Aku Mencintai Kakak Ku

Aku Mencintai Kakak Ku
Gue gak bisa


__ADS_3

Gue gak bisa


...Happy Reading Guuyyss ❤️📖...


To be continue


🌼🌼🌼🌼🌼


" Ariana tunggu " panggil Risya diikuti Cella.


Mendengar panggilan Risya, Ariana menghentikan langkahnya.


" Loe kenapa sih Na, beda gak kayak biasanya. Dulu aja loe semangat banget buat ngalahin Adrian. Sekarang loe udah berhasil malah mutusin perjanjian nya " tanya Risya.


" Iya Ariana, gue juga ngerasa loe lagi ada masalah gitu. Cerita sama kita Na, kita sahabat loe kan " ujar Cella.


Ariana diam. Dia tidak tau harus menjawab apa pada teman temannya.


" Gue gak kenapa kenapa,dan emm untuk sekarang gue belum bisa cerita sama kalian. Gini aja, besok kan udah mulai libur semester an loe berdua dateng ke rumah ya terus kita jalan jalan " ujar Ariana sambil tersenyum.


" Wahh beneran nih, ya udah besok kita berdua ke rumah loe ya. Biasanya loe paling susah kalo diajak jalan. Eh tapi emang gak masalah sama Adrian? " tanya Cella memastikan.


" Iya tuh, ntar dia malah marah lagi kalo kita kesana dan dia gak tau " sahut Risya.


Ariana menggeleng.


" Gak akan, udah tenang aja itu urusan gue oke " ujar Ariana senang.


" Okeeee " jawab keduanya kompak. Setelahnya mereka tertawa bersama.


_Skipp Keesokannya_


Tin tinn


Suara klakson mobil di depan gerbang yang megah dan kokoh.



(Mobil yang dipakai Risya)


Lalu seorang pengawal keluar dari dalam dan menghampiri mobil tersebut.


Mobil tersebut adalah milik Risya, dan ada Cella juga di dalamnya.


" Kalian siapa? " tanya pengawal tersebut.


" Kami teman sekolahnya Ariana pak, udah janjian sama dia " jawab Risya.


" Iya pak, tolong bukain gerbang nya " sahut Cella.


" Baik kalau begitu, Nona Muda Ariana sudah berpesan jika ada temannya yang akan datang " ujar si pengawal dan langsung menekan tombol otomatis gerbang tersebut terbuka.


Risya segera melajukan mobilnya memasuki halaman rumah mewah milik keluarga Raharja itu.



(Visual kediaman Keluarga Raharja)


Di depan pintu utama, ada Bi Nur bersama seorang pelayan berdiri menunggu kedatangan tamu Nona mereka.


Risya dan Cella turun dari mobil.


" Selamat datang Nona nona, saya Bi Nur kepala pelayan di rumah ini. Nona Muda meminta saya menunggu temannya yang datang karna Nona muda sedang bersiap di kamarnya " ujar Bi Nur sopan.


Risya dan Cella tersenyum ramah pada Bi Nur


" Makasih Bi, kenalin saya Risya ini teman saya Cella " ujar Risya memperkenalkan dirinya dan Cella.


" Baik Nona Risya dan Nona Cella, silahkan masuk Nona Muda meminta jika temannya datang untuk langsung ke kamarnya " ujar Bi Nur.


" Iya Bi makasih " jawab Cella dan Risya.


Mereka berdua pun berjalan mengikuti Bi Nur dan pelayan tersebut.


__ADS_1


(Visual interior Keluarga Raharja)


Mereka berdua tak henti henti nya berdecak kagum melihat langsung kediaman Keluarga Raharja.


Mulai dari depan gerbang hingga bagian dalamnya benar benar mewah dan megah.


" Mari Nona, silahkan masuk ini kamar Nona Muda Ariana. " ucap si pelayan wanita yang bersama mereka tadi.


" Ah oh iya makasih ya mbak " ujar Cella ceplos.


Tukk


" Loe ngeliatin apaan sih Cell sampe gak fokus? " bisik Risya setelah mengetuk pelan dahi Cella.


" Aww loe ngapain sihh sakit tau jidat gue. Gue tu dari tadi gak fokus karna ngeliat ni rumah gila mewah banget " bisik Cella.


" Norak loe Cell, padahal loe juga anak orang kaya kali " cibir Risya berbisiik.


" Yee loe juga sama kan norak kek gue loe juga anak orang kaya kalo loe lupa " balas Cella.


" Ekhemm maaf Nona nona, apa yang sedang kalian bicarakan? " tanya Bi Nur karna penasaran dengan kedua teman Ariana yg sedari tadi berbisik.


" Ehh hahaha gak ada Bi Nur, ohh iya kita langsung masuk ya Bi makasih sebelumnya " jawab Risya cepat cepat dan menarik Cella masuk ke dalam kamar Ariana.


Meninggalkan Bi Nur dan pelayan yang masih heran dengan mereka berdua.


Ceklekkk



(Visual kamar Ariana)


(Sekedar info, kalo Cella sama Risya ini emang baru pertama kali main ke rumah Adrian sama Ariana,karna selama ini walau para orang tua mereka bersahabat tapi Adrian dan Ariana nutupin identitas mereka kalo sodara dan baru baru ini para sahabatnya tau kalau mereka itu sodara dan tinggal serumah)


" Wahhh gila kamarnya Ariana mewah banget Cell " ujar Risya takjub.


" Iya Syaa gila kamarnya luas banget. Bener bener keluarga Sultan nihh. Kamar gue emang mewah tapi gak semewah dan seluas ini " ujar Cella dan diangguki Risya.


Ya, walaupun mereka berdua sama sama anak orang kaya. Tapi kekayaan keluarga mereka dibawah keluarga Raharja.



(Visual Walk in closet milik Ariana)


" Aaaaaa " teriak Risya dan Cella berbarengan.


" Suttt loe berdua berisik banget sih " ujar Ariana dengan berteriak juga.


Risya dan Cella hanya cengengesan mendengarnya.


" Loe abis darimana Na? " tanya Cella.


" Abis mandi sama ganti baju gue, kenapa loe berdua belom mandi ya mandi sana bauk " ujar Ariana ngasal.


Cella dan Risya mendengus atas ucapan Ariana.


" Enak aja loe kalo ngomong, kita berdua udah wangi kece badai gini loe bilang belom mandi dan bauk. Idung loe perlu di periksa Na " sewot Cella.


Ariana terkekeh mendengar ucapan Cella.


" Becanda doang, udah udah yuk duduk " ajak Ariana untuk duduk di sofa di kamarnya.


" Nahh bentar, gue pesenin cemilan dulu ke BI Nur " ucap Ariana lalu menekan tombol telepon di meja dan bicara pada Bi Nur.


" Udah, " ujar Ariana


" Hemm sekarang waktunya loe cerita. Sebenarnya loe kenapa kemarin? " tanya Risya serius.


" Iya, dan loe kemarin gue liat ngehindar banget dari Adrian. " ucap Cella.


Ariana diam, lalu menarik nafasnya.


" Sebenarnya gini, loe berdua tau kan gue bukan kakak kandung Adrian dan juga bukan anak kandung keluarga Raharja " ujar Ariana dan diangguki Cella dan Risya.


Ya, mereka sudah tau semuanya. Dan mereka tidak masalah soal itu. Karna bagi mereka, mereka itu berteman dengan tulus bukan karna harta dan status semata.

__ADS_1


" Dan gue- gue ada ngerasain perasaan aneh saat Deket sama Adrian selama 2 bulan belajar bareng kemarin " ujar Ariana sambil menunduk.


Risya dan Cella menganga tak percaya.


" Loe serius Na? " tanya Cella. Ariana mengangguk.


" Perasaan gue beda dari sebelumnya ke Adrian. Gu- "


" Loe jatuh cinta sama Adrian " ucap Risya dan Cella bersamaan.


Ariana terkejut mendengar ucapan kedua sahabatnya.


" Ma- ma- mana mungkin gue jatuh cinta sama Adrian " ucap lirih Ariana.


" Apanya yang gak mungkin Arianaaaa...loe udah jelas jelas jatuh cinta sama Adrian. Dan itu sih gak masalah menurut gue. Toh kalian bukan saudara kandung kan " ceplos Cella.


" Iya Na, bener kata Cella. Perasaan yang loe rasain sekarang pasti loe jatuh cinta sama Adrian. Dan coba deh loe pikir, belakangan ini loe jadi perhatian sama dia, terus hubungan kalian Deket banget ya walau udah dari kecil kalian bareng " ujar Risya.


" Gue juga ngeliat nih ya, Adrian juga ada perasaan yg sama ke loe, bahkan lebih dulu dia. Soalnya di posesif banget sama loe Na dan sikapnya juga beda ke loe " lanjut Risya dan diangguki Cella.


" Tapi...gue gue gak bisa Sya Cell " lirih Ariana.


" Maksud loe gak bisa kenapa? " tanya Risya.


" Gue gak mau ngecewain Papa Mama yang udah sayang dan baik banget sama gue. " ujar Ariana sendu.


Keduanya terhenyak. Mereka bisa mengerti posisi Ariana. Selama ini kedua orang tua Adrian sudah sangat baik padanya


" Gimana kalo loe jujur sama mereka Na? gue rasa mereka pasti ngerti " usul Cella.


Ariana menggeleng.


" Gue gak sampai hati nyakitin mereka " ujar Ariana.


" Terus sekarang apa yang mau loe lakuin? " tanya Risya.


" Mungkin gue bakal ngejauh dari Adrian, gue bakal minta untuk kuliah di luar negeri yang beda dari Adrian. Mungkin saat kita gak pernah ketemu gue bakal bisa ngelupain perasaan ini " ujar Ariana.


" Loe yakin Na? " tanya Cella.


" Yakin, gue gak mau nyakitin hati Mama Papa. Gue sayang banget sama mereka " ujar Ariana.


Tanpa mereka sadari, Adrian tengah berdiri di depan pintu kamar Ariana yang sedikit terbuka.


Tadinya dia ingin masuk dan menemui Ariana, tapi siapa sangka dia mendengar semua hal yang selama ini dia dambakan.


Adrian tersenyum mendengar percakapan mereka, lalu saat mendengar ucapan Ariana kalau dia ingin melupakan perasaannya pada dirinya karna tak mau mengecewakan Mama Papanya membuat Adrian tak senang.


Padahal Mama Papanya sudah mengetahui semua perasaan Adrian pada Ariana. Dan mendukunya asal tidak memaksakan kehendak pada Ariana.


Dan sekarang hal yang dia tunggu datang, dan apa katanya Ariana ingin menghindar dan menjauh darinya???


Adrian tak akan tinggal diam dan melepaskan Ariana begitu saja.


Lalu dia menutup pintu dengan pelan dan pergi dari sana.


BERSAMBUNG....


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


🏵️


HELLOO GUYSSS JANGAN LUPA LIKE, KOMENT, VOTE, AND KASIH RATING TERRRBAIKNYA OKEEYY🤭🤗🤗🤗

__ADS_1


THANKS ALL❤️📖


__ADS_2