
biasanya aku kalah lagi males dan suntuk selalu menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan, mulai baca buku, masak, bikin kue.
tapi memang ada satu hal yang buat aku kadang merasa senang yaitu mengkhayal. hehe
selepas dengan kegiatan setiap hari di sekolah maupun di mana pun, pasti juga pulangnya ke rumah kan, maka dari itu rumah itu seperti tempat paling nyaman untuk mengkhayal dan melamun.
bukan apa apa, iya walaupun aku seorang guru kalau di rumah juga sering melamun apalagi di rumah sendiri.
tapi beda dengan sore ini aku tidak melamun dan tidak mengkhayal, tapi aku membuat kue kesukaan ku, mau tau kue apa..
ikuti terus ya...
nanti aku kasih tau resepnya...
bahan yang harus di siapkan
telor 4 butir
tepung 1ons bisa di tambah sedikit
gula 1ons
pengembang Dua pucuk sendok makan
mentega secukupnya
kalau bahan sudah siap semua
telor, gula dan pengembang di mixer
kalau sudah mengambang masukan tepung setelah itu mentega
siapkan cap yang sudah di taruh di loyang
setelah itu, tinggal masukan adonan ke dalam cap yang sudah di taruh di loyang.
setalah itu siap untuk di panggang.
tunggu beberapa menit, setelah itu kalau sudah masak keluarkan dari panggangan dan siap untuk di santap di temani dengan satu cangkir kopi pasti deh nanti bikin ketagihan.
ini hasilnya
gimana mau nyoba gak ....
heheh
selesai dengan urusan bikin kue, Neri pun mengambil hp'nya dan mencoba menghubungi pak Rio.
hallo, ada apa tanya pak Rio
aduh pak, telpon tunangan ko, jawabnya sinis sekali. kenapa bang..
tadi nelpon...
__ADS_1
aku mau tanya,.kenapa kamu di hubungi susah sekali baru di tinggal sehari saja susah sekali di hubungi,.aduh kan sudah saya jelaskan kemaren itu hpnya ketinggalan di sekolah,..
iya sudah, gak usah di bahas jawab Neri lagi
Abang sudah makan, sudah
gimana menyenangkan acar tour kampusnya, tanya Neri yang begitu penasaran, biasa saja
gak ada cerita menarik gitu tanya Neri lagi, gak ada jawab Rio,
oh iya bang, aku tadi bikin kue lho..
rasanya gak kalah manis sama Abang.
paling juga masih manis saya jawab Rio di balik telpon.
Neri mendengar ada seseorang yang memanggil kekasihnya itu di telpon
pak Rio, ayo kita pergi ngopi..
maaf Bu saya lagi ada telpon jawab Rio,.dan obrolan Rio dengan Bu Ina terdengar oleh Neri.
oh iya sudah kalau gitu saya pergi sendiri saja jawab dosen Ina,
Rio pun melanjutkan obralannya dengan Neri di telpon.
ciee bapak di ajak ngopi sama dosen tuch
kenapa gak berangkat, nanti nyesel lho kata Neri. yang sebenarnya dia cemburu karena dia tau pasti itu dosen muda akan nempel terus sama Rio.
iya kalau bapak mau silahkan lah jawab Neri.
sudah malam, aku capek aku mau tidur
kamu gak marah kan tanya Rio lagi memastikan, ngapain aku marah lagian mau Abang ngopi sama siapa saja itu hak Abang asal gak aneh aneh saja.
iya sudah, kalau sudah ngantuk ..
selamat malam. telpon pun berakhir
tapi Neri bukannya, tidur malah nelpon sahabatnya Nisa.
halo Nisa, kenapa kamu tadi nelpon aku tadi pagi, biasa kangen saja aku sama kamu.
gimana nis, sudah jadian sama anak pak camat, atau mau masih nunggu Dio pulang.
apaan sih lho ner, baru juga nelpon sudah dio yang di omongin, habis aku yakin kamu punya rasa sama dua duanya kan, gila lho ner, masa iya aku punya rasa sama dua duanya, tapi memang iya sih.
tapi kalau sama anak pak camat, aku minder ner, dia dokter muda di puskesmas sini, aku malu saja dan lebih tepatnya sadar diri. iya kamu tau kan, kita hanya apa ..
iya tau, kita kan hanya guru kontrak, kalau kontraknya habis seketika jadi pengangguran jawab Neri.
nah kamu tau kata Nisa lagi.
nis kangen lho aku sama kamu.
__ADS_1
kangen ngerumpi kangen keliling kota dan beli apa apa.
aku juga ner, ternyata sesulitnya kuliah dan ngerjakan skripsi masih susah cari duit ya.
dulu waktu kuliah enak, tinggal telpon uang bulanan datang, uang kos datang, lha sekarang mau minta siapa kalau gak kita sendiri yang cari kata Nisa.
iya nis, kadang aku capek lho ngajar..
mana kadang harus merangkap ngajarnya kalau guru yang lain gak ada.
apa kita lanjut S2 lagi saja ya ner, biar kita di biayain ortu lagi tanya Nisa, ngawur kamu nis, ibu bapak ku saja sudah bilang kalau mau lanjut S2 harus biaya sendiri ibu bapak sudah tidak mau menanggung lagi.
iya kali kita lanjut S2 sambil ngajar, yang ada gaji ngajar cuma cukup buat bayar SPP, biaya yang lainnya kiat ngutang gitu jawab Neri.
iya kalau yang di utangi mau, ya gak masalah nanti bayarnya setelah lulus S2.
apa bisa menjamin setelah lulus S2 kita dapat kerjaan yang gaji woooo gitu. tanya Neri lagi
iya gak bisa menjamin juga sih, habis lelah lho kalau tiap hari ngajar juga, aku nis kadang aku juga lelah.
apa nikah itu, solusi yang tepat ya untuk menghindari kelelahan tanya Nisa, iya mana aku tau nis, aku belum pernah nikah.
kalau mau merasakan ya nikah dulu, benar gak itu kalau sudah nikah kelelahan akan hilang.
obrolan mereka memang ke sana kemari kalau lagi curhat satu sama lain.
tau gak ner, aku pikir setelah lulus aku akan bebas mau kemana saja bisa, eee nyatanya jadi guru itu gak bebas tiap hari harus ke sekolah. dan waktu libur cuma Minggu. ko berasa jadi murid juga ya. heheh
Sampai aku ada niat, ner
mau pindah kerja ke perusahaan gitu, kalau kontrak ku gak di perpanjang, ternyata kontrak ku di perpanjang.
aku mau nyoba,ngelamar jadi sekretaris gitu di perusahaan iya siapa tau kan, ada yang mau menerima. masalahnya nis perusahaan yang mau kamu lamar itu ada gak yang kosong posisi sekretaris tanya Neri lagi.
iya gak tau sih.
cita cita guru sudah jadi guru ngeluh...
iya lah jawab Nisa..
mungkin ini yang namanya mahluk hidup
yang ta lepas dari rasa ngeluh.
sudah malam, nis besok harus ngajar juga
besok kita lanjut.
iya ner, besok aku telpon lagi.
sipp...
selamat malam ner..
selamat malam juga Nisa..jawab Neri.
__ADS_1
obralan mereka selesai. yang di obrolkan sama sama ngeluh jadi guru.