Aku Hanya Ingin Hidup Menganggur

Aku Hanya Ingin Hidup Menganggur
CHAPTER 35 : CAMP (5)


__ADS_3

Pagi ini matahari begitu terik Sinarnya masuk melalui celah-celah pintu Seakan mengajak untuk segera beranjak Agar diri segera bergerak.


Suara kicauan burung terdengar, Langit yang gelap kini mulai menerang di terangi oleh sinar matahari.


Aether perlahan membuka kelopak matanya yang berat untuk menyambut hari yang baru, Dia menatap langit langit tenda yang asing.


" Ah.., Aku ingat., Aku sedang melakukan camping sekarang " Batin Aether lalu bangun duduk di tempatnya.


Terlihat di sekitarnya, Teman temannya masih tertidur lelap, Matanya tertuju pada Uriel yang tertidur, Terlihat nafasnya begitu lembut, Mulutnya yang kecil sedikit terbuka, Bulu matanya yang indah terlihat lebih jelas.


Setelah menatap Uriel cukup lama, Aether mencoba membuka tenda untuk melihat suasana diluar sana.


Dia membuka tendanya dan terlihat langit yang sudah lumayan terang meskipun masih agak gelap.


Karena melihat murid lainnya yang masih tidur, Aether memutuskan mengambil kesempatan ini untuk pergi mandi di sungai.


Aether membawa alat mandi, handuk dan juga baju ganti untuk dia pakai.


Aether berjalan menelusuri hutan dan kini sampai di sebuah sungai yang mengalir dengan cukup deras.


Aether pergi ke sebuah tempat yang terdapat batu yang cukup besar, Dia akan mandi disana agar tak ada yang akan mengintipnya.


Aether membuka pakaiannya, Terlihat tubuhnya yang berotot dan kuat, Aether mulai membersihkan dirinya.


Waktu berlalu selama Aether mandi, Dan kini Aether sudah berniat menyelesaikan mandinya.


Dia mengenakan handuk untuk mengeringkan dirinya terlebih dahulu.


Tak! Tak! Tak!


Terdengar suara langkah kaki dari dua 2 orang secara tiba tiba membuat Aether yang panik langsung mengenakan kacamatanya.


Dia belum mengenakan baju karena berniat mengeringkan tubuhnya, Tapi keberadaan 2 orang yang tiba tiba datang membuat Aether terkejut.


" Apa? Siapa itu?! " Gumam Aether.


Aether tak bergerak di tempatnya, Dia menunggu siapa yang akan datang di balik batu itu.


Seorang wanita tiba tiba datang dari balik batu itu bersama temannya dan berkata " Nah! Kita akan mandi disini! " Ucap wanita itu kepada temannya lalu menatap kearah tempat yang akan mereka gunakan untuk mandi.


Aether terkejut melihat mereka berdua yang tak lain adalah Uriel dan Ariana.


" Huh? " Suara Aether reflek keluar, Sedangkan Uriel dan Ariana masih terdiam.


Setelah sadar tentang apa yang terjadi, Kini mereka berkata " Ma-Maaf kami akan pergi sekarang! " Ucap Uriel lalu menarik tangan Ariana pergi Dari sana.

__ADS_1


Ariana hanya patuh karena memang mereka harus pergi dari tempat itu.


" Uwahhh!!!! Itu tadi Aether kan? " Ucap Uriel dengan wajah merah padam.


" Itu benar benar dia, Aku tak menyangka dia ada disana " Ucap Ariana.


Mereka berdua kini tenggelam dalam pikiran mereka masing masing, Memikirkan tubuh Aether yang berotot dan terlatih itu membuat wajah mereka berdua memerah.


Ariana yang sudah punya pacar kini langsung membuyarkan pikiran itu, Uriel sendiri sudah tak bisa fokus lagi.


" Aku tak menyangka Aether punya tubuh yang begitu kuat dan berotot " Ucap Ariana.


" Ah-, I-itu benar " Jawab Uriel gugup dan wajahnya masih merah padam.


" Kamu kenapa? Apa kamu terpesona? huh?? " Ucap Ariana menggoda Uriel yang saat ini sedang menutup wajahnya.


" Ti-Tidak!! " Ucap Uriel dengan berusaha agar tak gugup.


Ariana sendiri malah tertawa melihat tingkah laku Uriel itu " Sepertinya Aether adalah laki laki yang dapat di andalkan, Entah siapa yang akan jadi pasangannya sepertinya wanita itu akan sangat beruntung " Ucap Ariana dengan senyum di wajahnya.


Uriel hanya diam tapi omongan Ariana terus dia pikirkan.


" Aether bersama wanita? " Batin Uriel sembari membayangkan Aether bersama wanita yang tak dia kenal, Entah kenapa lagi lagi dia merasakan sesuatu yang aneh di jantungnya dan merasa sedikit marah?.


Di sisi lain Aether sudah selesai mengeringkan tubuhnya dan juga sudah mengenakan pakaian ganti miliknya.


Aether beranjak dari batu itu sambil membawa barang barangnya, Terlihat cukup jauh ada Uriel dan Ariana yang sepertinya bersiap untuk mandi juga?.


Aether mendekat lalu berkata " Kalian sudah bisa mandi sekarang " Ucap Aether.


Hal itu membuat Uriel sentak kaget dia tak berani menatap Aether karena terlalu malu sekarang " B-benarkah? Ka-kalau begitu, A-ku dan Ari-aana akan pergi sekarang " Ucap Uriel terbata bata.


Lalu Uriel menarik tangan Ariana dan pergi dari sana, Ariana sendiri hanya membuat senyum misterius yang tak luput dari pandangan Aether.


Aether tak memperdulikannya dan bergegas kembali ke tenda miliknya, Dia lanjut berjalan menelusuri hutan.


Tak lama kemudian dia sudah sampai di tempat camping miliknya, Terlihat sudah banyak murid yang baru bangun.


Mereka berlalu lalang untuk pergi mandi, Murid lelaki sendiri tak banyak yang Langsung mandi karena mereka tak seperti wanita yang sedikit sedikit akan mandi.


Aether bersyukur karena dia bangun pagi dan sudah selesai mandi duluan, Aether memandangi sekitarnya lalu matanya tertuju pada murid yang sepertinya sedang mengintip wanita mandi?.


Aether hanya tersenyum tipis dan menggelengkan kepalanya " Memang harus beginilah masa muda " Batinnya lalu masuk ke tendanya.


Terlihat Bastian yang masih tidur di dalam tenda Itu, Aether hanya bisa menghela nafas melihat sahabatnya itu.

__ADS_1


Kini Aether menampar pipi Bastian secukupnya saja agar dia terbangun.


PLAK!!


" Hei bangun! " Ucap Aether membangunkan Bastian, Bastian sendiri yang merasa terganggu kini membuka kelopak matanya itu.


" Apa? " Tanya Bastian dengan suara yang serak.


" Bangun, ini sudah pagi " Ucap Aether.


" Lima menit lagi Bi " Bastian meminta untuk tidur 5 menit lagi dan salah menyangka jika Aether adalah bibinya.


Aether yang merasa sedikit kesal kini menampar Bastian sedikit lebih keras.


PLAKK!!!


" Aku Aether bukan bibi mu! " Ucap Aether dengan nada kesalnya.


Bastian kini sadar dia sedang melakukan camping dan langsung bangun terduduk sembari memegang pipinya yang merah.


" Sudah jam berapa? " Tanya Bastian.


" Entahlah, Aku tak mengeceknya, Tapi kira kira sudah jam 06:40an " Jelas Aether.


Bastian mengangguk paham dengan apa yang dikatakan Aether, Lalu Bastian menatap ke kirinya.


Ariana dan Uriel sudah tak terlihat jadi dia menanyakan hal itu kepada Aether.


" Dimana Ariana? Uriel juga tak ada? " Ucapnya kepada Aether.


" Mereka pergi ke sungai untuk mandi " Jawab Aether.


" Begitu, Kita akan mandi bersama saja nanti kan? " Tanya Bastian mengajak Aether mandi bersama.


" Tidak, Aku sudah mandi " Aether menjawab dengan nada datar tenang dan bosan.


" Apa?! Kau sudah mandi dan tidak mengajakku? Kau benar benar tega " Ucap Bastian dengan sedih.


" Mau bagaimana lagi, Kamu tertidur begitu pulas, Jika aku Membangunkan mu lebih awal kamu pasti akan marah juga " Tegas Aether.


~ BERSAMBUNG


HARI SELASA.


JAM PUKUL 06:47

__ADS_1


__ADS_2