Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
I Love You


__ADS_3

I Love You


...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...


To be continue


🌼🌼🌼🌼🌼


Semua orang yang hadir ikut merasa bahagia karna Adrian dan Ariana bisa saling mengungkapkan perasaan mereka.


Acara dilanjut dengan makan malam bersama di pinggir pantai. Para orang tua dari sahabat Adrian dan Ariana sudah datang sedari tadi.


Mereka makan malam dengan suasana hangat di temani suara deburan ombak di pantai. Saling bertukar cerita dan moment - moment indah para orang tua mereka semasa muda.


" Ya kau tau, dulu Andy sangat mengag umimu...." ucap Tuan Thomas, Papa Cella.


" Yah benar, dia bahkan sampai menyuruh anak buahnya mencari tau tentangmu " lanjut Tuan Tio, Papa Rian.


Nyonya Winda tersipu mendengar ucapan kedua sahabat suaminya itu.


" Hey hey kalian para pria tua, hentikan menggoda istriku " bela Tuan Andy.


" Cih kami tua? berkacalah kau bahkan lebih tua dariku " balas sinis Tuan Ricko, Papa Risya.


Setelah itu mereka tertawa bersama, melanjutkan percakapan para orang tua.


Setelah makan malam selesai, dilanjutkan dengan percakapan serius untuk membahas kelanjutan hubungan Adrian dan Ariana.


" Setelah pulang dari pulau ini, Adrian dan Ariana akan menikah " ucap Tuan Andy. Membuat mereka terkejut kecuali Nyonya Winda,Adrian dan Tuan Andy sendiri.


" Tapi Pa, apa ini tidak terlalu cepat? " ujar Ariana minta penjelasan.


" Benar kata Ariana Dy, apa keputusanmu ini tidak terburu-buru? " timpal Tuan Damian, Papa Aji.


" Ya, mereka masih sekolah, dan belum juga kuliah " lanjut Nyonya Daisila, Mama Aji.


Nyonya Winda dan Tuan Andy diam menyimak apa yang disampaikan oleh mereka yang hadir.


Lalu menjawab " Ya aku dan istriku tau apa yang kalian risaukan, tapi ini juga demi kebaikan Ariana dan Adrian " ucap Tuan Andy.


" Kami tak ingin mereka melakukan hal yang melebihi batas, apalagi tinggal serumah dan kamipun sering melakukan perjalanan bisnis. Aku pun percaya Adrian sudah mampu untuk bertanggung jawab atas Ariana dan kehidupan mereka kedepannya " lanjutnya.

__ADS_1


Sementara Ariana, dia diam bukan hanya mencerna apa yang sedang mereka bahas. Tapi dalam fikirannya banyak pertimbangan ini dan itu.


" Adrian dan Ariana akan tetap melanjutkan pendidikan mereka, begitu juga dengan mengurus perusahaan. " ujar Tuan Andy lagi.


Para orang tua dan sahabat Adrian juga Ariana mengangguk paham dengan penjelasan Tuan Andy.


Tidak mudah memang menjalani hubungan keluarga dan cinta secara bersamaan seperti ini. Apalagi keluarga Raharja adalah keluarga terkenal dan terhormat di negaranya.


" Baiklah Dy, kami mengerti dengan apa yang kau katakan. Kami akan mendukung keputusanmu, tapi bagaimana dengan keluarga besar kalian? " kata Tuan Tio.


Ariana meremas jemarinya, gadis itu mulai khawatir jika keluarga Papa Mamanya tak menerimanya. Terutama Kakek dan Nenek Raharja, yang selama ini sangat menyayangi dirinya layaknya cucu kandung.


Cella dan Risya yang berada disamping Ariana hanya bisa berusaha menenangkan sahabat mereka itu.


" Tenang saja, semua keluarga sudah setuju. Kakek dan Nenek juga sayang " jawab Nyonya Winda yang melihat wajah khawatir Ariana.


Semua orang bisa bernafas lega dengan jawaban Nyonya Winda.


" Baiklah karna hari semakin larut, mari kembali ke Villa, dan untuk kalian (menunjuk para anak muda) jika masih ingin berkeliling boleh saja asal jangan terlalu malam karna perkiraan cuaca akan ada badai kecil tengah malam nanti " ucap Nyonya Winda.


Lalu para orang tua segera pergi dari sana bergegas kembali ke Villa. Mereka ingin mengistirahatkan badan yang seharian telah bekerja.


Setelah itu, Adrian menghampiri Ariana yang masih saja khawatir. Cella dan Risya yang paham pun segera menyingkir dari sana.


" Hey cantik, kenapa murung hemm apa kamu gak bahagia hari ini? " tanya Adrian dengan lembut.


Ariana mengangkat kepalanya.Tatapan keduanya bertemu dan saling terkunci.


" Apa ini bukan mimpi? " tanya Ariana polos.


Adrian tersenyum, gadis ini begitu menggemaskan.


" Ini bukan mimpi, apa kamu perlu bukti ?"


Dengan polosnya Ariana mengangguk.


Tanpa aba aba Adrian mendekati wajah gadis itu, helaan nafasnya menerpa wajah cantik di depannya.


Cup


Adrian mencium kening gadis itu, membuatnya terpaku dan wajah bersemu merah.

__ADS_1


Sedangkan Cella,Risya,Aji, dan Rian melongo melihat Adrian yang biasanya dingin,cuek, juga jahil pada Ariana bisa melakukan hal semanis itu.


" Ekhemmm masih ada orang mas disini " celetuk Rian.


" Serasa dunia milik berdua yaaa " ejek Aji.


" Yang lain ngontrakk " sahut Cella dan Risya bersamaan.


Ariana tersadar jika masih ada mereka berempat. Gadis itu langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang Adrian.


" Kenapa sembunyi?" bisik Adrian.


" Maluuuu " cicitnya.


" I Love You Ariana, " ucap Adrian ditelinga gadisnya.


Bertambah lah malu Ariana dengan wajah memerah di pelukan Adrian.


" I Love You too Adrian " jawab lirih Ariana.


BERSAMBUNG......


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


Jangan lupa ya Like, Koment, Vote dan Rating terrrbaik nyaa🥳🥳🥳

__ADS_1


Thank You💙🥰


__ADS_2