Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia

Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia
Makan Malam


__ADS_3

Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.


Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)


HAPPY READING


Krisya yg sudah selesai dari toilet bergegas untuk kembali ke table dimana ayahnya berada.


Sesampainya di tempat tersebut ternyata sudah ada rekan kerja ayahnya satu orang laki laki dan satu orang perempuan.


"Ayah" panggil krisya sembari menarik tempat duduknya.


"Tuan Alex kenalkan ini putri saya" ucap ayah krisya memperkenalkan putrinya.


Saat krisya hendak ingin berjabat tangan, tatapan mereka berdua bertemu.


"Kamuu" ucap mereka secara bersamaan.


"Hmm, kamu udah kenal ndo sama pak alex dan pak alex juga sudah kenal dengan putri saya ini" tanya ayah krisya bingung akan tatapan dua orang tersebut.


Krisya masih diam antara malu, tidak enak, dan takut ternyata orang yg tadi di maki makinya adalah rekan bisnis ayahnya itu.


Sedangkan alex hanya diam dengan tatapan yg tidak dapat di tebak. Ternyata perempuan yg tadi memarahinya ialah putri dari rekan bisnisnya itu yg sering ia bicarakan.


"Riss" panggil ayah krisya.


"Ah i....ya yah tadi aku gak sengaja ketemu pak alex ini pas mau ke toilet." jawab krisya terbata bata sambil menundukan kepalanya.

__ADS_1


Sedangkan alex hanya diam saja.


"Perkenalkan pak nama saya Krisya Anggia Permata Wijaya bapak bisa panggil saya krisya. Soal tadi saya minta maaf" ucap krisya sambil mengulurkan tangannya berniat untuk mengajak alex bersalaman.


"Nama saya alexander ryandra, hmm it's oke no problem" jawab alex menerima jabatan tangan krisya.


"Dan perkenalkan ini asisten saya namanya natasha grisella" ucap alex memperkenalkan asistennya.


Asisten alex pun bangun sambil menjabat tangan semua krisya dan ayahnya.


Mereka berempat pun makan malam, setelah itu membicarakan soal kerjasama bisnis mereka.


Alex memandang krisya sangat tajam, sampai krisya yg sebelumnya tidak menyadari menjadi menyadari akan tatapan alex yg tidak ada berkedipnya itu.


Krisya yg di tatap oleh alex menjadi salah tingkah sendiri.


Akan tetapi alex yg duduk di depan krisya yg memang memandang wajah cantik krisya mendengar gumaman krisya.


"Maaf nona krisya tadi berbicara apa?" tanya alex sedikit menggoda krisya.


Ayah krisya dan asisten alex yg sedang sibuk menjelaskan tentang kerja sama mereka pun langsung menoleh ke arah krisya dan alex karena mendengar ucapan alex barusan.


"Ada apa tuan alex, apa anak saya mengatakan sesuatu?" tanya ayah krisya


"Ah tidak yah, risya tidak ngomong apa apa mungkin tuan alex ini salah mendengar kali atau mungkin orang di meja sebelah yg ngomong" sahut krisya akan pertanyaan ayahnya.


("Sialan nih cowok, kupingnya tajem juga ampe bisa denger ucapan aku tadi. Emang ngeselin nih orang" gumam krisya dalam hatinya sambil melihat tidak suka kepada alex)

__ADS_1


Sedangkan alex yg tau umpatan krisya pun juga berbicara dalam hatinya.


("Hmmm nih cewek boleh juga, kalau di liat liat cantik sama manis juga tapi sayang juteknya setengah mampus" gumam alex dalam hatinya)


Mereka berdua ternyata saling memandang entah apa yg ada di dalam hati mereka.


Sedangkan natasha yg melihat alex terus memandang krisya sangat tidak suka dikarenakan natasha sebenarnya sudah lama menyukai alex.


"Hmm pak alex, koq diam aja sih. Gimana menurut bapak tentang kerja sama ini?" tanya natasha membuyarkan lamunan alex dan krisya.


"Ah iya saya setuju saja dengan semuanya. Baiklah tuan wijaya senang bekerja sama dengan anda begitupun denganmu nona krisya anggia permata wijaya" sahut alex sambil tersenyum genit kepada krisya.


Krisya yg merasa risih dengan senyuman alex pun hanya menimpali dengan senyuman yg amat teramat manisnya.


"Baiklah tuan wijaya saya rasa untuk makan malam dan kerjasama kita, kita akhiri saja. Maaf saya harus pamit dahulu dikarenakan ada meeting lainnya. Terima kasih" pamit alex sambil menjabat tangan wijaya dan anaknya.


"Baiklah terima kasih" jawab ayah krisya.


Alex dan sekertarisnya itu pun undur diri terlebih dahulu. Sedangkan krisya dan ayahnya masih membereskan beberapa berkasnya tadi.


"Dasar laki laki aneh gak jelas" dumel krisya sambil melihat punggung alex yg pergi meninggalkan mereka.


Haiii readersss


Maaf ya baru up dikarenakan udah 2 hari ini tangan author sedang sakit makanya gak bisa up dulu, akan tetapi sekarang sudah membaik.


Makasih untuk para readers yg siap setia membaca dan menunggu novel saya.

__ADS_1


Makasih :)


__ADS_2