Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
Jantung Berdebar


__ADS_3

Jantung berdebar


To be continue


🌼🌼🌼🌼🌼


Malam hari, setelah selesai makan malam Ariana langsung bergegas ke kamarnya. Membuat Adrian bingung dan ingin tau kenapa Ariana begitu terburu buru.


Di dalam kamar Ariana, gadis itu sedang duduk di depan meja belajarnya. Membuka buku pelajaran.


Kali ini gadis itu bertekad ingin mengalahkan Adrian.


Menit pertama Ariana masih fokus pada bukunya. Tapi di menit menit selanjutnya otaknya sudah mulai lelah.


" Arghhh kok gue gak bisa fokus sihh. Pokoknya gue harus bisa ngalahin Adrian. " ucap Ariana.


Mencoba mulai mempelajari lagi buku tersebut.


Tanpa Ariana sadari, Adrian mengintipnya di balik pintu. Lelaki itu tersenyum sendiri melihat cara belajar yang Ariana lakukan.


Ceklekkk


Ariana menoleh. Ternyata Adrian memilih untuk masuk ke dalam kamar Ariana.


" Mau ngapain loe? sorry kalo mau ngajak ribut gue lagi sibuk! " ujar Ariana ketus.


Adrian hanya diam dan terus berjalan mendekati Ariana.


" Mau ngapain sihh gue tu lagi belajar mending loe keluar dehh Adrian " usir Ariana.


Plukkk


Adrian duduk santai di ranjang king size milik Ariana dan mengabaikan ucapan gadis itu.


" Kalo mau belajar ya silahkan gue gak akan ganggu loe " jawab Adrian santai.


Membuat Ariana mulai kesal.


" Loe kesini aja itu ganggu Adriana, mending loe keluar sekarang. " ujar kesal Ariana sambil menunjuk ke arah pintu.


" Kenapa? loe takut gak bisa ngalahin gue kan " ucap Adrian.


" Loe- erghhh nyebelin banget siihh udah deh Adrian loe keluar sana huss husss " usir Ariana sambil bangkit dari kursi mendekati Adrian.


" Keluar sana gue mau belajar Adriannnn " ujar Ariana sambil menarik tangan Adrian untuk berdiri.


Tapi Adrian tak bergerak sama sekali. Usaha Ariana menarik lelaki itu sia sia tenaga mereka beda jauh.


" Iihsshh sana dehh keluar " tarik Ariana.


Akhirnya terjadilah aksi tarik menarik antara Adrian dan Ariana.


" Aaaaaaaaa (brukkkk) "


Ariana terjatuh di atas tubuh Adrian. Posisi mereka bisa dibilang romantis bisa jugaaaaa yaa kalian tau deh😂😂😂.


Degg degg degg


Detak jantung keduanya berpacu lebih kencang dari biasanya.


" Ya ampun kenapa sih sama gue, kenapa setiap deket Adrian kayak gini jantung gue gak bisa di kontrol " batin Ariana


Tatapan keduanya bertemu. Saling menatap satu sama lain dengan perasaan campur aduk.


" Cantik " batin Adrian.


Adrian pun terbawa suasana. Dia menelisik setiap detail dari wajah Ariana.


Dan jatuhlah tatapan matanya pada bibir mungil pink milik Ariana.


Adrian memajukan wajahnya. Mendekati wajah Ariana yg memang jaraknya dekat dengan wajahnya.

__ADS_1


Tatapan matanya terpaku pada bibir mungil itu.


Ariana tanpa sadar reflek memejamkan matanya. Seperti sudah tau apa yang akan dilakukan Adrian.


Wajah keduanya semakin dekat. Ariana bisa merasakan hembusan nafas Adrian yg hangat menerpa wajahnya.


Dadanya semakin berdebar.


Lalu....


" Gue bisa ajarin loe supaya bisa masuk 10 besar. Bahkan dapat 5 besar " bisik Adrian pada Ariana.


Seketika Ariana membuka matanya. Pipinya merah menahan malu.


" Kenapa merem? loe mikir gue bakal nyium loe? " tanya Adrian menggoda Ariana.


'Bodoh.'


" Apa yang loe lakuin Arianaaaaa loe mikir apaan siihh " batin Ariana.


" Kenapa diem? Loe gak mau bangun dari sini? " tanya Adrian dengan senyum smirk nya.


Seketika Ariana tersadar. Posisi mereka sangatlah bisa dibilang 'not good' untuk Ariana.


Ariana langsung bangkit dari atas tubuh Adrian.


Gadis itu berusaha menetralkan kembali perasaannya. Sementara Adrian tentu saja senang dengan kejadian barusan.


" Ke-keluar sana gue mau lanjut belajar " ujar Ariana gugup.


" Kalo ngomong liat lawan bicaranya bukan malah munggungin gitu " balas Adrian santai. Tentu saja dia tau kalau Ariana sedang malu untuk menatap nya.


" Udah deh sana keluar hih " ujar Ariana kesal dan kembali duduk di depan meja belajarnya.


Adrian gemas dengan sikap Ariana. Lalu berjalan menghampiri nya.


" Yang gue ucapin tadi serius. Gua bakal bantuin loe belajar " bisik Adrian di telinga Ariana.


" Ayo Ariana loe bisa. Jangan gini dia adik loe oke. " batin Ariana tegas.


Huftttt.


Ariana lalu menoleh.


" Loe ada rencana apa sampe mau ngajarin gue? " tanya Ariana menyelidik.


" Ck loe ternyata berpikiran buruk tentang gue " balas Adrian.


" Gue cuma kasian aja ngeliat loe, gak bisa fokus belajar gimana mau ngalahin gue " lanjut Adrian dengan nada dibuat angkuh.


" Dasar adek lucknut bisanya ngatain orang. Emm tapi loe serius gak mau ngajarin gue? " tanya Ariana dengan memelas.


Adrian mengangguk sambil tersenyum. Membuat Ariana pun senang dan tersenyum.


" Tapi ada satu syarat " ujar Adrian yg mana membuat senyum Ariana hilang.


" Udah gue duga, loe pasti bakal minta macem macem. Ya udah apa yg loe minta " tanya Ariana jutek.


Adrian tersenyum.


" Selama gue ngajarin loe, loe harus ngikutin semua aturan yang gua buat,gimana? " tanya Adrian.


Ariana diam dan nampak berfikir.


" Setuju aja kali ya, lagian dia gak bakal minta macem macem kan. Gapapa gue sekarang ngikutin maunya dia dulu, yang penting bisa masuk 10 besar dan ntar kebalik dehh dia yang ngikutin maunya gue " ujar Ariana dalam hati.


Gadis itu tersenyum penuh arti.


" Oke gue setuju " jawab Ariana sambil mengangguk.


" Oke kalau gitu loe gak bakal bisa mundur. Karna sekali gue buat perjanjian gak akan pernah gue lepasin " ujar Adrian tegas dan Ariana mengangguk.

__ADS_1


" Terus mulai kapan mau belajar? " tanya Ariana antusias.


" Besok sore sepulang sekolah, sekarang mending loe istirahat buat besok karna besok gue gak akan biarin loe santai santai " ujar Adrian dengan wajah datarnya dan pergi begitu saja dari sana.


" Ishh songong banget sih gue punya adek untung pinter plus ganteng-ehhhh kenapa gue muji dia sihh " ujarnya sambil menepuk jidat.


" Tapi emang kenyataan nya gitu sih hihihi " batin Ariana.


Tanpa Ariana sadari Adrian mendengar semua ocehan Ariana tentangnya.


...🌸🌸🌸🌸🌸...


Keesokan harinya, sore hari sepulang sekolah Adrian dan Ariana langsung bergegas menuju kamar masing masing.


Seperti janji Adrian kemarin dia akan mengajarkan Ariana belajar.


Dokkk dokkk dokk


" Adriaaaannn ayok katanya mau ngajarin gue " teriak Ariana di depan pintu kamar Adrian.


Ceklekkk


" Apa? " tanya Adrian datar.


" Apa apa loe lupa kemarin loe bilang mau ngajarin gue belajar " ujar Ariana kesal.


Karna Adrian seolah lupa dengan omongannya kemarin.


" Iya gue inget, loe gak liat gue baru selesai mandi rambut gue aja masih basah. " ujar Adrian yang memang baru selesai berpakaian setelah mandi.


" Ya- ya udah cepetan keringin terus belajar " ujar Ariana.


" Tunggu gue di meja makan, kita makan dulu setelah itu belajar " titah Adrian dan langsung menutup pintu.


" Ad- ihhh nyebelinnn banget sihh...Ya udah cepatan Adriannnn " teriak Ariana sambil berlalunya dari sana.


Takk takk takk


Adrian turun dan menuju meja makan. Disana sudah ada Ariana yg menunggunya.


" Lama banget sih " ujar Ariana.


" Berisik. Ayo cepet makan " ujar Adrian biasa saja.


Setelah itu tak ada lagi percakapan antara keduanya.


BERSAMBUNG....


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


haiii haiii guyss jangan lupa Like, Koment, Vote, dan kasih Rating terrrbaik kalian biar Author tambah semangattttt🤗🥳


Ditunggu ya next episodenya 🥰


Thanks all📖💙

__ADS_1


__ADS_2