Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku

Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku
Rio cemburu


__ADS_3

tiba di kost, iya siapa sangka ternyata Rio sudah ada di depan rumah dengan membawa makanan, katanya gak ada jam mengajar di sekolah aku jemput di sekolah gak ada, aku datangin ke rumah baru nyampai dari mana saja kamu, tanya Rio dengan sorot mata yang sangat tajam. aku habis makan bersama para guru.


hanya makan, iya hanya makan, kenapa sih Bakan datang marah marah.


aku gak marah, harusnya kamu kasih tau aku donk kalau ada makan bersama dengan para guru di sekolah. iya tapi kenapa aku harus kasih tau, lagian bapak gak mungkin ikut juga kan, kalau aku mau ikut kenapa? gak boleh


atau kamu takut karena ada mantan mu yang ikut makan bersama tadi, lho lho ko jadi bawa bawa mantan sih.


kita sudah lama lho gak bahas mantan, kenapa timbul bapak bahas mantan. lagian gak mungkin kan aku sudah tunangan terus ketemuan lagi dan mesra mesraan sama mantan ku. jawab Neri yang kesal. karena merasa di sudutkan.


ooh jadi benar kamu tadi senang ketemu mantan kamu, iya aku tau mantan kamu sekarang sudah lulus, dan yang jadi pembicara di sekolah tadi mantan kamu kan?? kalau iya kenapa jawab Neri.


kan memang dia yang di tunjuk jadi pembicara di sekolah lagian yang nunjuk kan kepala sekolah bukan saya, jadi tidak seharusnya bapak marah dengan saya.


kalau bapak datang ke sini cuma mau marah marah lebih baik pulang deh, dari pada saya yang kena sasaran.


iya sebelum ke rumah Neri, memang Rio datang ke sekolah dan nyampai sekolah tidak ada guru sama sekali di sekolah semua murid juga sudah pada pulang, hingga akhirnya di beri satpam bahwa tadi ada seminar, dan semua guru sekarang lagi makan bersama pak, jadi mungkin gak ada yang balik lagi ke sekolah kata satpam sekolah.


iya dari situ Rio pembicara banyak dengan satpam dan Rio sangat terkejut karena yang jadi pembicara itu adalah mantan dari Neri. iya dia tau bahwa Adi adalah mantan Neri.


menghubungi Neri tidak bisa dan akhirnya dia langsung ke rumah nya, sampai rumah ternyata Neri belum datang. hingga akhirnya membuat Rio terlihat marah dengan Neri saat Neri baru datang. iya kemarahan Rio di karenakan cemburu.

__ADS_1


ok kalau gitu saya pulang, kata Rio dan menuju mobil Neri hanya diam saja dan langsung masuk dalam rumah.


lama lama aku gila kalau seperti ini batin Neri. datang cuma mau marah marah dasar bapak bapak.


malam menjelang iya ternyata hujan sangat lebat malam. Neri sangat bahagia itu artinya Rendi pasti tidak jadi datang dan beban dia berkurang.


malam semakin larut dan hujan tidak reda reda juga akhirnya dia memutuskan untuk tidur. tapi belum bisa tidur juga masih keingat terus dengan pak Rio, kelihatan dia tadi marah banget apa harus aku meminta maaf, ahh besok saja aku akan datang ke rumahnya bukannya besok hari libur. ok besok aku aku akan datang ke rumahnya kalau gak ada aku akan di cari di kampus. aku mau minta maaf kemaren sudah ngusir.


ah sepertinya aku menyesal dengan perbuatan ku. lebih baik aku tidur dulu. besok bangun pagi nyiapin makanan buat di bawa biar di maafin.


tidur malam pun, berlanjut sampai pagi menjelang, iya Neri terbangun saat jam sudah menunjukan jam 6 pagi. mau bangun pagi malah jadi jam 6 gak jadi masak buat pak Rio.nanti kelamaan aku belikan kue kesukaannya saja nanti di toko kue.


karena tidak mau mengabari terlebih dahulu. maka Neri berniat akan datang ke rumahnya terlebih dahulu kalau tidak ada baru datang ke kampus tempat pak Rio mengajar.


persiapan selesai Neri sudah siap dan akan segera berangkat, saat di perjalanan dia tidak lupa membeli kue kesukaan tunangannya dia menaiki motor metiknya dan sampailah di depan rumah pak rio.


memencet tombol rumahnya tapi tidak ada tanda tanda orangnya keluar rumah. di mana dia masa sepagi ini sudah tidak di rumah ini kan masih jam 9. Neri nunggu di depan pintu ternyata dia di kagetkan dengan Rio yang tiba tiba ada di belakangnya. iya Rio ternyata sedang oleh raga di pagi hari keliling komplek.


kenapa tanya Rio, Neri pun langsung balik. iya ampun ngagetin saja. mau minta maaf soal kemaren sudah ngusir.


sudah saya maaf kan. ayo masuk ajak Rio yang masih terlihat sangat dingin.

__ADS_1


aku bawakan kue kesukaan bapak lho.


aku siapkan ya, bapak tunggu di sini. iya Neri langsung menuju dapur membuatkan teh, iya Neri memang sudah beberap kali datang ke rumah Rio.


saat masih jadi mahasiswa dia juga pernah datang ke rumahnya dosennya ini.


Rio duduk di ruang tengah setalah habis oleh raga tadi. batin Neri seperti istri saja aku pagi pagi sudah menyiapkan teh dan kue untuk pria. sambil senyum senyum.


iya sudah selesai dan akhirnya di berikan ke Rio, ini pak tehnya di jamin enak. kata Neri dengan senyum manisnya karena dia tau kalau Rio masih sangat dingin.


Rio yang melihat bibir Neri sangat merah tidak sepetinya biasanya, iya Neri memakai lipstik warna merah pagi ini, kamu mau menggoda siapa sepagi ini jam libur sudah dandan secerah itu kata Rio dengan tatapan yang sangat dalam Neri yang duduk di hadapannya pun jadi salah tingkah. gak goda siapa siapa kan memang saya mau ke sini mau minta maaf jawab Neri.


Rio pun tiba tiba mendekatkan diri ke Neri, Neri mulai gerogi iya walaupun sudah lama pacaran dan sudah tunangan Neri memang masih sering gerogi kalau di dekati oleh pak Rio.


tanpa aba aba, Rio memungut bibir Neri dan betapa koyolnya Neri malah menikmati itu. ciuman mereka semakin dalam tangan Rio pun berulah tapi saat itu Neri mulai tersadar dan menghentikan ciuman itu, kenapa kata Rio, masih pagi bapak minum teh dulu, apakah setelah minum teh boleh lagi. tanya Rio dengan mengedipkan sebelah matanya bapak sudah maafin saya, belum akan aku maafin kalau di ulang lagi seperti ini nya. iya Rio kembali memungut bibir Neri dan cuaca suasan pagi makin panas, saat Rio mulai membuka kancing baju Neri, iya keduanya malah semakin menikmati. pak kenapa di buka kancingnya mau lihat boleh gak kata Rio di sela sela ciumannya yang sudah berhenti. nanti saja pak kalau sudah nikah. kata Neri sudah pak jawab Neri dan membenarkan kancing bajunya.


bulan depan aku akan menikahi mu, apakah kamu siap, iya aku siap jawab Neri baiklah aku mandi dulu. habis ini ikut saya ke kampus aku ada urusan sebentar di kampus. ok jawab Neri.


mau ikut aku mandi tanya Rio, gak ahh..


masa iya aku ikut mandi. yang ada benar benar terjadi nanti. kalau kamu mau boleh saja jawab Rio lagi.

__ADS_1


__ADS_2