
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
ROSAAAAAAAAAA
Brandon buru buru membawa rosa ke rumah sakit karena rosa pendarahan.
Sesampainya di rumah sakit, rosa langsung di bawa ke UGD.
"Dok tolong dia, dia pendarahan" ucap brandon panik.
"Baik, bapak tunggu sebentar biar saya periksa keadaan pasien" ucap dokter sambil bergegas masuk ke dalam.
Tak lama dokter keluar.
"Keluarga pasien Rosa" panggil sang dokter.
"Iya dok, sayaa suaminya" ucap brandon.
"Bisa ikut saya ke ruangan sebentar" ajak sang dokter.
"Iya dok" ucap brandon sambil mengikuti sang dokter ke ruangannya.
__ADS_1
"Begini pak, saya harus membawa pasien ke ruang operasi karena keadaan janin sudah tidak dapat diselamatkan dan janin sudah meninggal cukup lama di rahim istri bapak akan tetapi setelah operasi pasien berkemungkinan besar sulit untuk mengandung dan kalau tidak dilakukan operasi ini akan membahayakan nyawa ibu rosa. Jadi kalau bapak setuju saya minta bapak menandatangi berkas ini" jelas sang dokter sambil memberikan sebuah berkas kepada brandon.
Bagaikan di sambar petir di tengah malam, brandon harus di hadapkan dengan kedua pilihan sulit itu.
Akan tetapi brandon tidak bisa membahayakan nyawa rosa. Brandon berpikir keputusan apa yg akan di ambilnya. Akhirnya.
"Baik dok saya tanda tangani saya mohon selamatkan istri saya." ucap brandon cemas karena baginya keselamatan rosa paling penting.
Akhirnya rosa dibawa keruang operasi.
Brandon pun memutuskan untuk menghubungi keluarganya dan keluarga rosa.
Betapa kagetnya kedua keluarga itu akan kejadian yg menimpa anak dan menantunya itu.
"Maapin gue sa, kalau aja gue cek keadaan lo pasti lo sama anak kita gak bakal kaya gini" sesal brandon sambil mengacak rambutnya kasar.
Tak lama kedua keluarga itu datang.
"Brandon gimana keadaan anak saya?" tanya papah rosa.
"Rosa masih di dalam pah" jawab brandon
"Kenapa bisa terjadi hal begini dengan menantu mamah nak?" ucap mamah brandon dengan sedihnya.
"Brandon sebenarnya apa yg terjadi dengan rosa, sampai dia bisa pendarahan dan sekarang masuk ruang operasi. Apa yg sudah kamu perbuat kepada anak saya?!!!! bentak mamah rosa sambil menangis.
__ADS_1
Brandon pun diam sejenak dan setelah itu menceritakan semua kejadian yg terjadi sampai rosa seperti ini.
"Tapi aku gak tau mah pah kenapa rosa bisa jatuh dan akhirnya pendarahan aku hanya dengar dia minta tolong tapi aku pikir itu akal akalannya saja untuk menarik perhatianku" jelas brandon frustasi.
"DASAR BRENGSEKK!! PUTRIKU MEMINTA TOLONG KAU MALAH ACUHKAN DIA! DAN KAU FIKIR ITU HANYA AKAL AKALNNYA SAJA UNTUK MENARIK PERHATIANMU?!!! DASAR TIDAK PUNYA OTAK KAMU! bentak papah rosa sambil memukul brandon tapi di hadang oleh mamah rosa.
"Sudah pah, sekarang bukan waktunya untuk papah marah marah sekarang kita berdoa agar keadaan putri kita baik baik saja" ucap mamah rosa sambil memeluk suaminya.
Setelah operasi selama 2 jam dokter pun keluar.
"Dok bagaimana keadaan anak saya?" ucap semua orang terkecuali brandon yg masih duduk dengan tatapan kosong.
"Kalian bisa ikut saya keruangan, saya akan menjelaskan keadaan pasien" ucap sang dokter.
Mereka semua pun mengikuti dokter ke ruangannya terkecuali brandon yg masih duduk.
"Begini pak bu, Alhamdulilah operasi berjalan lancar akan tetapi pasien mengalami koma, pasien seakan tidak ada niatan untuk bangun" ucap sang dokter.
JDEEERRRRRRR
Betapa kagetnya seluruh keluarga mendengar tentang keadaan rosa.
"Saya sudah menjelaskan sebelumnya kepada suami pasien, akan ada dampak dari operasi ini. Pasien hanya berkemungkinan sekitar 10% untuk bisa hamil kembali karena keadaan janin sudah lama meninggal di rahim pasien. Jadi sekarang saya minta bapak dan ibu semua memberi semangat kepada pasien agar pasien lekas sadar. Karena hanya dengan motivasi dari orang orang yg disayanginya pasien akan bisa kembali sadar.
Tak terasa air mata menetes terutama mamah rosa yg pingsan karena mendengar keadaan putri satu satunya itu.
__ADS_1