
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
Tak terasa hari terus berganti dan kini krisya disibukan akan skripsi yg harus dikerjakan tepat waktu agar dapat segera lulus dari perkuliahannya.
Saat ini krisya sedang berada di tempat kerjanya.
Setiap hari harus melihat orang yg dicintainya bersama orang lain begitu menyesakkan.
Apalagi harus sering mendengar gosip tentang mantan kekasihnya dengan teman kerjanya itu.
Saat krisya akan ke toilet terdengar beberapa karyawan dari resto sebelah sedang membicarakan meisya.
"Eh denger denger ya si meisya bunting loh gue beberapa kali mergokin dia lagi muntah muntah gitu terus gue juga denger dia lagi ribut sama cowoknya itu terus bahas soal hamil gitu" ucap karyawan resto sebelah.
"Iya sih gue juga denger beritanya, tapi kan dia bukannya pacaran sama si angga anak rogam yg kece itu" sahut perempuan satunya lagi.
"Tapi dia kan pacaran sama si vian juga kalau gak salah bekas anak rogam juga kece juga tuh si vian." Sahut satunya lagi.
"Waduh jadi bapak dari bayi si meisya siapa dong?" tanya perempuan itu
"Ya gue rasa angga sih soalnya kan akhir akhir ini meisya sering jalan ama angga kemana mana ama angga terus pasti dialah bapak bayinya" celetuk perempuan itu lagi.
__ADS_1
"Wahhh meisya beruntung ya bisa dapetin angga denger denger dia tajir melintir tau, tapi ya gue tau dari cowok gue si aldi kalau angga sempet pacaran sama krisya tapi putus gara gara krisya mergokin angga sama meisya lagi ena ena" ucap perempuan yg tak lain adalah pacar aldi.
Itulah gosip yg sangat jelas terdengar di telinga krisya.
"Apa hamil? Pantes aja kak angga akhir akhir ini nurut banget ama kak meisya jadi ini penyebabnya" gumam krisya pada dirinya sendiri.
Tak terasa air mata krisya keluar. Sedih rasanya mendengar bahwa laki laki yg di cintainya menghamili wanita lain.
Saat keadaan diluar sudah sepi krisya keluar toilet dan langsung kembali ketempat kerjanya.
Saat ini krisya satu shift dengan meisya dan angga.
Sifat angga benar benar berubah seperti pertama mereka bertemu. Dingin, angkuh, sombong, cuek, dan tidak peduli akan sekitar.
Terdengar celoteh surya dan aurel.
"Rel emang bener si meisya bunting? Terus angga dalang dibalik semuanya?" tanya surya pada aurel.
"Iya sur, kata meisya seminggu lagi mereka bakal nikah" ucap aurel dengan santainya karena teman teman krisya tidak tau kalau krisya dan angga sempat pacaran.
"Anjirrrrr,,, bego banget si angga mau ama cewek murahan begitu" celoteh aldi.
Krisya hanya menjadi pendengar, hatinya sangat sakit bahkan air matanya sudah tak bisa ia tahan lagi.
.
__ADS_1
.
.
.
Hari ini krisya akan melakukan sidang pada skripsinya dan tak lama rosa pun akan menyusul juga karena skripsi rosa banyak yg harus diperbaiki
"Kris lo harus tenang, gak boleh tegang oke" ucap rosa menyemangati krisya yg akan menuntaskan skripsinya.
"Aduh ca doain aku ya" ucap krisya.
Tak lama krisya masuk ke sebuah ruangan.
Waktu terus berlanjut dan krisya pun keluar dengan wajah yg ceria.
"Rosaaaaaaa" panggil krisya
"Skripsi aku diterima" ucap krisya lagi sambil memeluk rosa
"Ayeyyy selamat risya sayanggggg, sebentar lagi bakal terbebas dari kampus dong" jawab rosa gembira.
"Ya tunggu hasil kelulusan dulu lah ca" jawab krisya.
Hari pun berganti dan terus berganti. Besok adalah hari kelulusan krisya dan rosa.
__ADS_1