
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarena ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
" Sebenarnya..
" Meisya dulu adalah mantan pacarku, kami pacaran sudah 2 tahun lamanya. Saat itu meisya mengkhianatiku dengan sahabat baik ku sendiri." ucap angga dengan nada sedihnya.
*FLASHBACK ANGGA*
Saat angga akan ke kantin dengan teman teman kerjanya. Saat itu angga, surya, dan vian ada sahabat karib.
Sampai di kantin.
" Ngga gue mau nanya ama lo, sebenarnya lo masih pacaran sama meisya gak sih?" tanya surya
"Ya masih lah, emang lo pikir kenapa. Malah dia sekarang makin lengket aja ama gue berasa gamau kehilangan gue. Hahaha" ucap angga dengan bangganya.
Surya pun terdiam sejenak.
__ADS_1
"Sebenernya udah berapa minggu terakhir ini gue sering liat meisya sama vian jalan bedua ke kantin bedua. Gue sebenernya gamau nanya atau ikut campur. Gue cuma mau mastiin aja kebenarannya gimana. Jangan cuman karna satu cewek hubungan persahabatan kita ancur." ucap surya panjang lebar.
Angga pun berpikir, karena memang belakangan ini sikap meisya dan vian agak berubah seperti ada yg di sembunyikan mereka berdua.
( "Masa sih sahabat gue sendiri, nikung gue begini. Gamungkin ahh. Ini mungkin cuman perasaan gue sama surya aja. Gue harus percaya ama meisya." pikir angga dalam hatinya)
Setelah kejadian itu angga selalu di hantui dengan kata kata surya.
"atau gue ke rumah vian aja kali ya coba tanya sama dia, lagian udah lama gue ga kerumah dia dah" gumam angga
Angga pun segera bergegas ke rumah vian, yang kebetulan tidak terlalu jauh dari rumah angga.
"Sayang, dirumah kamu bener gak ada orangnya nih?" tanya meisya dengan nada manja sambil mengalungkan tanganya di leher vian.
"Engga sayang, ayo kita ke kamar udah lama aku ga dapet service dari kamu" ucap vian sambil memainkan alisnya
Vian pun langsung menggendong meisya ala bridal style. Meisya dan vian pun segera kekamar vian yg terletak di lantai atas. Sesampai di kamar. Vian langsung merebahkan meisya di ranjang tidurnya.
Vian langsung mencium mesra bibir meisya sehinga semakin lama semakin bergairah. Meisya yg sudah tidak sabaran langsung membuka baju dan celana vian sehingga vian hanya menggunakan CDnya saja.
Vian yg sudah tidak sabaran pun langsung membuka baju meisya melemparkan semuanya ke sembarang tempat. sehingga mereka berdua tidak tertutup sehelai benang pun
__ADS_1
"Akhhhh viannn aku keluar sayangg"
vian yg benar benar dibuat tegang pun membolak balik tubuh meisya agar mendapat pelepasannya.
" akhhh akkhh akhhhhhh yg keras sayanggggg"
"Makin dalemm sayangg, aku milikmuuuu" racau meisya
" aku dah mau keluar meiiii,, akkkhhhhh" vian pun sudah mencapai puncaknya. Dia langsung merebahkan diri diatas tubuh meisya yg sudah lemass dibuatnya.
"Mei, kamu gapapa kita melakukan ini setiap kita ketemu sayang?" tanya vian sambil memeluka meisya dengan mesra.
" Emang kenapa vi? kamu udah bosen emangnya melakukan ini denganku, junior mu itu benar benar bikin aku tergila gila beda sekali dengan milik angga yg kecil dan kurang memuaskan ku."
"Lalu kenapa kamu tidak putus aja dengan angga, biar kita lebih leluasa berhubungan tanpa harus sembunyi2."
"Aku gaenak sama angga mei, bagaimana pun dia sahabatku kalau dia tau pasti dia akan membenciku." ucap vian dengan nada sedihnya
Hayoooo sebenernya kenapa si meisya gamau putusin angga????
Lanjauttt terossss bacanya yaaaa
__ADS_1