yg tampak pusing sambil memijat pangkal hidungnya seraya melepas kacamata yg sedang di gunakannya.
Krisya mendengar ucapan sang ayah barusan.
"Loh kak lisna sama mas febi ternyata ikut mengelola perusahan ayah toh" gumam krisya pelan.
Krisya yg sedang melamun sambil memikirkan ucapan sang ayah sampai lupa kalau kedatangannya ingin mengejutkan sang ayah.
DOORRRRRRRRR
"Ayyaahhhhhhhhh" teriak krisya yg kaget.
Niat hati ingin memberi kejutan malah krisya sendiri yg dikejutkan.
Krisya pun salaman dengan sang ayah.
"Hayooo siang bolong gini bengong nanti putri cantik ayah kesambet aja" ucap sang ayah meledek putrinya itu.
__ADS_1
"Apa sih yahhh, orang aku niatnya mau ngagetin ayah malah aku yg di kagetin sama ayah duluan. Gak sesuai rencana nih. Ulang ahh ulangg" sahut krisya yg ngambek dengan sang ayah.
"Udah besar masih aja doyan ngambek, malu dong sama pacar risya nantinya" ledek ayah krisya.
"Hah pacar?! Ayah ngeledek risya nih ceritanya." sahut krisya yg makin mengerucutkan bibirnya.
"Loh emang anak ayah yg paling cantik ini belum punya pacar. OMG HELLOOOWWWW" ledek ayah krisya yg ikut cara bicara krisya kalau sedang lebay nya.
"Ih ayah lebay deh. Lagian enakan juga sendiri. I'am single and very happy dad" sahut krisya dengan bangganya.
"Jomblo koq bangga. Makin lama dong ayah nimang cucunya. Ayah udah pengen nimang cucu tau" ucap sang ayah yg sekarang malah balik ngambek.
"Loh kalau mau cucu ya minta sama kak lisna lah, risya kan belum nikah gimana mau kasih ayah cucu" sahut krisya.
"Ah kakakmu mah begitu kalau ayah minta cucu pasti jawabannya "Belum dikasih ya sabar" mau sampai kapan ayahmu ini bersabar keburu ayah nyusul ibu kalian" jawab sang ayah.
Krisya yg mendengar ucapan ayahnya itu langsung berubah sedih.
"Ayah ngomong apa sih! Ayah gak boleh ninggalin risya dulu sampai kak lisna, risya dan ical kasih ayah cucu yg lucu lucu dulu" jawab krisya sambil meninggalkan sang ayah.
"Loh ndoo kamu gitu aja ngambek ayah kan cuman becanda ris." ucap sang ayah sedikit berteriak karena krisya sudah masuk ke dalam rumahnya.
Ayah krisya menghampiri putri kesayangannya itu ke kamarnya.
__ADS_1
"Ris, jangan marah dong sama ayah. Masa baru pulang udah ngambek sama marah gini sih. Maafin ayah ya, ayah cuma mau risya cepat dapet pendamping hidup yg menyayangi risya supaya ayah gak berat kalau sewaktu waktu ninggalin kalian" ucap ayah krisya sambil mengelus rambut putrinya itu.
Krisya pun langsung memeluk ayahnya dan menangis dipelukan ayahnya itu.