Aku Hanya Milikmu

Aku Hanya Milikmu
Permintaan Maaf Dan Jadian


__ADS_3

Cinta datang menyapa tak mengenal waktu tempat dan usia. Cukup satu jam untuk bisa jatuh cinta namun butuh waktu seumur hidup untuk melupakannya.


Di trimbun lapangan basket, Taufik duduk mengadahkan wajahnya menatap langit biru yang terlihat bagai lautan di angkasa.


Lalu tak berapa lama, seorang lelaki duduk tak berada jauh darinya juga melakukan hal yang sama.Mereka sekilas saling menatap satu sama lain lalu sama-sama membuang muka kembali menatap langit cerah kala itu.


" Lu....ngapain ngikutin gua dimari? "


" Sape juga yang ngikutin lu...tempat tongkrongan gua ini, kalo lagi nyari ilham ". Ucap Yugi membela dirinya.


" Gua di tolak Fik....nyesek, cuma di jadiin teman. Katanya mau fokus belajar dulu buat masa depan ".


" Hah.....ngapain curhat ma gua, cari yang lain kek Agung atau si xavier. Liat noh....Agung, banyak cewek yang ngintilin dia. Atau si xavier yang to the point nembak langsung jleb. Jan ma gua....lagi bete juga ".


" Tapi liat hubungan lu ama Quin gua ngiri Fik..., pen juga gua begitu ama Ross ".


Taufik tersenyum nyengir masih menatap jauh langit-langit di angkasa.


" Jadi lu maunya putus kek gua ma Quin ? "


Yugi menoleh menatapn Taufik. Dengan wajah sedikit berpikir.


"njiirrr.....lu putus ma Quin? Beneran lu ? Apa gara-gara di Mall waktu itu. Wkwkwkwkwk...."


" Puas-puasin dah lu nawain gua, paling nggak gua udah merasain jadian ma dia. Tapi gua nggak akan nyerah gitu aja. Gua harus yakinin Quin buat balikan ma gua. Gua juga nggak ada salah, ini cuma salah paham ".


" Liat lu semangat gua jadi semangat lagi buat dapetin Rossa. Gua juga nggak akan nyerah. Apa perlu gua curhat sama mbah google ya...gimana cara naklukin cewek biar jatuh cinta ma gua ? "


Taufik menepuk bahu Yugi , lalu beranjak dari duduknya. Lelaki itu menatap Yugi dengan pasti.


" Thanks bro...berkat lu gua jadi punya ide ".


Taufik berjalan meninggalkan Yugi yang masih terbengong.


" Lah gua gimana ncuk....? " Tanya Yugi menunggu respon Taufik.


Tanpa menoleh sedikitpun Taufik hanya melambaikan tangan sebagai ucapan selamat tinggal.


*****

__ADS_1


Suasana disekolah tanpa pernah ada kata sunyi, selalu saja ada bahan buat anak-anak itu meramaikan suasana. Pagi ini disekolah dihebohkan dengan kedatangan seorang murid pindahan. Siapa lagi yang paling heboh kalau bukan genk gibah. Cowok pindahan itu memikat mata seluruh anak perempuan di sekolah itu. Dia terkesan ramah pada semua, dan supel.


Dan tentu saja ada seseorang yang telah jatuh hati pada pandangan pertama. Cinta datang melalui tatapan mata lalu turun kehati, seperti itu lah kata orang-orang dulu.


Artha terlihat terpaku menatap wajah lelaki itu.


" Perkenalkan nama saya Leon. Saya pindahan dari SMA Tunas Bangsa...dan semoga kalian mau berteman dengan saya ".


Salam perkenalan pun dibuka.


" Bu Sifa...saya mau bertanya pada Leon boleh ? " Tanya anty mengacungkan jari ke atas.


" Silahkan Anty ?! "


" Leon lu udah punya pacar belom ? "


Sontak riuh tawa dan respon anak-anak membuat ricuh keadaan kelas yang tadinya sunyi senyap.


" Belum ".


Singkat padat dan jelas. Jawaban Leon kembali memecahkan suasana.


" Stop ! Hentikan...?!! Leon silahkan duduk di kursi kosong sebelah sana. Dan kamu Anty, hapus papan tulis didepan ".


" Oke..., kita lanjutkan pembahasan tadi. Ibu akan kasih soal masing-masing 2 anak akan mengerjakan soal dipapan tulis. Jika jawaban betul maka boleh langsung istirahat ".


Bu sifa lalu menulis soal matematika mengenai logaritma.


" Oke...dimulai dari Taufik dan Quin silahkan maju kedepan ".


Sekilas Taufik menatap Quin , dan Quin juga melakukan hal yang sama. Tampak sedikit keraguan didiri Quin namun dia pun akhirnya berdiri dan melangkah mendekati papan tulis.


Bu Sifa memperhatikan keduanya, lalu kembali menatap buku referensinya.


Tak berapa lama mulai terdengar suara anak-anak berbisik dan juga ada yang cekikikan menahan tawa bahkan menutup mulut mereka dengan kedua tangannya.


Bu Sifa pun mulai merasa terganggu lalu menoleh anak-anak dikelas itu. Mereka pun sontak terdiam dan tertunduk. Tapi masih ada juga beberapa yang melihat ke papan tulis dan tersenyum.


Bu Sifa lalu mengalihkan pandangan dan mengikuti kemana arah mata murid-muridnya.

__ADS_1


" Astaga !! Taufik sedang apa kamu ?! kamu ke ruang BP sekarang !! "


Kemurkaan bu Sifa tentu saja mengagetkan Taufik dan Quin yang saling berpegang tangan lalu secepat kilat melepaskan genggaman tangan mereka. Bahkan anak-anak yang tadi sunyi kembali riuh lagi.


Bagaimana tidak, jawaban dari soal logaritma dia jawab dengan menulis :


Quin...ayo kita balikan lagi. Aku ga bisa tanpa kamu, anggap aja aku memang salah..walau sebenarnya aku ga salah. sungguh dihatiku cuma ada kamu. Beri aku kesempatan sekali lagi. Dan janjiku padamu ga akan membuatmu terluka lagi, aku akan selalu jujur padamu tentang aku kamu dan cinta kita.


" Taufik...Sekarang!! atau nilaimu ibu jebloskan ?! "


" Tok..tok..tok..!! "


Suara ketukan pintu menghentikan kemarahan bu Sifa untuk sesaat.


" Masuk...?! Ada apa? "


Murid yang mengetuk pintu itu pun masuk. Dengan langkah gagah berani diabberdiri di depan kelas bersejajar dengan Taufik dan Quin.


" Rossa...mulai detik ini kamu jadi pacarku. Silahkan kejar cita-citamu aku takkan menghalanginya. Akan aku dukung meski itu setinggi langit. Jangan nolak karna kali ini aku nggak terima penolakkan lagi "


Tersentak kaget Rossa pun berdiri.


" Aku anggap berdirinya kamu itu tanda kamu menerima aku ".


Tak mampu berkata-kata lagi Rossa kembali terduduk dibangkunya. Tampak sedikit ragu namun Rossa memberi senyuman manisnya membalas tatapan Yugi.


" Dan sebagai tanda bukti kalian menerima perintah ibu, silahkan langsung ke ruang BP SEKARANG ".


Dengan kedua tangan yang menjewer telinga Yugi dan Taufik bu Sifa lalu menariknya hingga ke luar pintu kelas, mendorong mereka berdua lalu menutup pintu kelas rapat-rapat.


" Atau kalian mau di skors pilih mana? "


Teriak bu Sifa dari balik pintu kelas.


geng gibah



Leon murid pindahan

__ADS_1



# maaf jika masih terdapat kesalahan dalam penulisan. Moga bisa menyenangkan para readers. 😊😊


__ADS_2