
Assalamualaikum teman2 pembaca...
JANGAN LUPA VOTENYA YE DEARS
❤️❤️❤️***I love You teman2***❤️❤️❤️
---- Ananda Bestari ----
Aku sangat penasaran dengan isi Bingkisan kecil berwana pink
ini. Tapi, aku merasa mungkin belum waktunya aku membuka isinya. Karena aku
takut akan memberikan harapan pada Andy, dan mungkin akan menyakitinya.
Rasa penasaran ini sangat menggangguku. Aku sangat yakin
didalam lubuk hati terdalamku, pasti ada sedikit rasa bahagia. Disaat sedang
mencoba untuk move on, ada seseorang yang akan menemaniku melewati masa-masa
tersulit untuk melupakan Cinta yang lalu.
“sebenernya Andy siapa kak? Calon pacar? Apa udah jadi
pacar?” Laras yang tiba-tiba masuk ke kamarku dan langsung tidur dikasurku.
Aku sontak menyembunyikan bingkisan pink dari Andy.
“ngapain lu? Masuk kekamar seenaknya.” Sahutku.
“Ya gue penasaran kak… kalo menurut gue Andy ganteng… keren…”
balas Lani.
“tau ah… udah keluar sono… gue mau tidur” ucapku sambil
Menarik Lani bangun dari tempat tidur.
Setelah Lani keluar aku kembali mengeluarkan bingkisan pink
itu dari dalam laci meja kerjaku. Dan mulai membukanya. Aku membuka dengan
perasaan yang tidak karuan, ada sedikit harapan namun berampur dengan rasa
takut. Setelah aku buka dan aku sungguh terkejut melihat isinya. Di dalam kotak
perhiasan berbentuk kotak berwarna merah. Di atas kotak itu ada note kecil yang
bertuliskan,
Ananda,
Mungkin ini gila…
Tapi, I LOVE YOU.
Jika kamu menerima cintaku, tolong segera hubungi aku.
Tapi jika kamu tidak mau menerimanya kamu tidak perlu
menghubungiku.
Setelah ku baca, ku segera membuka kotak tersebut dan cepat-cepat
ingin tahu apa isinya. Sudah seperti yang kuduga, isinya 1 set perhiasan. 1
cincin dan kalung dengan liontin yang bertuliskan “Nanda”. Hatiku semakin
bercampur aduk, otakku mulai berputar dan bekerja sangat berat untuk
memerintahkan tubuhku melakukan sesuatu.
---- BBM ----
23.00 WIB
Me : Assalamualaikum, Ndy.
Me : sudah tidur kah?
__ADS_1
Me : gw udh buka bingkisannya, dan udah baca note nya.
Me : gw bingung Ndy.
Me : gw takut nyakitin lu, tapi gw juga seneng bisa deket sama lu.
Cukup lama Andy tidak membaca pesanku. Sekarang sudah
setengah jam sejak aku mengirim pesan itu, tapi belum juga dapat balasan dari
Andy. Aku mencoba berpikir positive, mungkin dia sudah tidur.
Aku juga mencoba untuk tertidur, karena hari ini cukup
melelahkan. Setelah dari PIM aku harus mengantar Andy pulang di daerah Beji,
Depok. Lalu kembali kerumah. Aku mencoba memejamkan mata, balik kanan-kiri,
,mencari posisi yang enak untuk terlelap. Namun, tetap mataku tidak bias terpejam.
Sangat melekat di pikiranku, saat Andy menggenggam tanganku, saat dia berbisik
di telingaku dan saat aku membaca isi pesan di bingkisan kecil itu.
Aku melihat lagi handphoneku, sudah jam 00.15 WIB, dan aku
melihat ada pesan dari Andy. Aku langsung terduduk, dan melihat handphone ku
dengan penuh rasa cemas.
Ya Allah, akan kah ku siap dengan apa yang akan Andy katakan?
Apa mungkin jika ini jalan yang engkau tunjukan untukku menjadi wanita yang lebih baik,
Maka mudahkanlah kami.
---- BBM ----
00.01 WIB
Andy : Waalaikumusalam, Nda,
Andy : knp kamu harus takut Nda? Aku akan terima kamu apa adanya, dengan segala kondisi kamu
sekarang.
Andy : jujur, aku menyukaimu sudah sejak SMA Nda, kalung itu aku buat saat aku akan lulus dari
SMA.
Andy : dan saat itu ingin kuberikan padamu, tapi aku takut.
Andy : perasaan ini sudah lama, dan aku hanya menyimpannya hanya untukmu, Nda.
Andy : minggu siang, aku jemput ya? Kita makan diluar.
Aku membacanya perlahan, dan berulang-ulang.
“aku harus jawab apa nih?” ucapku sendiri.
Tanganku seperti bergerak sendiri tanpa ada yang
memerintahkan atau otakku dan saraf-saraf tangaku tidak bekerja sama dengan
baik?
00.15 WIB
Me : ok, besok setelah Zuhur gw tunggu dirumah ya.
Andy : Alhamdulillah, besok aku jemput ya Nda. Sekarang kamu tidur ya.
Me : good night. Bye.
Andy : Have a nice dream honey. C u tomorrow *˂*3
What? Apa yang ku tulis? Apa-apan ini? Ga mungkin otakku
sudah berfungsi dengan baik, sehingga salah memerintahkan jari untuk menulis
__ADS_1
seperti ini. Tunggu atau jariku bergerak berdasarkan perintah hati?
Sudahlah, aku berpikir untuk jalani saja besok, lihat
bagaimana besok. Aku pusing. Aku terlalu banyak pertimbangan, yang mungkin akan
membuat diriku repot sendiri. Saat ini aku ingin menikmati nya saja. Aku ingin
mencoba menjalani hidup yang baru. Mungkin ini lah cara yang terbaik untuk
melupakamu, Fandi.
---- Minggu Siang ----
Karena aku baru bias tertidur jam 4 pagi, aku baru
terbangung jam 11.45 WIB. Aku mendengar lirih suara Andy, ah… mungkin aku hanya
karena sedang memikirkannya, sehingga aku berhalusinasi mendengar suaranya. Lalu,
aku bergegas mandi dan akan Sholat Zuhur baru berdandan bersiap untuk menunggu
Andy yang akan menjemputku nanti.
----BBM ----
12.28 WIB
Me : Assalamualaikum, Ndi.
Me : gw udah rapih ya. Udah siap berangkat.
Andy : Waalaikumsalam, Nda.
Andy : yaudah, aku juga baru selesai solat sama Ayah dan Akung.
Me : ok. Ditunggu.
Andy : loh aku yang sudah nunggu kamu ini.
Andy : keluar dong, aku sudah nunggu kamu dari tadi ni.
Hah? Maksudnya? Aku tertegun, Andy sudah dirumah? Dan suara
tadi bukan Karena halusinasi ku? Suara tadi benar suara Andy dan Akung yang
sedang ngobrol? Kejutan apalagi ini?
Aku langsung keluar dari kamar, langsung keruang keluarga. Benar
saja aku melihat Andy, Lani, Ibu dan Ayah yang sedang menonton TV bersama
sambil tertawa. Andy pun langsung tersenyum saat melihatku keluar dari kamar
yang letaknya tepat di samping ruang keluarga.
“udah yuk langsung jalan…” Ucapku sambil berjalan menuju kamar Akung.
“ bu, pak, Lan, aku jalan dulu ya sama Ananda, insyaallah ga
sampe larut malam…” pamit Andy pada Ayah ibuku dan Lani.
“iya, hati-hati ya…” jawab Ayahku.
Andy pun langsung berdiri dan mencium tangan Ayah ibu. Dan dia
berjalan menuju kekamar Akung yang aku sudah lebih dulu ada disitu untuk pamit
pergi.
“Kung, Nda pergi dulu ya… ga malem-malem ya pulangnya.” Pamitku
pada akung sambil mencium tangannya.
Dan Andy pun ikut berpamitan.
Saat keluar rumah Andy menggandeng tanganku lagi sampai
menuju mobil. Dan dalam perjalanan kami hanya terdiam dan sesekali saling
__ADS_1
memandang.