
Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.
Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)
HAPPY READING
*MEISYA POV*
MENJIJIKAN
Satu kata yg terlontar dari mulut mertuaku. Aku tau ini salah ku mengkhianati anaknya. Gak ada satu pun orang tua yg tidak akan marah melihat bahkan menyaksikan sendiri istri dari anaknya melakukan perbuatan terlarang ini dengan pria yg bukan anaknya.
Hari ini aku sudah benar benar hancur, entah aku bingung dengan perasaan ini. Sebenarnya sudah sejak lama perasaan ku kepada angga sudah lama pudar dan aku sangat mencintai vian kekasihku.
Tapi semenjak beberapa bulan ini apalagi disaat hubungan ku dengan angga saat ini membuat hatiku berlabuh padanya lagi.
Entah aku bingung dengan semua ini, disatu sisi aku nyaman bersama vian tapi di sisi lain aku takut kehilangan angga kembali.
Mungkin aku terlihat egois ingin memiliki kedua lelaki itu dengan cara licik seperti ini.
Apalagi disaat ini aku mengandung anak dari vian, tapi aku malah mengatakan ini anak angga karena aku sangat takut kehilangan angga kembali. Apalagi disaat angga dekat dengan wanita lain terasa aku benar benar tidak terima.
Sekarang kedua orang tuaku mungkin sudah membenciku karena kejadian ini. Dan aku tak tahu harus berbuat apa lagi.
*MEISYA POV END*
__ADS_1
Setelah kepergian kedua orang tua angga, sekarang tinggal orang tua meisya dan vian.
Vian pun pergi ke kamar mandi dan memunguti semua pakaian yg berserakan sedangkan meisya menyelimuti dirinya. Dan orang tua meisya duduk di sofa yg tak jauh dari ranjang.
"Sekarang papah udah gak bisa bantu kamu apa apa lagi mei, dan semua keputusan ada di tangan kedua orang tua angga." ucap papah meisya.
"Tapi mereka gak bisa gitu aja dong lepas tanggung jawab sama keadaan meisya pah, sekarang meisya sedang hamil. Dan itu ANAK ANGGA" bela mamah meisya yg tidak terima akan ucapan suaminya.
"Entahlah lebih baik kita bicarakan semua di rumah dan untuk kamu mei lebih baik kamu putuskan hubungan dengan laki laki mu itu" perintah papah meisya sambil meninggalkan kamar hotel.
"Sabar ya nak, sebisa mungkin mamah bakal bantu kamu biar tetep pertahanin angga." janji mamah meisya sambil meninggalkan putrinya.
Setelah kepergian orang tuanya meisya menangis. Merutuki semua kesalahan yg ia buat sendiri.
Tak lama vian keluar dari kamar mandi setelah menyelesaikann ritual mandinya.
"Kamu kenapa nangis mei?" tanya vian sambil mengelus rambut meisya yg sudah berantakan.
Meisya tidak menjawab sedikit pun tetap menangis.
Vian pun memeluk meisya.
"Aku janji apapun yg terjadi aku bakal tetap di sisi kamu. Kalau perlu setelah angga menceraikanmu aku akan langsung menikahimu mei dan kita akan hidup bahagia dengan calon anak kita" janji vian sesekali mencium puncak kepala meisya.
Meisya hanya mempererat pelukannya vian.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
Krisya yg baru saja terbangun karena dari semalam tidak dapat tidur.
Saat ini krisya sedang mengemasi barang barangnya karena sore nanti krisya harus kembali ke solo dikarenakan perusahaan di sana tidak dapat di tinggal lama lama.
Saat krisya sudah selesai beres beres krisya istirahat sebentar dengan menonton tv karena tidak ada yg menurut krisya seru krisya pun akhirnya menonton berita.
Di berita di siarkan kecelakaan putra dari pengusaha ternama Budi Baskoro mengalami kecelakaan di Jogja tepat di malam pernikahannya dengan putri keluarga Handoyo.
Krisya merasa tak asing dengan nama Handoyo seperti pernah mendengarnya dan mendadak perasaan krisya tidak enak.
Akhirnya krisya mencoba melihat di berita online untuk mencari tahu. Betapa kagetnya ternyata putra dari keluarga baskoro adalah Angga Putra Setiawan Baskoro itu adalah nama laki laki yg di cintainya yg selama ini krisya coba hindari.
"Ya allah jadi semalem perasaan aku gak enak karena kak angga mengalami kecelakaan. Tapi aku baru tahu kalau kak angga putra dari pengusaha ternama budi baskoro" ucap krisya pada dirinya sendiri karena setahu krisya nama angga ialag ANGGA PUTRA SETIAWAN tanpa embel embel Baskoro.
__ADS_1
Krisya melihat lihat foto kecelakaan yg dialami angga betapa hancurnya hati krisya melihat laki laki yg di cintainya sedang bertaruh dengan hidupnya.
Krisya pun memutuskan untuk ke Jogja melihat keadaan angga.