
memang mahasiswa tingkat akhir sudah jarang ke kampus, kalaupun ke kampus pasti cuma nyari dosen untuk konsultasi skripsi atau minta TTD . seperti neri., nisa, Dio dan teman-teman yang lainnya.
hari ini nisa yang main ke rumah Neri, kamu kenapa muka kayak kerupuk basah.
kamu tau gak nis, selama ini Adi sudah di jodohkan dengan wanita lain. hah
yang benar kata Nisa. iya benar. ko kamu gak sedih, ya gimana lagi diakan milih wanita itu, percuma kan aku mencintai dia tapi di melepaskan'ku
aku gak mungkin maksa dia nis, dia kan juga menuruti keluarganya. tapi entahlah aku bingung. kamu tau sama siapa Adi di jodohkan, aku belum tau, tapi aku curiga dia di jodohkan sama Risa, karena tadi Risa ngasih kayak undangan gitu suruh datang ke acara pertunangannya. terus kamu mau datang, gak tau juga, ya udah kamu datang saja, kamu ajak tuch di kampret Dio. pasti dia mau.
iya sih pasti dia mau, tapi kalau beneran Risa tunangannya sama Adi, ntar aku nangis di sana gimana, kan gak lucu kalau aku nangis di sana, bisa di ledekin habis-habisan aku sama si Dio, lho tau sendiri kan Dio itu kalau bikin emosi.
ya udah lah, gak datang juga gak papa, kata Nisa. tapi beneran ee, aku kayak gak terima gitu, masak dia gak memperjuangkan aku sih, ya walaupun aku tau sih, bahwa dia juga harus ngikuti kata-kata orang tuanya. sabar ner, nanti cari lagi ya kata Nisa.
lebih baik kita pikirkan aja sekripsi kita biar cepat selesai terus wisuda.
masalah cowok nanti kamu bisa cari lagi. iya nis. aku cari lagi kalau aku sudah benar-benar bisa melupakan dia.
__ADS_1
Neri, sebenarnya banyak yang suka sama dia dulu juga pernah ada kakak tingkat yang nyatakan cinta tapi di tolak sama dia, bahkan kalau gak salah sampai sekarang kakak tingkat itu sering mengiris pesan ke Neri, tapi ta pernah dia gubris.
nis, besok temani aku ke tempat penelitian yang untuk dokumentasi nanti besoknya lagi aku baru temani kamu, ok kata Nisa, kalau bisa kita sidang sekripsi'nya bareng juga. kata Neri. aduh gue pusing nich Minggu depan rencana aku mau konsul, terus aku dengar dari adek tingkat pak Anton Minggu depan mau keluar kota. ya ngapain nunggu Minggu depan kamu Konsul besok aja kamu Konsul setelah itu baru temani aku ke tempat penelitian, masalahnya kalau besok aku Konsul aku belum siap, lagian masa iya baru kemaren aku datangin bapaknya sudah mau datangin lagi. nasib lho kalau gitu di tinggal dosen keluar kota. kata Neri, mending aku di tinggal dosen keluar kota lha kamu di tinggal pacar mau tunangan lagi. iya ee menyakitkan sekali kisah cinta ku ini, kayak sinetron saja. hahhaha Nisa tertawa dengar Neri berbicara kisah cintanya.
ner, kita lama kan gak perpustakaan daerah gimana kalau kita ke sana sore ini, males ah aku kata Neri, mending kita masak saja sore ini kita makan-makan. gimana, ok juga ide lho.
lebih kita ke pasar belanja, kita masuk rica-rica ayam bikin yang pedas bangett biar bibir memble. kamu gak janji sama ido kan, gak ada lah ido lagi sibuk sama tugas akhirnya juga. aku juga jarang ketemu ido, hati-hati lho kalau jarang ketemu nanti tau-tau ya dia sudah nikah lagi, kata Neri.
gak lah kata Nisa, dia kalau nikah udah pasti sama aku kan, gak usah pede, aku saja yang yakin bangett Adi bakal jadi penghujung pencarian ku ninggalin aku demi wanita pilihan kelurganya, ya itukan Adi bukan ido ner.
ner, kamu datang aja ke lamaran Adi nanti kalau di undang terus kamu bilang saja kalau kamu gak bisa hidup tanpa dia. pasti dia nanti luluh kamu dandan yang cantik. gila lho nis, lho mau aku jadi bahan ejekan seluruh kampus. ...
ya kan berusaha ner, apa salahnya sih...
salahnya lah itu namanya menghancurkan acara orang. gini-gini akal sehat daya masih berguna lho ...
ya udah ayo kita ke pasar...
__ADS_1
saat mereka sedang belanja di pasar, ta sengaja mereka bertemu dengan Dio yang sedang belanja ke pasar bersama ibu'nya..
mereka berpapasan, ee ada mahluk aneh ke pasar gak takut tuch kena virus, apaan sih lho di, siapa dia dio, ini mah dia teman aku kuliah yang sering aku ceritakan ke mama, ternyata dia anak mami, bisik nisa ke telinga Neri, di jawab anggukan sama Neri.
apa kalian dua bisik-bisik gak sopan ada orangnya di depan, Dio gak boleh gitu sama temanya, aduh cantik-cantik sekali teman Dio ini, kenapa gak pernah main ke rumah. sibuk Tante seri Neri, sibuk pacaran mah mereka dua ini, jangan gitu sama temannya. maafin Dio ya anaknya memang suka gak jelas kalau bicara, sudah paham ko Tante kata Nisa. dan di balas senyuman sama mamanya Dio, ya Tante kamu duluan ya...iya kata mama Dio, besok -besok main ke rumah Dio, iya Tante..
mereka berdua akhirnya tiba di rumah Neri setelah belanja dari pasar, gila itu Dio ternyata mau juga di ajak mama'nya ke pasar, anak baik juga ternyata, iya lah kata Nisa
ner, tau gak Dio itu ternyata anak orang kaya lho, lha terus suruh ngapain kalau dia anak orang kaya, ya kamu kan jomblo sekarang kamu dekati saja dia, gila nis, dia itu teman kita dari awal masuk kampus, masa iya aku pacari dia, ya ada aku bisa di labrak sama adek-adek tingkat yang semuanya ngefans sama dia, hahahahha kata Neri yang di akhiri dengan tawa.
akhirnya mereka selesai masak, dan makam berdua, Neri dan nisa sering makan bersama, dan sering juga masak bersama. malam itu nisa tidur, di tempat Neri, bahkan mereka berdua sama-sama bergadang menyelesaikan tugas akhirnya.
jam alarm berbunyi menunjukan jam 5 pagi, bukanya bangun malah mereka berdua tidur lagi dan mematikan jam alarm.
betapa terkejutnya mereka saat bangun sudah jam delapan pagi, nis bangun sudah jam delapan, aku mandi dulu ya kata Neri, iya ..
saat Neri sudah selesai mandi, baru Nisa yang mandi karena di kost Neri hanya ada satu kamar mandi jadi harus gantian, mereka selesai siap-siap dan langsung berangkat ke tempat penelitian Neri untuk dokumentasi, setelah selesai mereka langsung balik lagi ke kost Neri, dan lanjut menyelesaikan tugas akhirnya.
__ADS_1