
" Upppsss " Ariana.
To be continue
🌼🌼🌼🌼🌼
Waktu istirahat, semua siswa siswi AR'High School menikmati waktu istirahat mereka masing masing. Begitu juga dengan Ariana, Cella, dan Risya.
Mereka bertiga sedang menikmati makan siangnya di kantin. Sambil bicara santai dan mengeluhkan soal pelajaran tadi.
" Uhhh kepala gue pusing banget tau, pelajaran Bu Tita emang gak pernah mudah " ujar Ariana.
" Huftt udah biasa kali Na, kelas kita emang kan kelas terbawah. " sahut Risya.
" Iya bener tuh, tapi untungnya ada Adrian jadi kelas kita gak jelek jelek banget lah " sambung Cella.
" Yeee dia mah emang pinter dari TK. Loe tau waktu kecil anak anak lain main dia mah kerjaannya baca buku terus " ujar Ariana.
" Wahh emang hebat tu Adrian. Klo gue gak akan kuat baca buku mulu sii " ujar Cella.
" Ya gue si lebih seneng dia baca buku tiap hari lah daripada ngikutin gue terus. Loe tau, dulu ada anak cowok yang mau main sama gue, loe tau dia langsung kabur setelah gataulah Adrian ngomong apaan ke dia. Nyebelin banget kan " ujar Ariana.
" Hahahaha " tawa Risya dan Cella.
" Kok bisa sihh sampe segitunya " ujar Risya.
" Iya tuh, keknya Adrian adik yang baik banget ya kan " sahut Cella.
" Cihh adik yang otoriter yang benerrrrr. Setelah kejadian itu gue gak punya teman lagi selain kalian. Untung kita ketemu pas SMP, kalo nggak gue gak akan pernah punya temen kali " ujar Ariana lagi.
" Unchhh kita juga seneng banget ya kan Cell bisa ketemu sama loe dan sahabatan sampe sekarang " ujar Risya diangguki Cella
" Loe sebenarnya kan kakaknya ya kan, kok jadi loe yg diatur sama Adrian? " tanya Cella.
" Hemm dia itu waktu kecil dapet omongan gini dari Papa, 'Adrian, Adrian harus jadi adik yg baik ya, jagain kakak Ariana jangan sampai kenapa kenapa' gituu " ucap Ariana.
" Ya mungkin karna pas itu masih kecil jadi memori anak kecil ya patuh gitu kan " ujar Ariana.
" Tapi loe beruntung Adrian selalu ada buat loe, adik yg baik banget. Bahkan sampai loe masuk kelas terbawah aja dia ngikut gak mikirin dirinya sendiri, padahal dia kan harusnya masuk kelas teratas " ujar Cella.
" Hemm ya, tapi hal itu malah bikin gue gak bebas tau sii. " ujar Ariana.
" Loe tau, gue gak begitu pinter dalam pelajaran, Adrian selalu nyinyir in gue. Kesel gue " ujar Ariana.
Tanpa Ariana sadari, Adrian sedari tadi berdiri di belakangnya. Risya dan Cella sedari tadi diam mendengarkan ucapan Ariana dan tak menyahut. Karna orang yang diomongin ada di depan mereka.
" Pokoknya, ntar kalo udah lulus dan kuliah gue mau jauh jauh dari Adrian. Gue pengen bebas, gua bakal bilang sama Mama Papa biar Adrian gak se kampus sama gue " ujar Ariana.
__ADS_1
" Ehh loe berdua kenapa sii kok diem doang dari tadi gue ngomong ??? " tanya Ariana.
Risya dan Cella hanya diam dan saling lirik. Adrian mengkode agar kedua gadis itu diam. Sedangkan Rian dan Aji pun diam dan menahan tawa mereka di belakang Adrian.
" Gue tuh ya sebel banget, tiap hari Adrian tuh di rumah gangguin gue mulu. Gue nonton TV di matiin lah TVnya terus dia bakal bilang 'Jangan santai santai terus, nih baca buku pelajaran' ngasih bukunya dongg yang setebel bantal " ujar Ariana.
" Dia selalu bilang gue lamban lah, males lah, pelajaran gak bener lah ini itu haduhh gu- "
" Ekhem " dehem Adrian. Membuat Ariana yang sedari tadi mengeluh tentang dirinya diam.
Ariana merasakan hawa tak enak di belakangnya. Lalu dia menoleh ke belakang.
Nampak Adrian berdiri disana dengan wajah datar dan sorot mata tajam. Sedangkan Rian dan Aji menahan tawa mereka.
" Upppsss " ujar Ariana sambil menutup mulutnya.
" Udah selesai ngeluh tentang gue? " ucap Adrian datar.
" Ehh Adrian, loe dari kapan disini kok gue gak tau hehehehe " ujar Ariana.
" Sejak loe bilang gue adik yang otoriter " jawab Adrian.
" E ee enggak kok gue gak bilang gitu iya kan Cell Sya " ucap Ariana minta bantuan kedua temannya.
" Diem. " ujar Adrian.
" Loe mau gue berhenti ganggu waktu santai loe? " tanya Adrian datar.
Ariana menoleh, menatap Adrian dengan wajah bingung.
" Iyalah, loe selalu ganggu gue di rumah. Gue udah belajar, loe masih aja nyuruh nyuruh gue ini itu masaklah, bersiin dapurlah, bikin kue lah heh " ujar Ariana dengan keberanian yang mulai muncul.
" Oke, gue kasih loe kesempatan " ujar Adrian.
" Maksudnya? " tanya Ariana tak mengerti.
" Kalo ujian semester 1 kelas 12 ini loe masuk 10 besar di sekolah dengan nilai memuaskan , gue ga akan ganggu in waktu santai yang loe bilang itu " ujar Adrian tegas.
" Haaaa " kaget Ariana dkk dan Rian jiga Aji.
" Kenapa? loe gak berani? " tanya Adrian pada Ariana.
" Cihh gue terima tantangan loe Adrian. Dan kalo gue berhasil, bukan cuma loe ga akan ganggu waktu santai gue aja tapiii loe juga harus ikutin semua yang gue mau " ujar Ariana.
" Oke, 3 permintaan. Dan kalo loe gak berhasil, loe yang harus ngikutin semua perintah gue. " ujar Adrian.
" Deal " ujar Ariana.
__ADS_1
" Deal " ucap Adrian datar. Tapi sudut bibirnya tersenyum tipis
Setelah itu Adrian pergi dari sana. Tapi di balik wajahnya dia tersenyum senang. Setidaknya ada hal yang bisa memotivasi Ariana untuk belajar.
" Woyy Adrian tunggu kita ahh loe mah " teriak Rian yang membuat semua orang di kantin menoleh padanya.
" Yan loe jangan teriak juga kali nohh pada ngeliatin kita disangka gila loe " ujar Aji lalu berjalan lebih dulu meninggal kan Rian.
" Wahh loe temen kampr*t gue ditinggal juga " ucap Rian lalu berlari mengejar kedua temannya.
Setelah kepergian Adrian dkk, Arian kembali melanjutkan makannya .
" Loe berdua kenapa gak bilang sih klo ada Adrian di belakang gue " ucap Ariana.
" Ya soory Na, kita tadinya mau bilang ehh malah si Adrian ngode nyuruh kita diem. Mana mukanya tadi serem banget, untung ganteng hehehe " jawab Cella.
" Iya Na, serem tau tadi mukanya Adrian. Ehh tapi itu loe serius nerima tantangan dia? " tanya Risya.
" Ya...gu gue gak tau jugalah, duhh gimana nihh gue udah terlanjur Nerima lagi. Loe tau kan otak gue gak selancar dia huhh " ujar Ariana merasa uring uringan.
" Lagian sii loe, kalo kita gak bakal berani lah. Masuk 10 besar ga mudah Na, apalagi lawannya orang kek Adrian sama anak anak kelas A " ujar Cella.
" Haaaa terus gue harus gimana sekarang. Gue gak mau di perintah terus sama adek lukcnut ituuuu " ujar Ariana.
" Yah gimana nasi udah jadi bubur. Sekarang loe harus berusaha aja belajar biar nilai ujian loe bagus dan masuk 10 besar di sekolah ini " ujar Risya.
" Ahh gataulah pusing " ujar Ariana lalu kembali memakan makanannya.
BERSAMBUNG...
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
Haii jangan lupa Like, Koment, Vote dan kasih Rating terrrbaik kalian ya guyss🥰🤣
Thank You💙📖
__ADS_1