Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia

Aku Dan Kamu "Tapi" Kenapa Ada Dia
BrandonMichelleAditama


__ADS_3

Maaf kalo ada kesalahan dalam membuat ceritanya.


Dikarena ini hasil karya novel saya yg pertama :)


HAPPY READING


Setelah pertemuan dua keluarga tersebut


*POV Brandon*


Aku yg baru pulang dari rumah krisya langsung masuk untuk beristirahat, saat akan ke kamar. Orangtuaku memanggilku.


"Sayang, kamu sudah pulang?" tanya mami


" iya mi, aku cape banget naek ke atas dulu ya." jawabku


"Brandon, papi mau berbicara sebentar tentang hal penting. Duduk" perintah papi


Aku pun mau tidak mau menghampiri papi.


" Ada hal penting apa pi?" tanyaku


"Besok malam kita akan makan malam dengan keluarga om Utomo, kamu masih ingat kan om utomo nak?" tanya papi


"Hmmm,,iya tapi aku malas pi, papi dan mami aja yg pergi. Aku malas." jawabku malas.


( "Males bgt gue ikut acara orang tua begitu, pasti yg dibahas bisnis bisnis dan bisnis. Mending gue ke rumah krisya gangguin tuh cewek. Eh ngapa gue jadi mikirin dia. Tapi tuh cewek lucu juga lama lama kalo diperhatiin" ucapku dalam hati sambil senyum senyum sendiri)


"Brandon papi lagi bicara, kamu koq malah ngelamun gitu sih nak, mana sambil senyum senyum gitu lagi." tanya mami padaku


"Ahh engga mih, aku cuman lagi ingat sesuatu aja." jawabku


"Yaudah pokoknya besok jam 7 malam jangan lupa di Resto xxx, papi gamau sampai kamu ga dateng. TIDAK ADA PENOLAKAN." jawab papi sambil meningalkan ruang tamu diikuti oleh mami juga.


Akupun langsung naik ke atas untuk ke kamar


•Diresto xxx•

__ADS_1


Saat aku, papi, dan mami sudah sampai ternyata keluarga om utomo belum datang. Aku sebenarnya males sekali datang ke acara ga penting seperti ini.


Tidak lama keluarga om utomo datang.


"Malam gas, maaf kami terlambat datang" sapa om utomo


"Gapapa tom aku juga baru datang, silahkan duduk" jawab papi


"Oh iya kenalkan ini ina istriku, dan ini anak ku rosa" jawab om utomo sambil mengenalkan istri dan anaknya pada kami


"Ooohhh ini rosa anakmu cantik sekali" puji papi


Aku yg kaget saat melihat perempuan yg aku kenal pun. Sontak membuat ku membulatkan mata.


("Gilaaaa, ini mah si rosa sahabatnya krisya" ucapku dalam hati)


"Kak brandon kan?" tanya rosa


"Hmmm" jawabku


"Oh jadi kalian sudah saling kenal satu sama lain, jadi tidak susah untuk kami para orang tua untuk mendekatkan kalian lagi. hahaha" jawab papiku.


"Maksud papi apa?" tanyaku


"Iya maksud om apa?" tanya rosa kemudian


"Sayang, kami berniat akan menjodohkan kalian berdua untuk mempererat hubungan kekeluargaan kita. Karna kalian sudah saling mengenal jadi kami anggap perjodohan ini akan segera dilakukan." sahut om utomo dengan di angguki papi tanda setuju dengan ucapan om utomo.


Aku yg sedang makan pun tersedak.


"uhukk uhukkkk"


"kak ini minum" ucap rosa sambil menawarkan air kepadaku.


Orang tua ku dan rosa pun langsung tersenyum akan perlakuan rosa terhadapku.


Aku pun pamit untuk ke toilet.

__ADS_1


"pi, mi, om, tante saya permisi ke toilet sebentar" pamitku


Rosa pun tidak lama pamit ke toilet juga.


"Rosa juga permisi sebentar"


Aku yg sedang berjalan ke toilet ditarik tangannya oleh rosa.


"Kak tunggu dulu ada yg mau aku bicarakan" tanya rosa


" Ada apa? "


"Kak, apa kakak akan menolak perjodohan ini?" tanya rosa.


"Pastilah, aku tidak menyukaimu, lagian aku sudah mempunyai orang yg aku sukai. Ga mungkin aku mau di jodohkan denganmu. Kamu juga pasti akan menolak kan, biar semua cepat selesai. " jawabku dingin


Rosa yg mendengar ucapan ku barusan langsung pergi begitu saja ke toilet.


" Dasar perempuan aneh" gumamku.


Aku pun segera bergegas keluar resto untuk kabur, agar aku bisa cepat cepat menolak papiku saat dirumah. Aku tidak mau membuat papiku malu di depan pintu temannya karna penolakan perjodohan ini. lebih baik ku. tolak saat sudah sampai di rumah.


Segera ku kirim pesan ke papi karna aku ada urusan dan pulang dahulu.


•Dirumah Aditama•


Aku yg sudah sampai rumah terlebih dahulu, tidak lama terdengar suara mobil papi.


"Brandon, turun kau" bentak papi dari ruang tamu.


Aku pun dengan malas turun, menghampirinya.


"Kenapa lagi pi, bisa kan gausah teriak teriak segala aku dengar koq" jawabku


"Apa apaan kamu pergi begitu saja tanpa pamit dulu ke keluarga om utomo. Bikin mami dan papimu malu saja dengan kelakuan tidak sopan mu itu: omel papi


"Aku kan sudah kirim pesan, kalau aku ada urusan mendadak pi." jawabku

__ADS_1


"Sudah pi, sabar." ucap mami


"Papi harap kamu tidak menolak perjodohan kamu dengan rosa."


__ADS_2