
...Haiii🤗😊 Assalamualaikun😇...
...Maaf bangett guys kalo upnya lama😉☺ Author bener bener lagi ada kerjaan yg gak bisa ditinggal. Jadi, ya perkiraan akan up episode baru sekitar 3 hari sekali🤗😊...
...Mohon di maklumi ya guyss😉...
...Okeyy langsung aja yukk dibaca nihh guyss...
...Happy Reading❤📖...
To be continue
🌼🌼🌼🌼🌼
Saat ini, Ariana berserta Cella dan Risya sedang menuju kantin bersama. Mereka bertiga jalan sambil berbincang dan bercanda.
Banyak mata yang memandangi mereka bertiga. Ada yang memuji, menggoda, hingga mencibir dan mengolok olok mereka.
Tapi hal itu tidak diambil pusing oleh Ariana, Cella dan Risya. Mereka tetap berjalan sambil bercanda ria. Karna mereka tau, orang orang yang memuji maupun mengolok olok itu menyasarkan semuanya pada Ariana.
Ada dari mereka yang iri karna kecantikan Ariana, iri karna Adrian selalu peduli padanya. Bahkan Ariana bukan murid cerdas dan berprestasi seperti Adrian. Tapi mendapatkan perhatiannya. Mereka tidak tau jika Ariana adalah putri keluarga Raharja yang berarti kakak Adrian. Kecuali Cella, Risya,Rian dan Aji tentunya.
Jadi mereka membenci Ariana. Tapi Ariana tetap Ariana, gadis yang kuat, berpendirian teguh dan cuek. Dia tak pernah membalas ocehan mereka yang mengolok dan menghujatnya. Dalam artian 'bodo amat'.
" Ehh guyss udah penuh semua nihh mejanya gimana dong " ujar Risya lesu sambil mengedarkan pandangannya.
Ariana dan Cella pun melakukan hal yang sama.
Tak lama, Cella menemukan tempat kosong di meja yang di tempati oleh Adrian, Rian, dan Aji.
" Ehh tuhh tuhh disana kosong " ujar Cella sambil menunjuk ke arah meja Adrian.
" Mana? " tanya Ariana.
" Itu meja pojok sana yang ditempatin sama Adrian dkk " ujar Cella lagi.
Ariana dan Risya melihat ke arah yang ditunjuk oleh Cella.
Ariana memutar bola mata malas. Sedangkan Risya dan Cella berbinar senang.
" Yaudah yukk kita kesana gue udah laper bangett nii pengen makan. Gak apa apa lah kita gabung sama mereka toh kita temen sekelas " ujar Risya sambil mengembangkan senyumnya.
" Ya udah ayo " ujar Ariana membuat kedua temannya senang.
Mereka berjalan menuju meja yang ditempati Adrian dkk.
" Hai, boleh gabung gak? soalnya meja lain udah penuh " sapa Risya dengan senyum manisnya.
Membuat Ryan dan Aji menoleh. Sedangkan Adrian tetap diam tanpa menoleh.
Aji yang mendengar sapaan manis dari Risya hatinya berbunga bunga.
" Ehh hai juga manis...boleh kok gabung duduk aja sini nih sebelah babang Aji " balas Aji dengan senyumnya.
Risya yang mendengar pujian dari Aji hatinya merasa senang dan tersipu malu.
" Cella mau duduk deket Aa Rian nggak? sini nih " ujar Ryan pada Cella. Membuat Risya merona dan tersipu malu.
" Udah ah mau duduk apa nggak sih " ujar Ariana kesal. Membuat mereka berempat langsung bungkam. Sedangkan Adrian tetap diam memasang wajah datarnya sambil makan.
" Iya iya bu bos udah ngamuk guyss wkwkwkw " ujar Aji menggoda.
" Ya udah sini bu bos duduk deket pak boss tuh. Pak bosnya diem diem bae " sahut Rian membuat Adrian meliriknya tajam.
" Duduk " ujar Adrian singkat dan datar. Mereka bertiga langsung duduk tanpa Adrian berkata dua kali.
__ADS_1
" Loe mau pesen apa Ariana, Cella? " tanya Risya.
" Gue mau somay sayur 1 sama jus jeruk aja 1 " jawab Ariana.
" Kalo gue mie ayam 1 es teh 1 " ujar Cella.
" Okey gue pesen dulu "ujar Risya lalu beranjak pergi dari sana.
" Eh guyss gue juga mau nambah pesenan nih gue kesana dulu ya " ucap Aji buru buru.
" Dihh dasar loe kadal. Bilang aja mau nyusulin si Risya pake alasan segala lagi " ujar Rian membuat Aji menoleh dan nyengir aja.
15 menit kemudian makanan yang dipesankan oleh Risya dan Aji datang. Mereka kemudian makan dengan tenang tanpa bicara. Tentu saja itu bukan keinginan mereka, tapi mereka sadar diri kalau duduk dan makan bersama Adrian tidak boleh bersuara sedikitpun.
Saat mereka makan, tiba tiba meja mereka di gebrak oleh seseorang. Membuat mereka kaget bukan main. Semua penghuni kantin menoleh ke asal suara.
Brakkkkk
" Eee pala Rian botak " celetuk Aji saat kaget. Membuatnya mendapat jitakan di kepala dari Rian.
" Woyy loe cab* cab*an minggir loe bertiga!!! " ujar Sintia dengan wajah angkuhnya.
Ya, yang datang menggebrak meja adalah Sintia, Agnes, dan Jessi dengan wajah angkuhnya.
Ariana, Risya, dan Cella yang ditunjuk oleh Sintia hanya diam tak menanggapi. Hal itu membuat Sintia dan teman temannya kesal.
" Loe bertiga bud*g ha!! " ujar Sintia marah.
" Loe bertiga bisa diem gak, ini kantin tempat makan bukan tempat bikin onar " ujar Rian kesal dengan wajah datarnya.
" Rian, kamu kok gitu sih sama aku dan temen temen aku " ujar Agnes sok manja dengan menggaet lengannya.
" Lepas. " ujar Rian datar dengan wajah datarnya. Membuat Agnes langsung melepas pegangan tangannya.
" Mending loe bertiga pergi dari sini, kita mau makan " usir Aji dengan wajah datar.
" Ihh Sin, jangan gitu dong sama sama bebeb Aji kan kasian dia " ujar Jessi lalu mengedipkan mata pada Aji. Membuatnya merinding.
" Bodo amat " ujar Sintia malas.
" Loe, pergi sekarang. Gue mau duduk disini sama Adrian " usir Sintia pada Ariana.
" Ehh gak bisa gitu dong. Ariana sama kita lebih dulu duduk disini loe gak bisa usir usir kita seenaknya " ujar Cella tak terima.
" Hallah udah deh loe diem aja cab*! " ujar Jessi merendahkan Cella. Membuat Cella meradang tapi masih di tahan.
Ariana yang memang malas hanya diam tanpa menjawab. Dia membereskan makanan dan minumannya. Hal itu membuat Sintia tersenyum senang.
" Ariana loe jangan mau kalah sama orang stres kayak mereka. Kita juga berhak kali duduk disini sama sama bayar juga sekolah " ujar Risya menahan Ariana agar tak pergi.
" Gue males berisik. Ayo kita kesana ada tempat kosong " ujar Ariana dengan nada datar.
" Udah sana cepetan jangan banyak drama! " usir Jessi.
Saat Ariana hendak berdiri, tangannya di tahan oleh Adrian.
" Jangan pergi. " ujar Adrian singkat dengan wajah datar.
" Lepas, gue mau pindah tempat " ujar Ariana.
" Duduk. " titah Adrian dengan sorot mata tajam.
Bagai tersihir, Ariana langsung menuruti ucapan Adrian dan duduk kembali.
" Ihh Adrian kamu kok nyuruh dia duduk sihh kan udah bener tadi dia mau pindah. Terus aku deh yang duduk di samping kamu " ujar Sintia manja sambil memegang tangan Adrian.
__ADS_1
" Lepas. " ujar Adrian pada Sintia dengan sorot mata tajam. Membuat Sintia takut dan langsung melepas tangannya.
" Kamu kenapa sih selalu belain dia hah?! dia itu gak penting Adrian. Dia cuma cewek yang suka tebar pesona di sekolah. Pinter juga nggak, masih lebih baik aku dari pada dia!? " ujar Sintia dengan kesal.
" Bukan urusan loe " balas Adrian singkat.
" Aku itu suka sama kamu Adrian. Aku pinter, cantik, kaya, gak kampungan kayak dia! " ujar Sintia.
" Emang dia siapa sih sampe kamu belain dia terus!? " lanjut Sintia dengan bersungut sungut.
Ariana yang sedang di perdebatkan hanya cuek dan memakan makanannya.
Sedangkan yang lain diam tanpa berani menyela.
Adrian maju, mendekati Sintia. Membuat Sintia senang dikiranya Adrian akan meminta maaf dan membujuknya.
Tapi....
" Ariana lebih berharga dari berlian sekalipun. Sedikit aja loe buat dia celaka, gue pastiin loe sama temen temen beserta keluarga loe akan dapat balasan 100x lipat. " ujar Adrian berbisik di telinga Sintia.
Mendengar bisikan Adrian, tubuh Sintia kaku. Hatinya berdebar, dia terpaku dengan ucapan Adrian barusan.
" Guys a a ayo kita cabut " ujar Sintia gagap saat tersadar dari kegugupannya.
" Lah kenapa sih Sin, gue kan pengen duduk sama bebeb gue " ujar Jessi.
" Bener Sin kata Jessi, gue mau duduk bareng Rian " ujar Agnes.
" Jangan bantah gue. Klo gue bilang cabut ya cabut! Kalo loe mau disini, jangan harap hidup loe akan tenang " ancam Sintia.
Mendengar itu, Jessi dan Agnes langsung patuh bagai kerbau dicocok hidungnya. Akhirnya mereka bertiga pergi dari sana. Adrian kembali duduk dan makan.
" Ehh kenapa tuh mereka bertiga kok langsung pergi aja " ujar Risya kepo dan penasaran.
" Iya ya kenapa sih " sahut Cella.
Adrian diam tak menanggapi.
" Udah biarin aja mungkin mereka udah sadar kali " balas Ariana cuek.
Lalu mereka melanjutkan makan yg sempat tertunda karna keributan tadi.
BERSAMBUNG....
🌺
🌺
🌺
🌺
🌺
🌺
🌺
🌺
🌺
...Holllaaa guysss👋👋👋...
...Gimana gimana gak nyesel kan nunggu kelanjutan episodenyaaa hehehehe😄😄😄...
__ADS_1
...Yukk kasih dukungab kaliab dengan cara Like, Koment, Vote, and kasih ratingg terrrbaikk kalian😉😊...
...Thank You guyss❤😚...