Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
Hanya Arian yang pantas!


__ADS_3

Hanya Arian yang pantas!


To be continue


🌼🌼🌼🌼🌼


Adrian dan Ariana sudah sampai di rumah. Sepulang sekolah sebenarnya Ariana ingin pergi ke mall bersama Risya dan Cella untuk menonton film. Tapi apalah daya Adrian yang selalu over protective padanya.


Ariana kesal akhirnya langsung masuk ke dalam kamarnya. Adrian pun sama, dia masuk ke dalam kamarnya yang berhadapan dengan kamar Ariana.


" Sebel sebel haaaaaaaaa " teriak Ariana kesal. Untung saja kamar gadis itu kedap suara, jadi seisi rumah tidak akan mendengar teriakannya.


" Dasar adek nyebelinnn masak gue mau nonton doang ke mall ga boleh sih. Iya gue tau kemarin gue emang hampir celaka karena ga dengerin omongan dia. Tapi kan ini beda gue perginya sama Cella Risya masak dilarang juga hihhhh " oceh Ariana tanpa henti.


" Udahlah mending gue mandi, abis itu gue mau belajar, pokoknya gue harus bisa masuk 10 besar ujian semester kali ini. " ujarnya lagi. Lalu mengambil pakaian ganti dan masuk ke dalam kamar mandi.


Di kamar Adrian, lelaki itu sedang tersenyum sendiri. Ternyata dia sedang mendengarkan semua ocehan Ariana di kamarnya.


Adrian sengaja memasang alat penyadap di kamar Ariana untuk keamanan gadis itu, bukan untuk niat buruk. Dia ingin selalu mengawasi Ariana agar tetap aman.


" Ariana loe bener bener beda dari cewek lain. Walau sekarang status kita kakak adik, tapi gue akan berusaha semampu gue agar gue pantas bersanding sama loe. Supaya Papa dan Mama ngasih gue ijin buat gantiin mereka jagain loe selama hidup gue " ujar Adrian.


Yah, memang perasaan Adrian pada Ariana lebih dari sekedar rasa adik pada kakaknya. Sejak kecil bagi Adrian, Ariana adalah cinta pertamanya.


Sejak kehadiran Ariana di keluarga mereka, terasa sangat beda. Keluarga Raharja terasa lengkap dan semakin harmonis dengan kehadiran Ariana.


Tak lama telepon Adrian berbunyi.


Tringgggg


Tertera nama 'Mama'. Adrian langsung menetralkan raut wajahnya. Lalu mengangkat panggilan video dari Mamanya.


" Hallo Ma " sapa Adrian masih dengan wajah datarnya.


" Hai boy...bagaimana kabar kalian? " tanya Mama Winda.


" Hmm baik Ma " jawab Adrian.


" Kakak kamu gimana Adrian? apa dia baik baik aja setelah kejadian kemarin? " tanya Mama Winda khawatir.

__ADS_1


" Ariana baik Ma, tadi dia juga masuk sekolah " jawab Adrian.


" Syukurlah...Mama sama Papa khawatir banget kemarin dapat kabar tentang Ariana nak " ucap Mama Winda.


" Maafin Mama Papa belum bisa pulang, kami sebenarnya ingin langsung pulang setelah dapat kabar, tapi cuaca disini buruk dan gak memungkinkan penerbangan pesawat " lanjut Mama Winda.


Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan awet muda itu sangat menyayangi anak anaknya. Beliau wanita yang lemah lembut, dan penyayang.


" Jangan khawatir Ma, ada Adrian yang bakal jaga Ariana. Mama Papa fokus sama kerjaan disana aja, urusan disini biar Adrian oke " ujar Adrian meyakinkan Mama Winda.


" Hemm baiklah, Mama Papa percaya sama kamu Adrian. Jangan sampai kecewain kami, dan emm dimana kakak kamu? " tanya Mama Winda.


" Ariana lagi di kamarnya Ma, mungkin masih mandi " jawab Adrian.


" Ishh kamu ini, dia kakak kamu Adrian masih aja manggil nama nya anak nakal " protes Mama Winda. Sedangkan Adrian hanya memasang wajah datarnya.


" Hai boyyy gimana kabar kamu " sapa Papa Adrian bernama Andi Raharja yang tiba tiba muncul di samping Mama Winda.


" Baik Pa, gimana urusan disana? " tanya Adrian pada Papanya.


Mama Winda merasa kesal saat Papa Andi datang. Kedua lelaki yang paling penting dihidupnya itu jika sudah bergabung serasa dunia hanya bisnis saja.


" Aman boyy mungkin 2 hari lagi kami akan pulang, gimana perusahaan disana? " tanya Papa Andi.


" Hemm baiklah, Papa percayakan sama kamu. " jawab Papa Andi.


" Mama dicuekin nihh " sindir Mama Winda saat Adrian dan Papa Andi malah membicarakan bisnis.


" Ga bisa apa ngomong bisnis nya ntaran aja, Mama kan pengen tau kabar anak anak Pa " kesal Mama Winda.


" Lihat Mama kamu ngeluarin jurus andalannya Adrian " goda Papa Andi.


" Papa..... " ujar Mama Winda dengan melotot kan bola matanya.


" Heheh damai Ma, iya iya gak lagi deh ngomongin bisnis, iyakan Boy " ucap Papa Andi minta pertolongan Adrian.


Adrian hanya mengangguk saja mendengar ucapan Papanya.


" Adrian, apa kamu serius dengan keputusan kamu boy? " tanya Papa Andi. Adrian dan Mama Winda mengerti arah pertanyaan dari Papa Andi.

__ADS_1


" Tentu Pa, Adrian hanya mau Ariana sebagai pendamping hidup Adrian kedepannya dan selamanya " jawab tegas Adrian.


" Tapi Drian, dia kakak kamu "ucap Mama Winda dengan wajah serius.


" Ariana gak ada hubungan darah sama Adrian Ma, dan dia juga bukan anak kandung Mama Papa, jadi tidak ada alasan untuk kami bersatu kan " jawab Adrian santai.


" Baiklah boy, kami mendukung keputusan kamu. Tapi ingat, jangan pernah kamu memaksa Ariana untuk bersama kamu jika dia tidak menginginkannya " ujar Papa Andi Tegas.


" Tenang saja Pa, Adrian gak akan maksa Ariana apapun itu. Adrian akan bikin Ariana sendiri yang akan jatuh hati sama Adrian tanpa paksaan apapun " jawab Adrian mantap.


Papa Andi mengangguk setuju, begitu juga dengan Mama Winda.


" Baiklah boy, jaga Ariana dengan baik selama kami tidak ada. Ingat kejadian kemarin jangan sampai terulang kembali! " titah tegas Papa Andi.


" Hemm, tidak akan Pa " jawab Adrian tak kalah tegas.


" Ya udh kami tutup ya teleponnya bye my boyy " ujar Mama Winda. Adrian hanya mengangguk setelah itu telepon dimatikan.


Adrian meletakkan ponselnya di meja, lalu menghela nafasnya.


" Huftttt "


" Gue bakal selalu jadi tameng pelindung loe Ariana.... " ucap Adrian lirih sambil memejamkan matanya menyandarkan kepalanya pada sandaran sofa yang dia duduki.


BERSAMBUNG....


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️

__ADS_1


Haii jangan lupa Like, Koment, Vote, dan Kasih Rating terrrrbaiknya ya guysss👍🏻🥰🥰🥰


Thanks All❤️📖


__ADS_2