
Waktu telah berlalu cukup lama, Hutan yang sebelumnya sunyi kini menjadi sangat ramai dan damai dengan kehadiran murid murid.
Seluruh murid juga sudah tiba di area camping.
" PERHATIAN!! " Guru guru mulai mengambil langkah untuk memulai camping dengan menyuruh para siswa berkumpul untuk mendengarkan arahan.
Tatapan para siswa kini semuanya tertuju pada satu tempat, Yaitu ke sosok guru Hali yang memimpin camp ini.
Guru Hali yang sudah melihat jika para siswa sudah berkumpul ini menarik napas dalam dalam sebelum memulai penjelasan nya.
" Baik! Karena semua sudah sampai dan telah menyelesaikan pendakian, Kita juga sudah beristirahat yang cukup. Mulai sekarang kita akan mulai campingnya ! " Ucap guru Hali dengan semangat.
Diikuti oleh sorakan siswa dengan semangat!.
Tapi semua rasa semangat itu hilang saat...
" Bagus langkah pertama yang akan kita lakukan adalah, Membentuk kelompok yang ingin kalian jadikan sebagai teman Camping kalian, Tiap kelompok diisi oleh 4 orang seperti sebelumnya, hanya saja kali ini kalian bisa memilih sendiri oke?, Kalau begitu kalian bisa mulai mencari teman Camping kalian! " Ucap guru Hali.
Kini para murid mulai berbondong bondong mencari orang untuk di jadikan kelompok mereka.
Banyak murid laki laki dan perempuan yang menuju ke arah Uriel, Siapa yang tidak ingin sekelompok dengan orang yang ramah dan secantik dirinya bukan?.
Aether berniat pergi dari sana dan bergabung dengan kelompok mana saja asal dirinya bisa bersantai secepat mungkin.
Adapun Uriel.
" Maaf, Tapi aku sudah punya kelompok " Uriel meminta maaf pada mereka dan mengatakan jika dirinya sudah mempunyai kelompok, Lalu setelah itu dia berlari ke arah seorang lelaki.
" Aether! " Suara Uriel sukses membuat Aether berhenti melangkah dan membalikkan kepalanya menatap ke sumber suara yang memanggilnya.
Terlihat Uriel yang sedang berlari ke arahnya.
" Ada apa? " Aether bertanya ke pada Uriel tentang mengapa Uriel mendatanginya.
" Anu.., Bisakah kita satu kelompok? " Ucap Uriel dengan canggung.
" Aku? Padahal banyak yang meminta satu kelompok denganmu, Kenapa juga harus aku? " Tanya Aether heran.
" Tentu saja lebih aman di dekatmu kan? " Jawab Uriel tanpa memikirkan maksud dari ucapannya.
Aether sendiri juga tak peduli dengan ucapan Uriel " Yasudah lakukan sesukamu " Ucap Aether dan kini dari belakang.
__ADS_1
Datang Bastian dan Ariana.
" Hei! Kami berdua juga mau gabung dong " Ucap ariana dari belakang menghampiri Aether dan Uriel, Di belakang Ariana ada Bastian yang mengekori nya.
"..., Ya kalau begitu sudah cukup 4 orang kan " Aether diam sejenak lalu mengangguk setuju dan menerima mereka di kelompoknya.
" Apa yang akan kita lakukan sekarang " Mereka sempat termenung sejenak, Dan kini Bastian angkat suara.
" Aku juga tidak tau " Jawab Ariana.
" Sebaiknya kita menunggu arahan guru saja " Ucap Bastian, Ariana dan Uriel mengangguk sedangkan Aether malah bersandar di pohon membaca novel.
Waktu berlalu cukup lama.
dan kini terlihat setiap murid sudah memiliki kelompok mereka masing masing.
Guru olahraga kini menepuk tangannya dengan kuat pertanda meminta perhatian.
" Kalian semua sudah punya kelompok bukan? Nah! Ayo ke langkah selanjutnya, Setiap kelompok akan di berikan masing masing 1 Tenda yang cukup untuk 4 Orang, Sekarang kalian harus membagi tugas 2 Orang akan memasang tenda lalu 2 Lainnya akan mengumpulkan kayu bakar untuk nanti malam, Paham? " Ucap guru olahraga hali.
" Paham " Para siswa menjawab dengan lesu, Mereka hanya ingin bersantai bukan bekerja, itu juga berlaku bagi Aether yang pemalas bahkan Aether lebih lesu.
" Kalian pilih saja mau yang mana, Aku bebas " Aether angkat bicara berkata dia tak masalah dengan peran manapun.
" Kalau begitu, Aku dan Ariana akan mencari kayu bakar, Dan Aether dan Uriel akan memasang tendanya oke? " Ucap Bastian.
" Aku tak masalah " Ariana juga bicara.
" Baiklah, Jadi sudah sepakat oke! " Uriel juga setuju dengan ulasan itu.
Aether hanya mengangguk paham.
" Bagus ayo bergerak! " Ucap Bastian dan kini mengajak Ariana pergi.
Sedangkan Aether dan Uriel pergi mengambil satu tenda dan mencari tempat yang bagus untuk memasang tenda.
Aether memperhatikan sekitarnya dan melihat sebuah tempat yang cocok, Dengan pohon besar di atasnya sekaligus di belakang pohon itu sudah terdapat sebuah sungai, Mereka tak akan kehausan bahkan kepanasan saat di siang hari.
" Ayo kita ambil posisi itu " Ucap Aether menunjuk posisi yang akan mereka ambil.
Uriel megangguk dan mengekori Aether.
__ADS_1
Aether meletakkan tendanya di tanah dan mulai merakitnya.
Aether memposisikan inner tenda dan memastikan pintu masuknya tak menghadap ke arah angin. Aether merangkai dan memasang 2 frame tenda besar itu dengan hati hati, Lalu dia memasukkan ujung ujung frame pada lubang yang tersedia di ujung inner tenda. Aether juga meminta Uriel membantunya agar bisa meminimalisir kerusakan pada frame tenda.
Aether memasang tali di bagian ujung tengah inner tenda pada persilangan kedua frame besar tenda itu.
Aether meng klipkan bagian inner tenda pada frame tadi dengan hati hati, Setelah bagian seluruh inner tenda tadi di klip dengan frame besar, Aether memasang flysheet pada bagian atas inner tenda, Lalu Aether lanjut merangkai dan memasang frame kecil pada bagian depan flysheet untuk membuat tenda teras tenda.
Aether mengaitkan semua ujung flysheet dengan tali dan pasak tenda, Aether menyusun tali flysheet dan frame pada lubang tenda.
Dan kini tenda itu sudah berdiri kokoh dengan sempurna.
" Huftt sudah selesai " Gumam Aether sembari mengelap keringatnya.
" Wah kamu sangat hebat! " Uriel memuji keterampilan Aether membuat tenda, Dia tau jika dia memang benar benar hanya membantu sedikit saja.
" Sekarang ayo kita rapikan barang barang kita, Dan juga mengambil tempat untuk tidur " Ucap Aether dan kini masuk ke dalam tenda bersama Uriel.
Aether dan Uriel memutuskan jika di paling kanan adalah Aether lalu Bastian Ariana dan terakhir di paling kiri itu Uriel, Tak masalah karena Bastian dan Ariana itu pasangan.
Aether dan Uriel keluar itu menghirup angin sejenak karena lelah, Terlihat murid murid lainnya yang belum selesai menyusun tenda, Beberapa dari mereka iri pada Aether yang bisa membuat tenda dengan mudah di tambah ada malaikat di dekatnya.
Waktu tak berlalu lama dan kini terlihat Bastian dan Ariana sudah kembali dengan beberapa ranting kayu bakar di gendongannya.
" Wah kalian sudah selesai memasang tenda? Hebat , para murid lainnya saja kesusahan " Ucap Ariana dengan bangga karena kelompoknya lah yang berhasil mendirikan tenda pertama.
Guru Hali yang melihat kelompo Aether yang sudah selesai dengan seluruh pekerjaannya kini mendekat.
Lalu bertanya " Kalian semua sudah selesai? " Tanya guru Hali.
" Sudah pak " Jawab mereka serempak, " Pake nanya " Aether juga membatin sendiri.
Guru Hali itu melihat dan memeriksa tenda yang Aether pasang lalu melihat kayu bakar yang sudah terkumpul cukup banyak.
Dia tersenyum lalu berkata " Sempurna " Ucapnya lalu pergi dari sana sembari memberi jempol terlebih dahulu.
~ BERSAMBUNG.
HARI SENIN.
JAM PUKUL 02:05
__ADS_1