
dalam perjalanan menuju sekolah mereka hanya diam saja, iya Neri seperti masi malu dengan kejadian di rumah tadi.
beda dengan Rio yang biasa saja.
nanti saya jemput, telpon saja kalau sudah pulang, iya Jawa. Neri.
turun dari mobil, Neri pun di kejud'kan dengan adanya Rendi yang parkir lebih dulu di sebelah mobil Rio, iya merasa Neri turun dari mobil itu maka Rendi juga turun dari mobilnya .
tumben di antar Bu, tanya Rendi yang sedikit penasaran siapa kah yang mengantar Neri,oh iya pak kebetulan tadi searah. gak di kenalin ke saya Bu, tanya Rendi lagi, Rio yang melihat Neri ngobrol dengan orang asing langsung turun, iya karena Rio belum kenal dengan Rendi.
kenalkan pak, saya tunangan Bu Neri, bapak guru baru di sini tanya Rio penuh selidik, oh iya saya guru baru di sini, nama saya Rendi.
oh ya sudah kalau saya berangkat dulu, sampai ketemu lagi kata Rio kepada Rendi. iya jawab Rendi.
Rio pun, menghampiri Neri dan berbisik, jangan genit, Neri pun melongo mendapat bisikan seperti itu.
mari Bu masuk, iya pak..
Neri dan Rendi pun masuk ke ruang guru seperti biasa mereka mempersiapkan diri untuk mengajar.
Rendi hanya diam saja, rupanya dia tunangan Bu Neri.
pantas saja gak pernah mau aku ajak pulang bareng.
waktu terus berlalu hari berganti hari tahun pun juga berganti.
iya tepat hari ini juga hari di mana, Neri sudah dua tahun menjadi guru kontrak di sekolah itu. hubungannya dengan Rendi juga biasa saja, iya walaupun Rendi masih sering menggodanya.
walaupun sudah dia tahun juga tunangan tapi Neri juga belum menikah dengan Rio, begitu juga dengan sahabatnya Nisa juga belum menikah.
sedangkan Adi sudah lulus S2 dan juga Dio juga sudah lulus, kontrak Neri di perpanjang lagi, iya setiap tahun kontrak kerja Neri akan di perpanjang.
kabar bahwa Adi sudah lulus, pun sudah terdengar di telinga Neri, iya bahkan sebelum dia lulus Adi sudah terkenal menjadi pembicara di seminar di berbagai sekolah sekolah yang ada di negeri orang.
Adi kabarnya juga sudah balik ke Indonesia tapi, dia belum ketemu, Neri berharap juga tidak usah ketemu.
Dio, yang memang sahabatan lama dengan Neri dan Nisa pun, mereka janjian untuk bertemu merayakan kelulusan Dio.
iya malam ini, Nisa sudah sampai di kota tempat dia kuliah, mereka bertiga janjian di salah satu cafe untuk sekedar melepas kangen.
Neri pun pergi sendiri tanpa di antar oleh Rio, iya Rio memang akhir akhir ini sedikit sibuk karena melanjutkan studi S3 nya. pak Rio mendapat beasiswa untuk melanjutkan studinya.
oleh karena itu Neri dan pak Rio belum juga menikah karena masih sibuk dengan urusannya masing masing.
tiba di cafe duluan Neri sudah menempati tempat duduk yang sudah dipesan oleh Dio.
mana ini mereka ko belum datang sih, katanya mau cepat, tetap saja aku nunggu, tiba tiba Nisa datang, mana Dio ner..
__ADS_1
datang datang yang ditanyain Dio, kangen berat kamu nis..
gak jawab Nisa, biasa saja..
kenapa kamu makin cantik ner goda Nisa..
iya kalau aku makin jelek ntar di tinggal tunangan ku lagi jawab Neri..
yang membuat Nisa tertawa..
cuma dilamar tapi gak nikahi kamu ya..goda nisa lagi, mending sudah di lamar dari pada kamu cuma di gombalin saja jawab Neri yang tak mau kalah.
mereka ngobrol sangat asyik sampai Neri tidak tau kalau di cafe itu juga ada Adi yang lagi nongkrong di situ sama temannya.
iya selama sampai di Indonesia Adi memang belum ketemu Neri, dia melihat dari kejauhan dan benar yang dia lihat adalah mantan pacarnya.
ternyata masih tetap cantik ..
batin Adi..
lihat apaan sih lho ..tanya temannya ..
kamu liatin cewek dua itu ya, cantik ya..
memang jawab Adi
ah kamu ini bisa aja jawab Adi, ..
setelah itu datang Dio, dengan senyumnya yang lumayan manis lah duduk di antara Nisa dan Neri
ternyata ada yang punya kata salah satu teman Adi, Adi pun hanya diam.
Neri tidak tau kalau dia di perhatikan oleh Adi.
iya setelah kuliah lulus Adi balik ke Indonesia.
dan risa pun memaksa untuk di nikahi tapi Adi selalu cari alasan agar tidak menikah dengan Risa.
Nisa, Neri dan Dio ngobrol asyik sekali, lho mau sudah lulus mau kerja di mana tanya Nisa kepada Dio.
kenapa kamu nis, nanyain kerjaan sama aku, gak sabar mau aku nikahi ya goda Dio..
kalau iya gimna goda Nisa, iya bagus tinggal kita besok ke KUA.
jawab Dio...
ciee ciee ciee yang mau nikah goda Neri, nis, jangan mau di nikahi Dio dia belum dapat kerja ledek Neri. menghina lho ner, aku sudah dapat kerja ya..
__ADS_1
Minggu depan aku sudah kerja dan siap untuk menikahi kamu nis..
lama lama keburu di lamar sama anak camat Nisa'nya kata Neri..
nis, nanti nginap di rumah aku ya gak usah di hotel, kalau gak nginap di rumah ku juga boleh kata Dio lagi,
gak usah kamu nginap di rumah Neri, nanti kalau pak Rio datang gimana gak bisa beraksi mereka dua nanti, goda Dio kepada Neri..
ye lho kira aku beraksi apaan sama pak Rio, iya siapa tau..ini kan malam Jumat,.goda dio lagi..
malam Jumat itu khusus yang sudah nikah kalau belum nikah gak boleh jawab Neri lagi.
apa sin yang kalian omongin nich.
aku sudah nginap di hotel..
aku ikut ya temani kamu nginap di hotel kata Dio..
iya Dio memang suka sekali menggoda Nisa, boleh tapi kamu nginap di kamar lain, maunya sekamar goda Dio lagi, makanya di Halalin kalau mau sekamar kata Nisa lagi.
hahaha Neri pun, tertawa ...
nis, kalau lho gak jadi sama Dio..
ntar aku kenalkan sama Rendi guru di sekolah tempat aku ngajar dia ganteng ..
gak kalah ganteng juga sama Dio..
ner kamu ini membicarakan aku, aku ada di sini lho ner, kamu bilang gak kalah ganteng ..
kampret banget kamu ner..
bener bener deh, bukannya memberi dukungan malah mau menjodohkan dengan yang lain. waras gak kamu ini ner .
tanya dio.
waras abang Dio..
kalau kamu gak gerak cepat..
iya mau gimana lagi ..
hahahah
keputusan ada di tangan saya jawab Nisa ..
iya mereka bertiga kalau ketemu tidak pernah akur, di pertemukan di bangku kuliah hingga menjadi sahabat ...
__ADS_1
Adi hanya memperhatikan Neri dari kejauhan ..