Aku Ibu

Aku Ibu
First Day


__ADS_3

Assalamualaikum teman2 pembaca...


Aku senang sekali... ternyata cerita “Aku Ibu” sudah mulai digemari teman2 pembaca❤️❤️❤️


—Cerita “Aku Ibu” ini based oN true Story


...Aku bakalan sedih banget kalo ada diantara kalian yang plagiat/meniru kisah “Aku Ibu”...😭😭😭


—Teman setelah baca kasih aku ini ya🌟🌟🌟🌟🌟dan 👍(Like)


— Dukung aku juga dengan kasih vote nya


— Dan tolong di share ya ke Medsos Teman2 biar Aku makin semangat numpahin isi pengalaman hidupku di kisah ini.


🥰🥰🥰Terima Kasih ya dears🥰🥰🥰


❤️❤️❤️I love You teman2❤️❤️❤️


—— Ananda Bestari——


Hari ini tepat tanggal 1 Juli 2009 hari Ulang tahunku, kini usia ku bertambah, 21 Tahun.


Seminggu berlalu, aku mulai menjalani hari-hariku seperti biasanya. Hanya saja kali ini tidak ada Fandi yang mengisi hari-hariku. Hari ini pun bertepatan dengan resminya aku bekerja di Perusahaan Advertising yang dimiliki orang Korea Selatan yang bertempat di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.


Hari pertamaku ini, aku lumayan Gugup karena ini adalah pertama kalinya aku bekerja di perusahaan yang besar. Suasana dikantor sangat sibuk, semua orang fokus pada laptop didepan mereka dan sesekali merima telepon untuk melakukan penawaran atau berdiskusi tentang desain.


“hallo perkenalkan saya Bimbi Manajer Desain disini, saya adalah atasan kamu langsung. Jika ada sesuatu yang tidak kamu pahami bisa langsung tanyakan pada saya” Sambut atasanku sambil menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan.


“hallo, saya Ananda. Ibu bisa panggil saya nda atau nanda. Salam kenal bu. Mohon bantuannya ya bu...”jawabku dengan menyambut jabatan tangannya.


Atasanku Arimbi namanya, dia tipe wanita yang tegas. Sorot matanya tajam, tubuhnya tidak terlalu tinggi dan langsing, rambut ikal nya panjang terurai. Dan sangat wangi.


“ok, teman-teman yang lain ini nanda. Anggota tim desain yang baru. Dia editor kalian.”ucapnya sambil memperkenalkanku di depan teman yang lain.


“hallo nanda, saya Wisnu... Desainernya. Jadi kita bakalan sering kerja bareng nih.... masih single kan?”sapa Lelaki yang bertubuh tinggi dan berkulit putih, Wisnu.


“hallo, salam kenal... mohon kerja samanya”jawabku singkat.


“hai aku Elly, aku yang akan berhubungan dengan klien tentang desain yang sudah di Approved. Salam kenal nda..”ucap wanita berjilbab yang manis yang akan duduk disebelahku.

__ADS_1


“ok dan teman-teman yang lain, bisa kenalan pas jam istirahat ya... saya mau lanjut meeting.... selamat bekerja Ananda, dan tolong panggil saya mba Bimbi saja.”sahut mba Bimbi sambil langsung berjalan menuju rung meeting.


Yang juga duduk kembali ketempatnya masing-masing. Dan Wisnu pun memberikan aku 1flashdisk yang isi nya adalah file desain yang harus ku edit.


Posisiku adalah sebagai editor desain di perusahaan tersebut. Tugas pertama ku adalah mengedit salah satu iklan produk kecantikan ala Korea Selatan. Aku mulai hanyut dalam tugas baruku. Seolah aku sudah lama bekerja di perusahaan itu, aku mulai nyaman dengan situasi di kantor.


Suara musik jelas terdengar dari speaker central di ruangan itu. Lagu yang berputar adalah lagu-lagu yang biasa diputar di Gramedia. Kenny G. Aku melihat sekitar dan tampaknya semua menikmati musik itu, sebagai healing buat mereka yang di kejar deadline. Dan ada sebagian teman yang juga mendengarkan musik dengan headphone. Aku berasumsi selera musiknya berbeda dan dia memiliki selera musiknya sendiri.


Aku memperhatikan lelaki yang menggunakan headphone itu, dan merasa penasaran apa yang dia kerjakan sehingga dia benar-benar seperti tidak bergerak dari mejanya. Dan sejak pertama kali aku datang, aku belum melihat dia merubah posisi duduknya.


Ok, aku terlalu ingin tahu. Tapi itu segera berlalu. Karena waktu sudah menunjukan pukul 12.00 wib dan sudah waktu nya istirhat makan siang.


“Nda, ikut kita makan ytuk... di amigos” Elly menawarkanku.


Wisnu pun langsung berdiri, dan laki-laki dengan headphone itu pun berdiri melepaskan headphonenya dan mengganti sendal jepitnya dengan sepatu.


“Iya mba, aku ikut ya...”jawabku.


“ya Tuhan, lupa dia Andy dia IT dikantor kita. Satu-satunya IT.” Ucap Elly sambil menunjuk kearah Andy.


“Hai... “sapanya singkat sambil mengankat tangannya dan melambai cool padaku.


Kami berempat berjalan sebentar keluar kantor menuju AMIGOS (Agak Minggir Got Sedikit) yang letaknya tidak terlalu jauh dari kantor.


Kami memesan makan siang kami, dan menikmatinya sambil ngobrol ringan untuk mengenal satu sama lain. Tapi, Andy tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Dari tadi dia hanya dia dan benar-benar menikmati makan siangnya.


“kamu lulusan Bandung, Nda?”tanya Wisnu padaku.


“yes, aku dari STISI Bandung. Kalo kamu?” jawabku sambil bertanya kembali.


“Aku mah udah 2 tahun lulus dari ITB, tpi aku pernah liat kamu loh sebelumnya...” jawab Wisnu sambil menyantap suapan terakhir bakso yang ia pesan.


“ohya? Dimana? Masa sih?” jawabku sambil mengerutkan alisku karena penasaran.


“ didalam mimpi, karena kamu bidadariku...” sela Elly. “ kira-kira dia bakal bales gitu, Nda... Raja gombal dia...” sambungnya


“oh ok...” jawabku sambil tersenyum.


Dan semua tertawa, bahkan Andy pun memberikan simpul kecil senyumnya.

__ADS_1


Aku merasa aku menemukan teman baru disini, aku menemukan sisi dunia yang baru dalam hidupku.


Ya Tuhan,



Terimakasih telah memberiku kesempatan.



Kesempatan untuk melihat sisi Dunia yang belum pernah ku ketahui sebelumnya.



Aku bahagia,



Aku bersyukur.


Selesai makan kami pun kembali ke kantor.


“Nda, Sholat yuk... aku kasih tau tempat sholat paling enak...” sahut Wisnu didaolam lift.


“ok... Aku ambil wudhu di Toilet ya...” Jawabku.


“sip, Kita tunggu di ruang Rapat A2 ya...” jawab Wisnu sambil senyum-senyum.


Ya Wisnu sangat ramah dan murah senyum. Setelah Wudhu aku langsaung bergegas menuju ruang rapat A2.


Di dalam ruang itu sudah ada Wisnu dan Andy, Elly tidak Sholat karena dia menganut agama Budha.


Andy pun sudah berdiri di posisi Imam.


“ Nda, hari ini Imamnya Andy, Nanti aku akan Imamin Kamu ya....” Ucap Wisnu sambil tersenyum.


Aku hanya membalas dengan senyum, dan Andy pun langsung memulai Sholatnya.


Setelah Sholat kami langsung kembali bekerja, duduk di tempat masing-masing dan mengejar dealine pekerjaan kami, agar bisa segera diserahkan kepada klien kami.

__ADS_1


Dan hari ini aku sangat senang, mendapat hadiah tebaik di hari Ulang Tahunku. Teman – teman yang baik dan aku menyukainya. Lagi-lagi aku sangat Bersyukur. Alhamdulillah.


__ADS_2