Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
Ariana Bimbang


__ADS_3

Ariana Bimbang


...Happy Reading Guuyyss โค๏ธ๐Ÿ“–...


To be continue


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Ariana kembali ke kamarnya dengan perasaan campur aduk. Dia tidak tau harus bersikap seperti apa nantinya.


Brakkk


Gadis itu menutup pintu kamarnya dengan keras.


" Beg* beg* loe Ariana kenapa juga loe bisa kayak tadi sihh " gerutunya pada dirinya sendiri.


Ariana memegangi bibirnya, masih teringat akan hal yang baru saja terjadi antara dirinya dan Adrian. Seulas senyum terukir di bibirnya, tapi sedetik kemudian wajahnya murung.


" Gak gak Ariana loe gak boleh, loe harus sadar Adrian itu adik loe. Inget Ariana Mama Winda sama Papa Andi udah baik banget sama loe, udah mau ngejadiin loe anak mereka dan loe gak boleh kecewain mereka " ujar Ariana pada dirinya.


Sebelah tangannya memegang dadanya yang terasa sesak. Entah sejak kapan dirinya mulai merasakan jantungnya berdetak kencang saat bersama Adrian.


Apakah dia ada perasaan lebih dari seorang kakak adik dengan Adrian?


Apakah dirinya menyukai Adrian? Walau notabene dirinya tidak memiliki hubungan darah dengan Adrian. Apa perasaannya salah?


Ariana mulai menangis. Dadanya sesak memikirkan semua itu. Disatu sisi dia mulai menaruh perasaan lebih pada adik tirinya, disini lain dia tidak mau mengecewakan Mama Papa angkatnya.


" Hikkss gue ini kenapa sihh hikkss " tangisnya dengan kesal.


Setelah beberapa saat menangis dan merasa lega, Ariana memutuskan untuk mandi karna badannya terasa lengket dan perutnya pun sudah demo minta diisi.


Malam harinya, Adrian dan Mama Papanya sudah menunggu Ariana di ruang makan. Cowok tampan itu diam sambil memikirkan kembali kejadian tadi sore. Seulas senyum terbit dibibir nya.


Bi Nur yang sedang menata makanan di atas meja pun merasa bingung melihat Adrian senyum senyum sendiri.


Begitu juga dengan Papa dan Mama Adrian yg merasa heran dengan putra mereka. Tapi hanya diam saja toh masih dalam hal wajar.


" Sepertinya Tuan Muda sedang bahagia " batin Bi Nur. Dirinya tak seberani itu ingin bertanya langsung ada apa dengan Adrian.


" Drian, kakak kamu mana? " tanya Mama Winda.


" Siapa Ma? " tanya balik Adrian dengan wajah datar.


" Adrian, mana Ariana kenapa kalian tidak turun bersama? " tanya Mama Winda lagi dengan kesal karna Adrian selalu bersikap seperti itu jika menyebut Ariana sebagai kakaknya.


" Gak tau Ma, tadi Drian udah samperin tapi gak ada jawaban, mungkin masih mandi " jawab Adrian sekenanya.


Tak tak tak


Suara langkah kaki membuat semua orang yang ada di ruang makan menoleh ke asal suara.Ariana datang dengan wajah lesu dan mata yang sedikit membengkak.


Mama Papa merasa heran dengan anak gadisnya itu. Tetapi beda dengan Adrian, dia malah merasa tak enak apa mungkin Ariana menangis karna kejadian tadi?


" Malam Ma Pa " sapa Ariana dengan senyum yg dipaksakan.


" Malam girls " jawab Papa Andi sambil tersenyum ramah pada putrinya.


" Malam juga sayang...kenapa baru turun hemm dan kenapa wajah cantik gadis Mama ini keliatan murung? " tanya Mama Winda.


Ariana menggeleng.


" Nggak papa Ma " jawab Ariana dengan senyum.


" Apa Adrian jahil lagi ke kamu ya hemm sini bilang Mama biar Adrian Mama jewer kupingnya " ujar Mama Winda sambil menatap Adrian horor.


Sedangkan Adrian hanya acuh saja ditatap seperti itu oleh Mamanya.

__ADS_1


" Sudah sudah, lanjut nanti saja bicaranya. Sekarang kita makan malam dulu " Papa Andi angkat bicara.


Lalu mereka makan malam bersama dengan tenang.


_Skip Pagi Hari di sekolah_


Ariana pagi ini terlihat murung di dalam kelas. Bahkan saat ditanya oleh Cella dan Risya dia hanya menggeleng saja.


Adrian pun juga bingung dengan sikap Ariana. Apa dia marah pada dirinya karna hal kemarin? Adrian sangat merasa bersalah pada Ariana.


Bahkan tadi pagi saat di mobil, Ariana tak bicara sepatah katapun pada Adrian. Tak seperti biasanya Ariana yang selalu mengoceh ini itu padanya.


" Na, loe kenapa sih dari tadi diem mulu, loe lagi sakit gigi ya? " tanya Cella gemas.


Ariana menggeleng.


" Nggak Cell, gue cuma lagi gak mood aja " jawab Ariana.


" Eh oya iya, hari ini keluar loh hasil ujian kemaren, kalian gak mau liat hasilnya? " tanya Risya dengan semangat.


" Maulah, penasaran banget gue tu dari semalem pas ada pengumuman di grub kalo hasilnya keluar hari ini " sahut Cella pun dengan semangat.


" Ya udah yuk kita liat, ayo Ariana loe ikut yah yah ...gue yakin loe pasti masuk 10 besar setingkatan kita " ajak Risya semangat 45๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.


" Ayo Na yukk cepetan biar loe happy lagi. Gue yakin loe bisa kalahin Adrian tuh " desak Risya.


Mau tak mau Ariana ikut bersama Risya dan Cella.


Di depan papan mading, ramai dengan siswa siswi yang juga melihat hasil ujian mereka.


" Pangeran gue emang cerdas peringkat 1 dia tuh " ujar seorang siswi.


" Pangeran loe apaan, Adrian punya gue kali. Ya jelaslah dia tu pinter pasti peringkat 1 betah tu disana gak pernah geser " jawab yg lain.


" Ehh ehh loe liat gak Ariana yang biasanya dapet peringkat rendah dia masuk 5 besar setingkatan kita " ujar salah satu siswi.


" Pasti curang tuh dia mana mungkin bisa melonjak gitu " cibir siswi lain.


" Yeee bilang aja loe ngiri kan, Ariana juga cantik populer " jawab temannya.


Ariana, Cella, dan Risya yang tak sengaja mendengar ucapan siswi siswi itu kaget.


Tujuannya masuk 10 besar kenapa bisa masuk 5 besar???


" Na Sya,loe berdua denger kan tadi tu orang bilang??? " tanya Cella heboh.


Keduanya reflek mengangguk.


" Aaaaaaaa Ariana loe hebat bangetttt ayok cepetan kita liat langsung gue mau foto tuh pengumuman " Cella langsung menarik tangan Ariana dan Risya yg masih bengong.


" Na bener tuh loe masuk 5 besar. Wahh sahabat gue emang the best " ujar Cella heboh.


" Wahh iya Na, loe masuk 5 besar....Cell celll tuh peringkat kita juga naik huaa terharu gue " ujar Risya.


" Huaaa loe bener, huaaa " Cella dan Risya terharu heboh. Sedangkan Ariana masih diam tak percaya. Membuat murid murid lain risih, heran, dan ada juga yg mencibir mereka.


Cekrekkk


" Udah, yuk Na Sya kita cari Adrian. Kita tagih janji dia " ajak Cella semangat.


" Ehh nggak deh Cell " tolak Ariana.


" Kenapa Na? ini kan udah janji dia kan waktu itu ". tanya Cella.


" Iya Na, tuh loe berhasil kan ayolah kita tagih janji dia " ajak Risya.


" Nggak deh, lagian kan gue bisa masuk 5 besar juga berkat dia. Dia yang ngajarin gue kan " jelas Ariana.

__ADS_1


" Ihhh gak bisa gitu dong, kan dia udah janji Na harus ditepatin dong. Udah ayok kita cari Adrian yuk Cell " ajak Risya sambil menarik tangan Ariana bersama Cella.


_Kantin Sekolah_


" Wahh Ji, loe tau gak Ariana menang tuhh dia hebat bisa masuk 5 besar " puji Rian.


" Iya nih, kayaknya Adrian siap siap harus nurutin maunya Ariana " sahut Aji.


Sedang Adrian hanya diam sambil meminum jus jeruknya.


Tak lama datanglah Ariana dkk.


" Yakk kalian disini ternyata, kita tu dari tadi muter muter nyari kalian " oceh Cella.


" Kenapa sih Cella sayang kok marah marah ntar cantiknya ilang lohh " tanya Rian menggoda membuat Cella bersemu merah.


" Hehehe maap maap Cella lagi kecapekan aja " jawab Cella malu malu.


" Ihh Cell udah deh, kita kesini tu ada urusan sama Adrian. " ujar Risya. Sedang Ariana masih tetap diam tanpa bicara apapun.


" Ehehehe iya iya lupa gue. Ekhem... Adrian loe harus tepatin janji, Ariana yang menang dia masuk peringkat 5 besar lohh " ujar Cella bangga.


" Hemm " Adrian hanya menjawab acuh.


" Ihhh Adrian masak gitu doang sih. Na tuh Adrian tuh ayo cepetan sana tagih janji nya " suruh Risya.


Adrian menoleh pada Ariana,


" Loe mau apa? " tanya Adrian.


Ariana menoleh padanya, lalu menggeleng.


" Ngga usah, perjanjian kita waktu itu batal aja. Lagian loe juga yang ngajarin gue biar bisa masuk peringkat atas jadi ya gue anggap impas aja " jawab Ariana datar.


Mereka mengernyit heran.


" Na loe serius mau ngelepas kesempatan bagus ini. Loe minta apa kek gitu, bentar lagi kan liburan semester loe minta dia bayarin liburan loe yang udah kita rencanain waktu itu " bisik Cella.


" Iya Na, biar dia gak ada larang larang loe buat pergi sama kita " bisik Risya.


Ariana menggeleng.


" Ya udah kalo gitu gue balik kelas dulu " ujar Ariana yang langsung pergi dari sana. Adrian hanya diam menatap kepergian Ariana, hatinya terasa sakit dengan sikap Ariana yang acuh padanya.


Sedangkan Cella dan Risya pergi menyusul Ariana. Rian dan Aji hanya diam karna mereka tak tahu menahu ada apa dengan Ariana dan Adrian.


BERSAMBUNG....


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


๐Ÿต๏ธ


HELLOO GUYSSS JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, VOTE, AND KASIH RATING TERRRBAIKNYA OKEEYY๐Ÿคญ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


THANKS ALLโค๏ธ๐Ÿ“–

__ADS_1


__ADS_2