
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
Saat krisya sedang makan bersama mamah angga. Tiba tiba ponsel krisya berbunyi.
Ddrrttttttt......Drrrttttt......
Krisya pun mengambil ponselnya.
Ayah calling
"Tante aku permisi angkat telpon dulu ya" ijin krisya.
Mamah angga hanya menganggukan kepalanya saja.
Krisya pun bangun dari duduk nya untuk mengangkat telpon dari sang ayah.
"Asalamualaikum yah"
"..................."
"Risya lagi jenguk temen risya yg kecelakaan yah"
"................."
"Keadaannya masih belum pulih yah, oh iya yah risya ijin beberapa hari lagi disini ya yahhh"
"..............."
__ADS_1
"Asiappp bosskuhh, iya nanti risya sekalian lihat keadaan perusahaan yg di jogja"
"............"
"Makasih ayah, ayah juga jangan lupa jaga kesehatan ya. Asalamualaikum"
"............"
Krisya pun memutuskan panggilan telponnya.
Krisya kembali duduk ke tempatnya.
"Papah kamu yg telpon kris?" tanya mamah angga
"Iya tante" jawab krisya.
"Maafin tante ya jadi ngerepotin kamu gini" ucap mamah angga.
"Loh emang papah kamu punya usaha apa disini kris?" tanya mamah angga.
"Ayah punya usaha dibidang tekstil gitu tan kebetulan disini ada beberapa cabang batik khas solo dan berbagai batik nusantara" jawab krisya.
"Wahhh keren dongg, kapan kapan tante boleh dong diajak lihat lihat bisnis papah kamu itu kris. Kebetulan tante pecinta batik juga loh. Oppanya angga dulu juga punya usaha di bidang tekstil gitu." ucap mamah angga.
"Boleh tante, nanti aku ajak deh ya" jawab krisya.
"Oh iya kamu asli mana kris?" tanya mamah angga.
"Aku asli solo tante" jawab krisya.
"Loh terus kamu di jakarta waktu itu tinggal sendiri dong" tanya mamah angga.
__ADS_1
"Iya tante aku lanjutin kuliah di jakarta itung itung belajar mandiri gitu. Hehehe" jawab krisya sambil tertawa.
"Oalahh kamu sama angga tuh sama banget ya, padahal punya orang tua orang ada cuman malah milih hidup mandiri." ucap mamah angga.
"Kan gak selamanya kita hidup dari uang orang tua tante. Aku juga mau jadi pengusaha sukses seperti ayah" jawab krisya.
"Wahh kayanya kamu bangga banget sama papah kamu ya kris, dan beruntung dong mamah kamu punya suami yg di banggakan oleh anak anaknya" ucap mamah angga.
Dalam sekejap raut wajah krisya berubah sendu.
Mamah angga yg memeperhatikan perubahan raut wajah krisya pun bingung.
"Loh koq muka kamu berubah sedih gitu kris? Kenapa ada yg salah ya sama ucapan tante barusan?" tanya mamah angga tidak enak.
"Emmm engga koq tan, cuman aku jadi kangen ibu aja jadinya" jawab krisya yg masih dengan wajah sedihnya.
"Loh emang ibu kamu kemana kris? tanya mamah angga.
"Mamah udah meninggal waktu aku umur 6 taun tan" jawab krisya sambil tersenyum.
"Ya ampunn, maafin tante ya cantik. Tante gak tau. Aduhh tante jadi gak enak nihh. Maaf ya sayang" ucap mamah angga sambil memegang tangan krisya.
"Iya tan gapapa, akunya aja yg baper. Hehe" ucap krisya.
"Wajar nak, seorang anak sedih disaat orang lain mempertanyakan perihal ibumu. Pasti kamu kangen banget ya sama sosok seorang ibu apalagi kamu di tinggal disaat masih umur segitu yg harusnya mendapat kasih sayang lebih." ucap mamah angga menenangkan krisya.
"Iya tan" jawab krisya yg tiba tiba air matanya menetes.
Krisya memang gampang sekali menangis kalau ada yg mempertanyakan ibunya dikarenakan sedari kecil ibunya lebih menyayangi lisna.
Akan tetapi bagi lisna, ibunya lebih menyayangi krisya.
__ADS_1
Ya maklum lah namanya anak ada kecemburuan satu sama lain.