
Keasikan
...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...
To be continue
🌼🌼🌼🌼🌼
(Visual Pulau Pribadi dan Villa Keluarga Raharja)
" Yeayyyy pantaiiiii i'm cominggggg " teriak Ariana, Risya dan Cella yang baru saja turun dari kapal.
Ketiga gadis itu langsung berlari menuju pantai. Meninggalkan yang lainnya serta barang bawaan mereka.
Mereka hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan ketiga gadis cantik tersebut
" Guyss liat wahh indah bangettt " ujar Risya senang.
" Bener loe Sya, indah bangettt rasanya kayak di surga " jawab Cella.
" Iya nihh bikin fikiran plong liat pemandangan indah gini. Udah lama rasanya ya kita gak liburan " kata Ariana.
Mereka berkeliling sambil terus menatap kanan kiri pemandangan pantai.
Cella mengeluarkan ponsel miliknya,
" Fotoin gue donggg mumpung bagusss nihh " pinta Cella dan langsung menyerahkan ponsel miliknya pada Risya.
Cekrekkkk
(Visual ootd Cella di pantai)
" Gantian loe fotoin gue nihh " pinta Risya. Sedangkan Ariana memilih duduk di atas pasir pantai dan memainkannya.
Risya langsung berjalan menuju bebatuan pinggir pantai dan berpose disana.
Cekrekkkk
(Visual ootd Risya di pantai)
" Wahh baguss pinter juga loe Cell " puji Risya.
" Iya dongg Cella gitu lohhh " balasnya sambil menepuk dadanya pelan.
" Ehh Ariana mana? "
" Tuhh disana " tunjuk Cella pada Ariana yg tengah duduk di pasir.
Risya tersenyum jahil,
" Kita foto Ariana dari sini, soalnya dia biasanya kan suka nolak buat foto " usul Risya dan langsung diangguki setuju oleh Cella.
" Satu, dua, tiga. Arianaaaa " panggil mereka membuat Ariana menoleh
Cekrekkkk
(Visual ootd Ariana di pantai)
" Ehh ngapain kalian? " teriaknya.
" Hehehehe ga ada kita cuma foto loe doang. Nih hasilnya bagus kok " balas Cella berteriak juga. Karna memang jarak mereka agak jauh saat ini.
Ariana bangkit dari duduknya dan menghampiri kedua sahabatnya.
" Mana coba gue liat " pintanya.
__ADS_1
" Nihh " .
" Hemm iya cantik ya gue hehehehe " ucap Ariana memuji potret dirinya.
" Ya itu karna keahlian kita berdua makanya loe di foto cantik nihh " balas Risya.
" Betull tuhh " sahut Cella, lalu mereka bertiga tertawa bersama.
Lalu setelah itu mereka sadar akan sesuatu.
" Barang kita!?!??" ketiga gadis itu yang baru ingat barang bawaannya langsung berlari menuju Villa.
Hoshhh hoshhh hoshhh
Sesampainya di Villa, mereka melihat Tuan dan Nyonya Raharja sedang duduk santai di sofa rotan menghadap ke pantai.
" Kalian bertiga kenapa hemm? " tanya Nyonya Winda sambil menaruh majalah yang tadi dibacanya.
" Hoshh kita abis lari Mam " jawab Ariana sambil duduk di sofa diikuti Cella dan Risya.
" Kenapa berlarian, kalau jatuh bagaimana sayang? " ucap Tuan Andi.
" Hehehe maaf Pa, tadi kita keasikan foto foto di pantai sana lupa sama kalian sama barang kami juga,jadi buru buru kesini sambil lari " ujar Ariana kikuk.
" Iya Uncle kami keasikan disana tadi " sahut Cella.
Sedangkan Risya dan Cella masih ngos ngosan berusaha mengatur nafasnya.
" Barang kami dimana Mam? "
" Ada di dalam, di ruang tamu. Kalian pilih kamar masing masing yang kalian suka " jawab Nyonya Winda sambil tersenyum lembut.
" Baiklah kalian segera masuk sana kami mau bermesraan disini " ujar Tuan Andi menggoda Nyonya Winda.
Membuat ketiga gadis itu tertawa lucu melihat wajah Nyonya Winda yang malu malu.
" Ciee cieee Uncle sama Aunty walau udah tua tetep romantis " celetuk Risya dan ditertawai oleh Ariana dan Cella
Tuan Andi dan Nyonya Winda yg dibilang 'tua' melongo.
" Tentu Papa, lihat Mama masih cantik dan Papa tampan " jawab Nyonya Winda sambil membelai wajah Tuan Andi lembut.
Membuat ketiga gadis itu meleyottt melihat kemesraan keduanya .
" Kyaaaaa pengennnnn " teriak Cella.
" Meleyottt hati adek bang " ujar Ariana mendramatisir.
" Uwuuuuu pasangan so sweet " ujar Risya.
" Haisshh sudah sudah gadis gadis ini, kalian masuk sana di dalam para laki laki itu sedang bersantai kalian ganggu saja mereka " protes Nyonya Winda.
Ketiga gadis itu cekikikan mendapat protesan. Lalu pergi dari sana dan masuk ke dalam Villa.
Terlihat disana Adrian yang duduk sambil memainkan ponselnya entah apa yang dilihat sehingga sangat fokus.
Aji dan Rian sedang asik memainkan game online di HP masing masing sambil mengoceh tak karuan.
" Yakk maju terus gue hampir menang Ji " oceh Rian masih fokus pada gamenya.
" Tungguin gue dongg ahh elahh kaga setia kawan loe " protes Aji.
" Bodo"
Ketiga gadis cantik itu geleng geleng kepala melihat ketiga cowok itu.
Katanya liburan, malah main ponsel gimana sihhh.....
Pukk
" Apaan sih Ji loe nepuk nepuk gue " protes Rian masih terus asik pada ponsel di tangannya.
" Siapa juga yang nepok loe liat nih tangan gue lagi main " balas Aji masih fokus pada ponselnya.
Posisi keduanya sekarang saling membelakangi. Jadi tidak tau keadaan satu sama lain.
" Yan loe kurang kerjaan banget noel kuping gue sih " protes Aji.
__ADS_1
Ketiga gadis itu menahan tawa melihat tingkah Aji dan Rian.
Adrian yang sedari tadi mendengar ocehan kedua sahabatnya pun mendongak, ternyata Ariana dkk sudah kembali dari pantai dan sedang menjahili kedua sahabat nya.
Ariana dkk melotot pada Adrian agar diam dan tak memberi tau kedua cowok yang sedang sibuk main game tersebut.
Mendapat tatapan itu Adrian hanya acuh dan beranjak dari sana menuju kamarnya.
Ariana menyusulnya sambil mengambil tas miliknya. Gadis itu berjalan dibelakang tubuh Adrian yg tinggi dan gagah.
" Kamar yang masih kosong dimana aja? " tanya Ariana.
Villa keluarga Raharja benar benar luas dan besar. Villa tersebut memiliki kurang lebih 20 kamar, 2 dapur, 1 ruang tamu yg luas, 1 ruang penyimpanan barang dan beberapa ruangan lainnya.
" Di lantai atas " jawab Adrian singkat tanpa menoleh. Lelaki itu menaiki anak tangga, dan Ariana masih mengikuti di belakangnya.
Tidak salah kan, karna tujuan mereka memang sama.
" Kamar Mama Papa disebelah mana? " tanya Ariana lagi.
" Di bawah, sebelah kanan pintu utama. " jawab Adrian.
" Ohh gitu, ya udah kalo gitu gue kamar di bawah aja deh deket kamar Papa Mama " gadis itu hendak berbalik badan.
Namun tangannya ditahan oleh Adrian.
" Kenapa? " tanyanya.
" Kamar loe sebelah kamar gue, kamar kamar di lantai bawah buat kamar orang tua mereka nanti " ujar Adrian sambil menunjuk Rian, Aji, Cella dan Risya yg tengah berdebat di ruang tamu.
" Haihh ya udah lah, sebenarnya gue males aja naik turun tangga tapi, ya udah lah. Kamar Risya sama Cella dimana ? " tanya Ariana lagi.
Tanpa mengeluarkan suara, Adrian menunjuk dia pintu kamar yg berhadapan.
Ariana mengangguk.
" Kalo kamar Rian sama Aji dimana? "
Adrian mengangkat sebelah alisnya.
" Buat apa? " tanya Adrian datar.
" Ya kali aja gue mau mampir ke kamar mereka gitu " jawab Ariana ngasal.
Adrian langsung menatapnya tajam.
" Jangan harap. " ujar Adrian tegas lalu langsung masuk ke dalam kamarnya.
Meninggalkan Ariana yang masih berdiri disana sambil cekikikan.
" Hihihi dasar Adrian, posesif nya gak ilang ilang " gumamnya.
Setelahnya Ariana langsung masuk ke dalam kamar miliknya sambil membawa barang miliknya.
BERSAMBUNG......
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
🏵️
hellloo alll🤗 Jangan lupa ya Like, Koment, Vote dan Rating terrrbaik nyaa🥳🥳🥳
Thank You💙🥰
__ADS_1