Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia

Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia
Batin Seorang Ibu


__ADS_3

Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.


Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)


HAPPY READING


Tak lama papah angga pergi karena ada urusan mendadak sedangkan mamah angga masih duduk di luar menunggu perkembangan putra kesayangannya itu.


Tak lama krisya pun keluar.


Krisya menghampiri mamah angga yg sedang duduk melamun.


"Maaf tante, aku mau pamit pulang dulu ya" ijin krisya


"Loh koq buru buru cantik :) jangan pulang dulu ya temenin tante disini dulu soalnya papah angga lagi ke kantor dulu." pinta mamah angga sambil memegang tangan krisya.


Krisya yg merasa tidak enak pun hanya menurut saja.


"Baiklah tante, tapi saya harus cari hotel untuk menaruh barang barang saya dulu" ucap krisya.


Mamah angga pun melihat ke arah koper milik krisya.


"Sudah kamu gak usah bingung. Biar nanti tante minta supir buat anter barang barang kamu ke apartemen angga disini." jawab mamah angga sambil tersenyum manis.


"Ah jangan tante saya biar pesan hotel aja, gak enak kalau untuk tinggal di apartemen kak angga sedangkan kak angga masih di rumah sakit begini" jawab krisya yg merasa tidak enak.

__ADS_1


"Udah gapapa, untuk yg satu ini kamu harus nurut sama ucapan tante. Oke. lagian apartemen di sini angga gak pernah pake koq cuman seminggu sekali sering di bersihin sama bik jum" ucap mamah angga.


"Hhm yaudah deh kalau gitu tan, makasih ya" ucap krisya.


"Iya sayang, oh iya kamu perempuan yg waktu itu ketemu tante dan om di rumah itu kan." tanya mamah angga memastikan.


"Ah iya tante, maaf kalau aku lancang main ke rumah kak angga pas om dan tante gak ada." ucap krisya tidak enak.


"Gapapa cantik tante seneng koq angga bisa deket sama perempuan sebaik kamu. Maafin tante dan om ya karena kami angga jadi harus terpaksa menikah dengan jalang itu." ucap mamah angga dengan raut wajah sedihnya.


Krisya hanya diam, krisya kaget akan ucapan mamah angga.


"Koq kamu diam cantik? Apa jangan jangan.... ucapan mamah angga terpotong dan langsung diam menutup mulutnya dengan satu tangannya.


"Kenapa tante? tanya krisya bingung.


"Maksud tante kak meisya?" tanya krisya


"Loh kamu kenal sama meisya" tanya mamah angga.


"Iya tante kan aku kak angga dan kak meisya satu kerjaan dulunya" jawab krisya sambil menundukan kepalanya.


"Ouh iya tante lupa waktu itu angga juga pernah ngomong ya. Apa tante boleh tanya sesuatu sama kamu kris?" tanya mamah angga sambil menatap wajah cantik krisya.


"Mau tanya apa tante?" jawab krisya.

__ADS_1


"Hhmmm sebenernya apa hubungan kamu dan putra tante itu?" tanya mamah angga dengan tidak enaknya.


Krisya hanya terdiam.


"Hmmm.... kami hanya teman tan" jawab krisya dengan senyum yg dibuatnya.


"Tapi tante lihat dari cara pandang kamu ke angga begitu pun dari angga ke kamu kalau kalian punya hubungan spesial. Apa kamu mencintai putra tante itu kris?" tanya mamah angga.


Krisya terdiam lagi karena krisya bingung harus menjawab apa. Sepertinya tidak pantas jika bertanya soal perasaan sedangkan sekarang status angga ialah pria beristri.


"Ih tante lucu deh, aku gak ada perasaan apa apa koq sama kak angga. Kami hanya berteman aja. Jadi hanya perasaan sebatas teman aja" jawab krisya denga wajah linglungnya.


Mamah angga masih menatap raut wajah krisya.


("Tante tau kris kalau kamu mencintai angga, kamu juga sampai rela rela dari jakarta ke sini cuman buat jenguk angga" pikir mamah angga dalam hatinya)


"Yahhh...... jadi sedih deh tante denger jawaban kamu kris." sahut mamah angga.


Krisya yg merasa tidak enak pun mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Oh iya tante udah makan belum, kalau belum kita ke kantin yuk kebetulan krisya laper. Hehehe" ucap krisya.


"Iya nih. Yaudah yuk kita ke kantin." jawab mamah angga.


Mamah angga tahu kalau krisya mencoba mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


Mereka berdua pun pergi ke kantin rumah sakit.


__ADS_2