
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
Tak terasa hari sudah malam resto sudah tutup hanya tinggal beberapa karyawan yg masih menunggu waktu untuk pulang.
Krisya sedang asik mendengarkan lagu, dikagetkan dengan suara telpon.
Ayah calling.
Krisya pun mengangkat telponnya dan berjalan menuju keluar resto.
"Asalamualaikum ayah"
"..................."
"Iya de kakak udah ajuin, mungkin hari ini sudah turun"
"................."
"Tapi ayah gapapa kan, yaudah kakak coba ngomong sama manager kakak dulu ya dee kalau boleh besok risya langsung kesana"
".............."
"Wa alaikum salam dee"
__ADS_1
Krisya pun menutup telponnya. Krisya mendadak lemas saat menerima telpon dari ayah nya yg ternyata itu adiknya memberi kabar bahwa ayah nya terkena serangan jantung mendadak.
Krisya sangat panik, buru buru memesan tiket pesawat untuk keberangkatannya karena kalau naik kereta akan memakan waktu yg cukup lama.
Akan tetapi krisya mendapatkan jadwal penerbangan pagi jadi krisya bisa mengurus beberapa hal di jakarta dulu.
Krsya mencoba mengirim pesan kepada aurel karena krisya tidak mau sampai ada yg tahu mengenai pengunduran dirinya
💬Krisya
Kak bisa bicara sebentar gak aku tunggu di starbuck ya
💬Aurel
Oke sekarang aku kesana
Aurel pun bergegas menemui krisya.
"Guys nanti kalau mau pulang, pulang duluan aja gue ada urusan sebentar" ucap aurel kepada team closing.
Sesampainya di starbuck.
"Kenapa kris? koq sampe ngomongnya disini sih?" tanya aurel.
"Ohh iya kak, sebelumnya aku minta maaf kalau aku banyak salah sama kakak selama di tempat kerja ataupun diluar tempat kerja" ucap krisya.
"Koq kamu ngomong gitu, jadi ngeri aku dengarnya" jawab aurel bingung.
__ADS_1
"Hmmm kak, soal foam reisgn aku udah turun belom emailnya?" tanya krisya.
"Kenapa emangnya?" tanya aurel
"Tadi ade aku telpon kak, katanya aku disuruh pulang kampung karena ayah saya terkena serangan jantung dan sekarang sedanb dirawat. Jadi saya mohon bantuan kak aurel untuk membantu saya berhenti per hari ini kak" ucap krisya sambil meneteskan air matanya.
"Yaudah nanti aku bantu kamu ngomong ke pak ronald biar di percepat, kamu hari ini pergi saja kasian ayah kamu kris" jawab aurel dengan tatapan iba.
"Makasih ya kak" jawab krisya memeluk aurel.
"Tapi kak sebelumnya aku mohon sama kak aurel juga jangan kasih tau ke siapa siapa tentang keberadaan aku. Karena aku gak mau nambah masalah untuk semua orang lagi" pinta krisya.
"Sebenarnya ada yg mau kakak tanyain ke kamu cuman bisa kapan kapan kalau kita ketemu lagi" sahut aurel.
Aurel mengurungkan niatnya untuk bertanya perihal gosip yg beredar dan sudah tau jawabanya dari ucapan krisya barusan yg tidak mau menambah masalah untuk semua orang.
"Jadi hari ini hari perpisahan kamu dong kris, pasti kakak bakal kehilangan kamu banget cuman kamu yg nurut apa kata kakak" ucap aurel lagi sambil memeluk krisya.
"Sudah dong kak, nanti kapan kapan kakak ajak keluarga kakak liburan ke kampung aku ya hehehee" pinta krisya sambil tersenyum.
"Baiklah, nanti masalah gaji dan surat surat penting lainnya aku kirim lewat pos saja ya kamu tinggal kiriim alamat rumah kamu disana." ucap aurel.
"Baik kak" jawab krisya.
Krisya sudah sampai rumah merapikan barang barang nya ke koper untuk dibawanya kembali ke kampung halaman tempat ia dilahirkan serta dibesarkan dan juga tempat dimana masa lalunya terjadi.
Bagi krisya masa lalu adalah masa lalu yg harus di lupakan.
__ADS_1