Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia

Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia
Ucapan ayah


__ADS_3

Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.


Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)


HAPPY READING


Uhhukkkkk......uhhuuukkkkkk


Febi memberikan segelas air putih kepada krisya. Dan krisya pun menerimanya.


"Makasih" ucap krisya


Febi tersenyum karena akhirnya krisya bersuara.


Krisya merasa aneh dengan orang di depannya itu. Krisya pun menyudahi makannnya dan bergegas untuk kembali keruangan ayahnya.


Saat krisya hendak bangun, tangannya ditarik oleh febi.


"Ris jangan pergi ada yg mau aku omongin sama kamu" ucap febi yg masih memegang tangan krisya.


Krisya pun hendak melepaskan akan tetapi genggaman febi semakin kuat.


Akhirnya krisya pasrah dan duduk kembali agar febi melepaskan tangannya. Krisya sangat tau sifat febi yg pemaksa dan tidak akan berhenti sampai lawan bicaranya menyerah untuk mendengarkan ucapannya.


"Hmm" jawab krisya yg enggan menatap mata febi.

__ADS_1


"Kalau ngomong tuh liat lawan bicaranya jangan malah liat kemana mana" sahut febi.


"Udah deh cepet mau ngomong apa, aku mesti kembali ke kamar ayah" sahut krisya malas.


"Kamu masih marah soal permasalahan 5tahun lalu?" tanya febi sambil menatap mata krisya


"Gak dan aku juga udah lupain jadi untuk kamu kakak ipat jangan ganggu aku terus nanti kak lisna bisa salah paham dan aku gak mau itu." jawab krisya dengan ketusnya.


"Bener? Tapi dari tatapan mata kamu, kamu masih nyimpan dendam sama aku deh." goda febi


"Apaan sih udah lah lagian itu masa lalu dan udah lama juga, sekarang anggap aja masalah itu semua gak pernah ada! Aku gak mau ganggu kesehatan ayah" ucap krisya kesal.


"Baiklah, Makasih kris. Oh iya kamu bakal tinggal di sini lagi?" tanya febi.


"Ya" jawab krisya sambil meninggalkan febi begitu saja.


"Emang kamu pikir semudah itu ngelupain sesuatu yg bikin hati aku hancur berkeping keping menyaksikan adegan menjijikan antara kamu sama kakak aku" gerutu krisya sambil berjalan.


Krisya berhenti sebentar di depan pintu kamar ayahnya.


"Udah krisya lupain febi dan juga angga. Mari kita mulai kembali lembaran baru" ucap krisya menyemangati hatinya.


CKLEEKKK


"Loh anda siapa ya?" tanya krisya kepada seseorang yg baru saja akan keluar dari kamar ayahnya.

__ADS_1


"Maaf saya permisi dulu" sahut laki laki itu.


Krisya pun menghampiri ayahnya.


"Ayah tadi siapa?" tanya krisya pada ayahnya yg sedang membaca sebuah berkas.


"Risya, itu client tetap ayah namanya pak Alexander Ryandra A" ucap ayah krisya.


"Oh risya kira orang jahat yg mau ngapa ngapain ayah." sahut krisya sambil cengar cengir.


"Kamu ada ada aja deh, masa laki laki tampan gitu mau berbuat jahat? Ada tampang jahat aja engga. Hehehe" sahut ayah sambil tertawa melihat tingkah putrinya.


"Ris kamu sudah menyelesaikan kuliah kan kamu niatnya akan meneruskan kemana? Atau kamu bekerja meneruskan usaha bisnis ayah sajaa sama dengan faisal." ucap ayah krisya.


"Tapi yah aku gak ada basic di bidang bisnis, kan aku ambil kuliah jurusan Infomatika dan Teknologi. Gak nyambung dong sama jurusan aku" jawab krisya.


"Ya gapapa nanti kamu bisa minta ajarin sama ical itung itung belajar meneruskan bisnis keluarga ndo, ayah kan gak selamanya sehat dan mendampingi kalian" ucap ayah dengan tatapan sedihnya.


"Ayah ngomong apa sihh, pokoknya ayah harus sehat sampai risya sama ical menikah dan memberikan cucu cucu lucu untuk ayah" Jawab krisya menyemangati ayahnya.


"Loh lama itu mah ndo, kamu aja belom punya calon kalau ical mah udah. Atau jangan jangan kamu sudah ada calon pas kuliah di jakarta ndo?" goda ayah krisya.


DEG


"Apa sih yahh, mana ada yg mau sama risya apalagi cowok cowok jakarta kan ayah tau sendiri seleranya tinggi tinggi" sahut krisya sambil cemberut.

__ADS_1


"Putri ayah kan cantik pintar baik lagi mana ada laki laki yg gak mau sama kamu, jangan bilang kamu masih belum membuka hati kamu semenjak kejadian beberapa tahun lalu" ucap ayah yg membuat merasa sedih akan kisah cinta anaknya itu.


Tatapan krisya berubah sendu mengingat kisah cinta nya yg tidak berjalan baik selalu saja berakhir dengan di tinggal menikah dengan orang lain.


__ADS_2