Aku Hanya Ingin Hidup Menganggur

Aku Hanya Ingin Hidup Menganggur
CHAPTER 25 : AETHER ALKE


__ADS_3

Dipagi yang masih gelap, Aether sudah menyelesaikan sarapannya dan sekarang menuju ke meja kerjanya untuk melihat ulasan dan pendapatan game yang dia buat, Aether duduk di kursi mejanya lalu membuka laptopnya.


Layar laptopnya menyala dan Aether langsung mengecek ulasan ulasan yang berada di sana.


' Seru banget gila!!, '


' Sekedar saran min, Gamenya udah seru banget tapi kalo bisa tambahin coop juga buat bantuan Explorer newbie '


' Pembuat gamenya keren banget sih Ampe bikin game yang GG Gaming gini '


Respon positif menghujani game buatan milik Aether, Tak luput dari pandangan Aether ada beberapa dari mereka yang mengeluh.


' Game apa ini? Ukurannya sangat tidak ngotak '


' Sial gamenya tidak bisa dibuka!! Sekali dibuka malah Crash!! '


Aether yang melihat ulasan seperti itu hanya bisa menghela nafas " Perangkat mu mungkin saja tidak sanggup memainkan game ini, Yang lebih penting juga karena game ini memiliki grafik HDR " Gumam Aether.


Di lihat di layar itu, Ada beberapa dari mereka yang meminta update arc, Aether cukup terkejut karena banyak dari mereka yang bisa menyelesaikan seluruh arc hanya dalam beberapa hari.


Dengan ini, Aether menambah beberapa arc lagi.


Arc yang Aether tambah adalah...


Arc dragon, Dimana mereka akan melakukan perang melawan Para naga yang terlepas dari tidur panjangnya.


Arc Mimpi, Arc dimana player akan di seret oleh konstelasi mimpi menuju dunia mimpi, Konstelasi dapat menyerang player dengan batasan dan itu pun mereka akan mendapatkan serangan balik., Di arc Mimpi player akan bertarung dengan apa yang paling berlawanan dengan kekuatan yang sudah di dapat oleh player, hal itu membuat game ini semakin sulit.


Event, Aether menambahkan event dimana player akan menjelajahi pulau kecil yang mengapung di laut, Di pulau itu mereka akan bertarung dengan raja Kraken.


Lalu Aether teringat dengan salah satu ulasan.


" Sebuah Co-op untuk membantu newbie melakukan eksplorasi? Mungkin ini juga ide yang bagus " Ucap Aether dan kini melakukan coding program untuk Co-op.


Lalu Aether menambahkan fitur baru yaitu fitur dungeon yang berserakan di dunia itu, Player dapat memasuki dungeon dan mengalahkan dungeon itu, Jika berhasil maka mereka akan mendapatkan beberapa reward seperti Artifak, Dan item item lainnya.

__ADS_1


Aether tak lupa menambahkan npc tampan dan cantik lainnya, Juga menambahkan karakter yang akan playable dan memasukkannya di ruang Gacha.


Karena menurut Aether, Mereka dapat menyelesaikan gamenya dengan mudah, Aether menambahkan treasure chest lebih banyak dan beberapa quest tersembunyi yang berhubungan dengan quest utama , Juga Aether menambakan beberapa quest filler.


Lalu setelah itu, Aether menambah batas jumlah server menjadi Jutaan keatas dan menaikkan sedikit harganya, Tentu saja bagi mereka yang sudah membeli lebih dulu dan juga mendownload disaat game masih gratis, Mereka tak perlu membayar lebih lagi dan terus bisa menikmati update game tanpa membayar, Aether menaikkan harga gamenya menjadi 2Juta rupiah.


Untuk update game kali ini, Aether juga menaikkan grafik game nya dan sudah menghabiskan banyak uang untuk updatenya.


" Baiklah, Ini sudah cukup " Ucap Aether dan kini mengklik tombol save lalu mengunggahnya ke platform dan steam dll.


Setelah itu sekitar 30 Menit Aether menunggu, Aether kini merasa jika sudah cukup lama dan kini mematikan maintenance dan membuka server kembali.


Para player yang baru selesai update kini berbondong bondong memasuki game.


Game Aether sendiri menjadi sedikit lemot karena di serbu oleh para player.


Aether mengecek handphone nya yang dari kemarin kemarin sampai sekarang, Handphone nya itu tak berhenti menerima sebuah pesan dari bank.


Aether memeriksa sudah seberapa banyak yang dia hasilkan..


" Sudah sekitar 200 Milyar? Siapa yang melakukan top up sampai aku menghasilkan begitu banyak uang haha " Gumam Aether dengan senyum yang menghiasi wajahnya.


Tririring~


" Halo tuan Aether? " Ucap seorang yang tidak lain adalah Homer.


" Halo tuan Homer, Aku akan membayar lunas villa ini sekarang " Ucap Aether kepada Homer di seberang teleponnya.


" Benarkah? Saya akan mengirim rekening saya sekarang! " Jawab Homer dengan penuh antusias.


Tutt~


Aether mematikan teleponnya dan kini dia menerima sebuah pesan dari Homer, Itu adalah rekening bank miliknya.


Aether kini melakukan transfer sebanyak 74.850.000.000 / 74.8Milyar.

__ADS_1


Aether mengirim bukti transfer kepada Homer, Homer menjawab Aether dengan penuh semangat dan antusias.


' Terima kasih tuan Aether, Senang bisa bertransaksi denganmu ' Ucap Homer.


' Sama sama, Aku juga senang bisa bertransaksi denganmu ' Jawab Aether dan kini mematikan handphone nya.


" Utang sudah lunas, Sekarang aku tak memiliki beban yang harus ku selesai kan bukan? Ah- Masih ada Tentang Uriel dan keluarganya " Aether yang mengira sudah tak memiliki lagi masalah yang bisa mengganggu kehidupannya kini menghela nafas mengingat masalah yang dia dapatkan dari Giles Georgo itu.


Aether mulai memikirkan tentang apa yang harus dia lakukan, Matanya beralih pada sebuah jam yang sudah menunjukkan pukul 06:00 Pagi.


Brak!!


" Sial aku akan terlambat menuju sekolah!! " Dengan sigap Aether berdiri dan menuju ke kamarnya untuk mengganti pakaian, Karena memang sejak dia sudah mandi, dia memakai pakaian kasual karena menurutnya masih terlalu subuh untuk bersiap ke sekolah.


Aether dengan tergesa gesa mengenakan seragam nya lalu mengambil buku untuk jadwal sekolah hari ini, Dan dengan cepat turun ke bawah menuju ke motornya.


Aether melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang sudah mulai terlihat banyak pengendara berlalu lalang.


Aether mengendarai motornya dengan cepat dan dalam waktu 30 Menit.., Aether berhasil mencapai gubuk tuanya dan menyembunyikan motornya.


Sekitar 20 Menit lagi Maka Aether akan terlambat karena itu dia langsung berlari menuju ke sekolah nya.


Aether menghela nafas kelelahan " Huhh, Syukurlah aku tidak terlambat, Masih ada sekitar 12 Menit lagi sebelum jam pelajaran di mulai ". Gumam Aether dengan nafasnya yang memburu dan keringatnya bercucuran di tubuhnya.


Aether yang berada di depan gerbang kini beranjak dari tempatnya dan berjalan memasuki pekarangan sekolah.


Menelusuri koridor sekolah dan menuju ke ruangan kelasnya berada..,


Terlihat teman temannya yang sepertinya sudah menunggunya disana, Uriel Bastian dan Ariana.


Bastian Uriel dan Ariana yang melihat kedatangan Aether kini mengucapkan selamat pagi meskipun awalnya Uriel agak ragu " Selamat pagi " Ucap mereka bertiga.


" Pagi " Jawab Aether singkat sembari mengelap keringatnya yang bercucuran.


~ BERSAMBUNG

__ADS_1


HARI KAMIS.


JAM PUKUL 06.48 PAGI.


__ADS_2