Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
Kecewa


__ADS_3

Kecewa


...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...


To be continue


🌼🌼🌼🌼🌼


Ceklekkk


Seorang gadis yang tengah duduk termenung di ranjang king size miliknya langsung menoleh mendengar pintu kamarnya terbuka.


" Arianaaaa " teriak Cella dan Risya yang langsung menghambur ke pelukan Ariana.


" Gimana keadaan lo? " tanya Risya


" Gue baik baik aja, kalian gimana? " tanya nya balik.


" Kita juga baik baik aja kok, cuma tu pipi Risya lebam karna cowok br*ngsek itu sempet mukul " jawab Cella masih emosi.


" Udahlah Cell jangan dibahas soal itu lagi, pipi gue juga udah dikasih salep nantian sembuh. Jujur gue agak trauma setelah kejadian tadi siang." ujar Risya.


Mereka bertiga diam. Ya mereka memang merasa trauma karna kejadian tadi siang.


" Maafin gue ya gue gak bakal bahas soal itu lagi, sejujurnya gue juga takut " balas Cella sambil menunduk.


" Iya gak papa, udah jangan dibahas lagi ya " jawab Risya dan diangguki Cella.


Ketiganya saling berpelukan guna menguatkan satu sama lain.


" Eh iya Na, kita kesini juga mau nyampe in kabar bahagia kita " ujar Cella dengan gaya ceria khasnya.


" Kabar apa? " tanya Ariana penasaran.


" Risya jadian sama Aji " ujar Cella enteng membuat Risya melotot.


"What the hell.... orang loe sendiri juga jadian kali?!!!! " batin Risya kesal.


Tukk


" Awwwww " rintih Cella.


" Loe ngapain ngomongin gue oneng... loe sendiri jadian sama Rian " balas Risya kesal.


" Hehehehe ya suka suka gue lah " balasnya enteng, membuat Risya makin kesal dengan sahabatnya ini.


" Kalian udah jadian? " tanya Ariana dengan wajah sumringah. Membuat kedua sahabatnya tersenyum malu.


" Iya Na, pas kita sadar dari pingsan di samping kiri gue ada Rian lagi duduk terus mukanya kaya orang khawatir gitu" jawab Cella sumringah mengingat hal itu.


" Pertama ya Risya sama Aji tuh yang jadian, terus gue sama Rian " lanjutnya.


" Aaaaa selamat ya buat kalian berdua " ujar Ariana kembali memeluk kedua sahabatnya.


" Gue seneng akhirnya penantian kalian selama ini terbalaskan sesuai keinginan " sungguh Ariana pengertian sekali dengan keduanya.


" Iya Na makasih ya gue juga seneng bangettt " jawab Risya.


" Ehh gimana setelah ini kita rayain hal ini? " usul Cella.


" Ngerayain apaan? " tanya Risya.


" Ngerayain gue sama loe udah gak jomblo lagi " balasnya semangat.


Mereka mengangguk setuju. Tapi, sedetik kemudian Ariana merenung.


" Tinggal gue yang jomblo. Sekalinya suka sama orang, malah masuk lubang buaya. Sekarang gue jatuh cinta sama orang yang gak mungkin gue milikin " batinnya.


Cella dan Risya melihat perubahan raut wajah Ariana merasa tak enak hati.


" Ariana " panggil Risya.


" Eh hemm apa? " tanyanya.


" Maafin kita ya " ujar Risya merasa bersalah.


" Maaf kenapa? kalian gak ngelakuin kesalahan apa apa " ujar Ariana memaksakan senyuman nya.


" Maafin kita Na, kita gak mikirin perasaan loe " Cella merasa bersalah.


" Ngga papa gue ngerti, kalian lagi bahagia. Gue juga bahagia buat kalian " balasnya sambil tersenyum.


" Aaaa makasih Na loe emang terdebeeeeessstttt " ujar Cella lebay sambil memeluk Ariana erat.

__ADS_1


" Ehh Cell aduhh lepasin dada gue sesek loe meluk gue gini " ujar Ariana sesak di pelukan Cella yg erat.


" Oh hehehe sorry Na gue seneng banget. " jawabnya sambil cengengesan.


Tok tok tok


Ketiga gadis diam, menoleh ke arah pintu kamar Ariana.


" Masuk " ucap Ariana.


Pintu terbuka, masuklah ketiga cowok tampan. Ya, mereka adalah Adrian, Aji, dan Rian.


Adrian menaruh nampan berisi makanan untuk Ariana.


" Gimana keadaan loe sekarang? " tanya Adrian duduk di samping Ariana. Cella dan Risya segera menyingkir dari sana menggandeng pacar masing masing.


" Udah lebih baik, katanya Bi Nur yang bawain makanan kenapa jadi loe? " tanya Ariana.


" Em gue sekalian kesini " sambil melirik Aji dan Rian yg cengengesan.


" Sorry Na, gue kesini mau nemuin Cella sekalian juga jenguk loe " ujar Rian.


" Iya gue juga, " celetuk Aji.


" Hemm iya gue ngerti, selamat ya buat kalian berempat yang udah jadian. Gue titip sahabat sahabat gue ke kalian, jagain mereka dan jangan disakitin " ujar Ariana tulus.


" Iya makasih Na, gue bakal selalu lindungin Risya dan gak akan nyakitin dia " jawab Aji sambil mengelus puncak kepala Risya dalam rangkulannya.


" Gue juga, gue janji bakal selalu ada buat Cella dan bikin dia bahagia " ujar Rian menatap Cella mesra.


" Iiihh so sweet banget kamu " ujar Cella tersipu malu.


" Iya dongg " balas Rian gemas menoel hidung Cella.


Ariana hanya tersenyum melihat kebahagiaan sahabat sahabat nya. Sementara Adrian diam dengan tampang datarnya.


" Ekhem, " dehem Adrian.


Membuat mereka semua menoleh padanya.


" Disini bukan tempat pacaran, ke taman belakang sana " ujar Adrian ketus dengan wajah datarnya.


" Ck, bilang aja loe irikan sama kita. Gue sama Rian udah gak jomblo kayak loe hahaha " ledek Aji sambil tertawa.


" Tau nih Adrian, loe gitu banget ngusir kita " ujar Risya.


" Buang buang waktu " balas Adrian cuek.


" Dihh begitu doang, noh Ariana juga jomblo karna loe, tiap ada cowok yang deketin dia udah kabur duluan karna takut sama loe " ujar Aji.


" Gue cuma jagain dia " jawab Adrian datar.


" Ya udah daripada loe bikin Ariana jomblo terus mending loe jadian aja sama Ariana. Lagian walau kalian adik kakak tapi gak sedarah kan " ceplos Rian mendapat pelototan dari Adrian. Membuat nya meneguk salivanya.


Aji juga melotot kan matanya pada Aji.


" Mati loe, Adrian bakal ngasih loe hukuman " bisik Aji pada Rian.


Sementara cewek cewek terkejut mendengar ucapan Rian. Ada sebersit harapan di hati Ariana, Cella dan Risya pun mengharapkan hal tersebut.


" Dia kakak gue " jawab Adrian datar.


Degggg


Kecewa, ya kata itu yang pas untuk suasana hati Ariana sekarang.


" Dia kakak gue dia kakak gue dia kakak gue " kata kata Adrian barusan selalu terngiang di telinganya.


Air matanya hendak keluar, tapi sekuat mungkin ditangannya.


Bukan hanya Ariana saja, Risya dan Cella pun merasakan kekecewaan.


" Adrian gimana sih masak gak ada sedikitpun rasa sama Ariana " batin Risya kesal.


" Dasar Adrian kulkas berjalan, bikin hati Ariana tambah sakit aja. Gak tau apa dia Ariana tu jatuh cinta sama loeeee hihh " kesal Cella di hati.


Suasana jadi sepi.


" Keluar " ujar Ariana dengan wajah datar. Gadis itu sebisa mungkin menahan air matanya.


" Ariana kita disini ya nemenin loe " ujar Cella.


" Kalian juga keluar, tolong ya gue mau istirahat " ujar Ariana lemah.

__ADS_1


" Ya udah Na, kita keluar ya loe istirahat. Makanya dimakan ya " ujar Risya mengalah, dia mengerti kemauan Ariana.


Risya dan Cella segera menarik lengan pacar mereka masing masing.


Adrian masih tetap diam duduk disebelah Ariana dengan tampang datar.


" Loe juga keluar Adrian, gue mau makan terus istirahat " pintanya.


Adrian mengangguk lalu berdiri dan beranjak keluar.


Setelah Adrian keluar, Ariana mulai menangis


Mengeluarkan air mata yang sedari tadi sekuat tenaga ditahannya.


" Hiksss hiksss " sambil menggigit selimutnya, untuk meredam suara tangisannya.


Di luar kamar Ariana, lebih tepatnya di ruang tamu. Mereka duduk dengan wajah tegang.


" Loe kenapa ngomong gitu sih Yan " ujar Aji kesal dengan sahabatnya yang kadang kadang ini.


" Ya sorry Ji, niat gue kan baik " ujar Rian lesu.


" Iya sayang, aku dan kita tau niat kami baik. Tapi timingnya gak pas " ujar Cella menasehati.


" Maafin aku sayang, aku janji gak bakal gitu lagi " ujar Rian merasa bersalah.


" Iya iya. Tapi Ariana pasti saat ini lagi sedih. Apalagi jawaban Adrian yang bilang dia kakaknya '" ujar Cella tanpa sadar.


" Celll " geram Risya.


" Opps sorry " Cella menutup mulutnya.


" Maksudnya apa? " tanya Rian dan Aji.


" Eeee anu ya Ariana dia dia " Cella gelagapan.


" Ariana suka sama gue " ujar Adrian tiba tiba datang dan berucap demikian. Membuat mereka berempat terlonjak kaget.


" Astaga loe ngagetin " ujar Risya.


" Maksud loe apa Adrian? " tanya Aji.


Adrian duduk,


" Ariana suka sama gue. Gue udah tau semuanya. Loe berdua ga perlu nutupin lagi " ujar Adrian menatap Cella dan Risya bergantian.


" Bener itu honey? " tanya Aji pada Risya. Gadis itu hanya bisa mengangguk.


" Iya Ariana emang suka sama Adrian, tapi dia sadar kalian berdua itu sodara dan gak mau ngecewain Mama Papa nya " ucap Cella.


" Darimana loe tau? " tanya Cella pada Adrian.


" Gak penting darimana gue tau. Yang gue mau sekarang, loe berdua rahasiakan hal ini. " ujar Adrian.


"Wahhh berarti kalian saling suka dong cuma karna hubungan kakak adik ini cinta kalian terhalang " ceplos Aji girang.


" Hah jadi loe Adrian selama ini suka sama Ariana? " ujar Cella kaget begitu juga Risya.


" Dan selama ini loe overprotektif sama Ariana karna loe gak mau Ariana dimiliki siapapun kan " tebak Risya.


Adrian mengangguk,


" Lebih dari suka, perasaan gue gak semudah yang kalian fikir " jawab Adrian begitu serius.


" Rencana loe apa selanjutnya? " tanya Cella penasaran.


" Gue butuh bantuan kalian " ujar Adrian membuat Risya dan Cella saling pandang.


BERSAMBUNG....


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️

__ADS_1


HELLOO GUYSSS JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, VOTE, AND KASIH RATING TERRRBAIKNYA OKEEYY🤭🤗🤗🤗


THANKS ALL❤️📖


__ADS_2