
hari pertunangan risa, diadakan tepat di hari ulang tahunnya, semenjak Adi memberi tahu Neri, kalau dia di jodohkan. mereka sudah tidak pernah bertemu lagi. bahkan Neri mengaggap hubungannya sudah berakhir. walaupun dalam hatinya dia masih sangat mengharapkan Adi kembali.
saat, hari pertunangan itu, Neri memang sengaja tidak datang karena dia lagi gak enak badan, dan sampai saat ini memeng dia belum tau siapa tunangan Risa. acara di laksanakan pada malam sekitar jam delapan. sebelumnya Riko juga mengajak Neri untuk Dateng bareng tapi tolak oleh Neri, dia bilang kalau lagi ta enak badan, memang Neri benar-benar lagi ta enak badan.
Riko, salah satu teman Neri magang dan masih banyak lainnya, seperti Adi dan juga Risa, riko diam-diam juga sering memperhatikan Neri. oleh karena itu dia tidak sungkan untuk mengajak jalan, makan bareng tapi selalu di tolak oleh Neri dengan berbagai alasan. sebab saat itu dia masih ada hubungan dengan Adi. sebenarnya malam ini aku bebas mau datang sama siapa saja tapi aku merasa malas dan ta enak badan.
malam, itu di grub whattsap teman magang sangat rame, mereka pada mengucapkan selamat pada Risa, dan betapa Neri saat salah satu teman magang mengirim foto pertunangan risa, dimana cowok yang memasangkan cincin di jari manisnya adalah Adi, di situ Neri sangat syok. kenapa dia tidak menyadari kalau selama ini Risa lah yang di jodohkan sama Adi. pantas saja Risa sangat tidak suka melihat aku dekat dengan Adi, dan berbagai cara dia lakukan untuk membuat aku merasa cumburu saat Risa mendekati Adi.
malam itu malam paling horor, yang di alami Neri, gimana tidak horor, dia putus dengan pacarnya karena pacarnya di jodohkan dan yang menjadi wanita beruntung itu Risa teman magangnya . dari Neri ketemu Risa dia sudah tidak suka, dia tau Risa memang sangat menyukai Adi bisa dilihat cara dia memperlakukan Adi, waktu pulang dari kkn, Risa langsung memeluk Adi saat dia melihat Adi datang.
bener sihir kau berhasil, merebut dia, selamat atas pertunangannya semoga bahagia. di sini aku harus ikhlas dengan kenyataan. yang ternyata Adi tidak mau memperjuangkan ku. aaaa rasanya aku mau teriak .....
tiba-tiba Neri dapat pesan dari Riko,
Riko
ner, gimana sudah enakan badannya..
Neri
sudah, Rik...
Riko
aku lagi di acara pertunangan risa nich, ternyata Risa tunangan dengan Adi. heheh
Neri
iya Rik, sampaikan ucapan selamat ku
Riko
__ADS_1
baik, pasti ku sampaikan.
setalah membalas chat dari Riko, Neri langsung menelpon Nisa untuk curhat.
Neri
hallo nis..
Nisa
ngapain lho malam-malam telpon
Neri
aku cuma mau curhat, ternyata Adi tunangan dengan Risa, yang ku ceritakan itu.
Nisa
Neri
ya enggak lah, aku insyallah ikhlas, aku pengen nangis deh
Nisa
ya udah nangis saja gak papa, gak ada yang ngelarang gak usah dipikirkan lebih baik kamu pikirkan revisi dari pak Rio, kan banyak kata Nisa..
Neri
ya, udah kalau gitu
Nisa
__ADS_1
jangan sedih sampai ketemu besok.
walaupun lagi, sakit hati dia tetap harus nemuin pak Rio, pagi ini dia ada janji dengan pak Rio jam sembilan pagi, di kampus.
saat sampai di kampus. dia langsung nemuin pak Rio, pak ini sekripsi saya. mudahan gak di revisi lagi, bosan juga kalau di revisi terus. setelah di buka lembar demi lembar sama pak Rio, akhirnya dia mendatangani lembar persetujuan kalau saya di perbolehkan mengikuti sidang akhir bulan ini.
keluar dari ruangan, pak Rio ...
langsung dia meluk Nisa, karena Nisa juga ada jadwal menemui dosennya. aku sidang akhir bulan. nis..
selamat ya, ingat jangan hati lagi.
hhmmm jawab Neri.
ner, gimana pak Rio, lagi baik hati kan hari ini, lha mank kenapa?
soalnya hari ini aku Konsul juga. pak Rio lagi marah tadi aja aku di marahi'nya. kata Neri.
aduh bisa gawat nich. kata Dio
pak Rio, kadang baik, kadang jutek ..sering juteknya. lho kan akrab sama pak rio, kenapa lho takut tumben, seru nisa.
cuma aku lagi males aja kalau di revisi lagi.
ya udah temui saja sana, kata Neri.
ner, kenapa mata'mu bengkak habis nangis ya kata Dio, di gigit semut seru Neri, di gigit semut ko dua-duanya. kepo lho..kata Neri.
bukanya kepo, kalau lho sakit mata tinggal bilang sama aku, ntar ku antar ke dokter. udah gak usah di ladenin ayo kita pergi saja. kata Nisa .
gak mau nungguin aku keluar dari ruangan pak rio, males...jawab Neri dan bisa secara bersamaan.
__ADS_1