Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia

Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia
Kecelakaan


__ADS_3

Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.


Dikarenakan ini hasil karya novel saya yg pertama :)


HAPPY READING


Ctarrr


Arrghhh


Punggung putih meisya sekarang terdapat sedikit rona merah berhiaskan garis garis merah darah yg kontras dengan kulit putihnya. Seringai pun tercipta di wajah vian.


"Ini hukuman untukmu Meimei sayang"


Vian memjulurkan lidahnya untuk menggantikan bekas cambukan. Lidahnya menelusuri bekas cambukan yg ia buat tadi.


"Mmhhhh"


Sapuan lidah vian membuat tubuh meisya bergetar. Sensasi geli bercampur perih menciptakan rasa sakit bercampur nyaman. Siksaan manis dari vian membuat meisya tidak bisa menahan suaranya lagi.


"Mmhhh"


Perempuan itu bergetat sehingga mencengkram tali pengikatnya. Reaksi dari kekasihnya menggantikan luapan kekesalannya.


"Kau suka? Bagaimana denga yg ini baby?"


"Ahhh"


"Vian berhenti!"


Vian mengangkat salah satu kaki meisya. Jarinya mulai masuk kecelah yg sudah sangat basah. Jari jari vian bekerja dengan sangat lincah.


Meisya sudah sangat dibuat bergairah dengan dua rangsangan yg menyerangnya. Gigi vian mengigit dadanya memainkan dengan. lidah lalu menghisapnya membuat banyak tanda kepemilikan. Dibagian bawah tubuh meisya, 3 jari vian sudah masuk dan mencubit bahkan memutar.


"Kau ingin ke bagian inti baby?" tanya vian

__ADS_1


Meisya langsung menganggukan kepalanya suaranya tidak dapat dikeluarkan karena hasrat yg sudah sangat memuncak.


"aahhh viannnn"


Cairan meisya akhirnya keluar membasahi jari jari vian. Vian tersenyum puas sekaligus mengejek.


Tak lama vian melepaskan tali pengikat pada meisya. Merebahkan tubuh meisya yg sudah sangat lemas karena pelepasan pertamanya.


Vian pun memulai olahraga panasnya bersama meisya.


Di dalam kamar hanya terdengar suara desahan dari kedua anak manusia.


Entah sudah berapa kali mereka berdua melakukan olahraga malam mereka. Vian seolah lupa akan keadaan meisya yg tengah berbadan dua.


Sedangkan di tempat lain angga sedang berada di sebuah club malam, pikiran angga benar benar kacau.


Entah sudah berapa botol minuman angga habiskan. Angga sudah mabuk akan tetapi masih setengah sadar. Dengan tubuh gontai nya angga memutuskan untuk pergi dari club malam, angga pun memutuskan untuk membawa mobilnya sendiri walaupun dengan setengah sadarnya.


Saat di perjalanan fikiran angga hanya terpokus pada krisyaa.


"Kenapa kamu tinggalin aku! Kamu jahat kriss! Eh bukan...bukannn tapi aku yg jahat udah tidur sama jalang murahan itu. Hahahaaa" racau angga sambil mengemudikan mobilnya.


Entah sadar atau tidak angga melajukan mobilnya dengan kecepatan yg diluar batas.


Dari arah berlawanan ada sebuah truk yg sedang melaju karena saat ini angga melintasi dua jalur.


Sampai akhirnyaaaa......


BRUKKKKKKKK


Mobil angga menabrak truk di lajur yg berlawanan.


Angga beserta sopir truk tidak sadarkan diri. Sedangkan mobil angga setengah masuk ke bagian bawah truk.


Dalam sekejap sudah banyak warga yg menonton mereka tidak berani menolong karena posisi kedua mobil sudah benar benar mengerikan.

__ADS_1


Tak berselang lama polisi datang dan mencoba mengevakuasi kedua korban.


Kedua korban dibawa menggunakan ambulans menuju ke rumah sakit ternama di kota Jogja.


Kejadian tragis yg menimpa angga terliput di berbagai stasiun televisi.


.


.


.


.


.


.


•Di Jakarta•


Krisya saat ini sedang berada di hotel tempat ia menginap.


Perasaan krisya benar benar tidak enak.


Saat krisya hendak mengambil minum tiba tiba.


PRANGGGG


gelas yg sedang di pegangnya mendadak jatuh dan sekujur tubuh krisya terasa lemas sehingga krisya mencoba meraih kursi di kamar hotelnya.


"Perasaan apa ini? Kenapa perasaanku tiba tiba gak enak begini? Dan kaki ku juga terasa lemas?" ucap krisya pada dirinya sendiri.


Saat tubuh krisya sudah agak enakan, krisya pun bangun untuk membersihkan sisa sia pecahan gelasnya tadi.


Setelah itu Krisya pun bergegas untuk ke kasurnya mencoba merebahkan diri dan menutup matanya.

__ADS_1


Sampai tak terasa krisya terlelap dalam tidurnya.


__ADS_2