
iya setalah Melawati waktu yang lama, hingga akhirnya sampai di titik ini, di mana pada hari ini akan di lakukan acara pernikahan di rumah orang tua Neri, acara pernikahan hanya di hadari oleh kedua pihak keluarga.
sesuai janjinya makan Rio menikahi Neri pagi ini jam 09.00 ijab kabul telah di laksanakan dan acara lancar sampai selesai.
semua tamu sudah pada pulang, di acara ini pernikahan ini juga di hadiri oleh sahabat Neri yaitu Nisa, kalau ada Nisa berarti ada Dio juga.
hubungan Nisa dan Dio semakin membaik hingga akhirnya apakah mereka akan menyatukan dalam ikatan pernikahan ikuti saja perkembangannya.
acara pernikahan selesai, acara memang sangat sederhana ini permintaan dari Neri bahwa acara di lakukan secara sederhana saja, setelah acara selesai kedua pihak keluarga juga langsung pulang. seperti orang tua Rio yang langsung pulang juga. sedangkan Dio mengantar Nisa.
acara selesai, iya acara pernikahan ini di lakukan saat libur semester bukannya tidak mau mengundang banyak orang tapi memang acaranya hanya di hadari oleh kedua belah pihak keluarga saja .
semua keluarga sudah pada pulang, mas kita pulang ke kota nanti dulu ya, kan aku masih lama liburnya. iya jawab Rio.
mas bantuin aku lepas kancing baju belakang ku donk, Rio yang awalnya duduk pun langsung berdiri, yang mana, yang belakang mas. sudah jawab Rio. makasih jawab Neri.
setelah menikah panggilan Neri berubah.
cepat kamu mandinya ya, jangan lama lama pesan Rio, iya jawab Neri. setelah selesai dengan urusan mandinya Neri pun keluar melihat Rio tidak ada di dalam kamar, Neri pun langsung ganti baju dan menuju ke dapur mau mengambil minum.
ner, suami'mu sudah kamu ajak makan, sepetinya dari tadi belum makan, belum Bu.
mas Rio sepetinya lagi ngobrol sama bapak di luar.
ner, kamu masih libur juga, jadi gak usah buru buru pulang, iya Bu jawab Neri.
Neri yang sedang duduk di dapur sambil menikmati es jeruk yang dia buat. mendapat petuah dari ibunya.
__ADS_1
ner, kamu sudah nikah, jangan ngelawan sama suami, terus jangan lupa kalau di rumah masak. suami itu di beri makan. iya Bu jawab Neri. jangan iya saja tapi di laksanakan nanti. ibu mendidik kamu dari kecil tentang sopan santun, kamu harus sopan sama suami mu. jangan malu maluin. kata ibu Neri . Neri pun hanya mangut mangut dia tau kalau ibu itu adalah orang tercerewet di rumah. Neri memang anak satu satunya tapi tidak ada istilah do manja oleh ibu bapaknya. kalau salah dia di haruskan untuk meminta maaf terlebih dahulu dan ibu juga Yeng mengajari aku harus sabar jadi orang.
obrolan mereka terhenti ketika ibu mendapat telpon dari saudara nya.
tiba tiba mas Rio masuk dapur, kenapa mas? tanya Neri, aku haus. bentar ta ambilin minum . ini saja jawab Rio yang langsung meneguk es jeruk punya istrinya itu.
mas mau makan?
nanti malam saja, aku belum lapar.
iya sudah mas istirahat saja kalau capek. aku mau beresin barang barang bantu ibu. iya jawab Rio, Rio pun langsung menuju kamar dan merebahkan tubuhnya ta selang beberap menit langsung tertidur.
sudah jam dua, Neri masuk dalam kamar ternyata suaminya masih tertidur pulas. Neri pun duduk di kursi. sekarang aku sudah resmi menjadi istrinya.
gak nyangka mas, akhirnya aku menemukan mu, semoga kita saling mencintai setiap hari dan setiap saat. Neri yang masih duduk di kursi pun. kaget melihat Rio yang tiba tiba bangun. kenapa duduk di situ, tanya Rio. nanti aku ganggu mas tidur. aku nungguin kamu gak datang datang, lha malah kamu duduk di kursi. sini bobok bareng aku masih ngantuk. Neri pun menuju ranjang.
mas ini masih siang tidur saja gak usah aneh aneh. kita sudah halal dek, kau lupa semenjak jam sembilan tadi pagi aku sudah saja jadi suamimu, jadi terserah aku donk mau ngapain saja kamu.
sudah ayo tidur saja katanya mau tidur, tidur sambil, Rio mulai memungut bibir Neri. dan tangannya sudah tidak tenang mulai masuk ke dalam baju dan meremas payu dara Neri, iya pasangan halal ini mulai kepanasan.
mas, jangan sekarang nanti saja ya, iya sayang ini hanya pemanasan. kita lakukan itu nanti kalau sudah balik.biar tidak ada yang ganggu dan bisa kita lakukan siang malam di rumah. ternyata mas dosen mesum juga. kata Neri.
mesum sama istri sendiri gak masalah jawab Rio. mas sudah mas kata Neri, bukannya menyudahi Rio malah melepas bajunya, kenapa lepas baju mas? panas dek jawab Rio.
tanpa melajutkan aksinya kerena Neri sudah tertidur. Rio yang sudah tidak ngantuk pun, memandangi wajah istrinya. akhirnya aku mendapatkan mu, aku akan selalu menjaga mu, wanita yang selalu membuat aku cemburu saat dia dekat sama laki laki, wanita yang bisa membuat aku tersenyum, wanita yang bisa membuat aku jatuh cinta terlebih dahulu, wanita yang datang pertama kali ke rumah ku selain ibu dan saudara ku, sekarang kau menjadi milikku.
Rio memandangi wajah istrinya yang sedang tidur pulas dalam dekapannya. ternyata begini yang rasanya punya istri.
__ADS_1
jam empat sore Neri baru bangun. melihat suaminya tidak ada di sebelahnya dia pun langsung masuk kamar mandi dan mencuci wajahnya.
tiba tiba ngilang saja mas dosen ku ini, kemana dia ..
keluar kamar melihat ibu yang sedang menonton tv, bapak mana Bu tanya Neri, kaluar tadi sama suami mu, mau keliling komplek mau ngenalin mantunya katanya. wah segala di kenali sampai keliling komplek sama bapak, bisa bahaya ini nanti. bahaya kenapa ner? iya itu Bu, nanti di lirik lirik sama Mak Mak komplek nanti.
iya wajar Mak Mak ngelirik wong mereka punya mata jawab ibu Neri. ngomong sama ibuu memang aku selalu kalah.
iya sudah Bu, aku mandi saja .
Neri pun masuk kamar lagi, bukanya mandi tapi dia membuka pesan dari Nisa.
selamat ner, yang sudah gak perawan lagi. heheh
dasar Nisa .....
aku, masih perawan ko nis...hahah
ntar kalau aku sudah gak perawan ta kabari ..heheh
dua sahabat yang sama sama bengek kalau ketemu di chat pun juga sama sama bengek.
lagi asyik dengan hp'nya sambil senyum senyum membalas chat dari Nisa, lagi apa kamu sampai aku membuka pintu saja kamu gak dengar. chat sama siapa ..
sama teman jawab Neri..
mas mandi sana dulu, baru aku mandi nanti..
__ADS_1
bukannya menuju kamar mandi tapi Rio duduk di sebelah Neri dan merebut hpnya dan langsung di matikan hpnya. kita baru nikah jangan senyum senyum lihat hp. baik lihat aku saja. tanpa basa basi lagi Rio menarik dagu Neri dan menciumnya sampai Neri kesusahan untuk bernapas.