
selesai dengan acara ulang tahun kampus, dan pagi ini harus masuk mengajar lagi, profesi ku yang sebagai guru, membuat aku harus setiap hari bangun pagi, untuk berangkat sekolah dan menunggu bis di halte. motor ku yang sering mogok, maka aku sering naik bis, kebetulan rumah ku tidak jauh dari jalan raya.
pagi sebelum berangkat yang biasa aku selalu sarapan tidak dengan pagi ini, kenapa karena aku di kejud'kan dengan di pagi hari buta, pintu ku sudah di ketuk oleh seseorang dan saat ku lihat dari kaca siapa yang datang bertamu sepagi ini, kata Neri. saat ku buka pintu betapa terkejutnya aku ternyata Adi yang datang dengan membawa sebuah bunga mawar kesukaan ku yaitu, mawar kuning.aku terbengong,.. sesaat hingga aku bertanya ngapain kamu kesini, sudah ku bilang kita tidak ada hubungan kan. aku mau tanya sama kamu apa benar, aku sudah tidak berarti buat kamu tanya Adi. dengan tatapan yang begitu tajam, seperti saat kita pertama bertemu.
kenapa selama ini kamu selalu menanyakan itu, harusnya kamu sudah tau jawabannya aku sudah tidak ada rasa sama kamu, aku mohon jangan datang ke sini lagi, aku gak mau kalau tunangan mu tau, kamu masih datang ke sini, sebenarnya kamu kan yang takut Adi balik bertanya, maksud kamu, kamu takut, kalau pacar kamu yang baru datang ke sini dan saat ini juga pas aku ada di sini. kalau iya kenaoa jawab Neri, aku gak mau dia salah paham dan aku juga gak mau Rida salah paham dengan aku. baiklah kalau kamu memang gak ada rasa sama aku, aku pamit, aku akan berangkat siang nanti. silahkan berangkat kata Neri dengan menutup pintunya. di balik pintu Neri mengeluarkan air matanya, kenapa kenapa-kenapa ..
kenapa kamu harus datang lagi di saat aku sudah mulai melupakan mu, kalau boleh jujur aku memang masih mencintai mu, tapi aku gak boleh egois. aku sudah di lamar oleh orang lain. dan kenapa kamu seakan akan menyakinkan diri ku, kalau aku ini masih ada rasa sama kamu,..
Adi yang berlalu pergi begitu saja dan menaruh mawar kuning yang di bawa di kursi teras rumah. suasana hati Neri jadi mendung gimana tidak harusnya pagi ini dia semangat karena harus masuk kelas untuk mengajar. tapi pikirannya down karena di pagi hari sudah datang tamu yang membuat dia menangis. dia bingung dengan perasaannya yang tak jelas.
__ADS_1
di lain tempat Nisa yang perjalanan pulang di antar oleh Dio, Dio bersih kukuh mau mengantar Nisa Sampai ke rumahnya padahal lumayan jauh apabila di tempuh dengan mobil sekitar 5 jam, Dio yang memang akan agak lama di sini, dia mau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman teman, sebelum nantinya dia akan berangkat lagi untuk kuliah lagi. harusnya kamu itu gak usah antar aku kan bisa naik kereta biasanya juga aku naik kereta. biar saja lah kan sekalian aku kenalan sama orang tua mu kata Dio, lagian aku nanti gak nginap juga di rumah mu, nanti aku langsung pulang jadi tenang saja aku gak bakal lihat kamu bangun tidur itu seperti apa, dasar kampret lho memang.
oh iya tadi malam pak Rio, romantis ya kata Nisa, iya romantis sekali seperti bukan om dia tadi malam, habis makan apakah pak Rio tadi malam timbul romantis sekali, pasti Neri bahagia sekali ya, dapat pak Rio. sudah ganteng, pintar dosen lagi. hhhmmm kata Dio. aku juga ganteng lho nis, pintar juga, cuma belum jadi dosen saja kalau aku. ganteng menurut mu kan kata Nisa lagi, perjalanan sudah hampir sampai Nisa dan Dio yang semakin akrab.
Neri berangkat sekolah dengan hati yang ta karuan, hingga akhirnya dia memutuskan untuk memakai kacamata, karena matanya keliatan habis nangis. malam bahagia di lamar kekasih paginya paginya di datangi mantan.
tiba di halte, menunggu lumayan lama akhirnya bis datang, Neri naik begitu saja tanpa memperhatikan sekelilingnya. Neri yang sudah terbiasa naik bus sendiri. akhirnya hari ini di temani oleh Bu Rita, ternyata Bu Rita juga naik bus, lho Bu, mobil ibu kemana. lagi masuk bengkel ner. tumben kamu pakai kacamata kenapa kata Bu Rita, ini Bu mata saya sebab habis nonton drama yang sedih tadi malam. kata Neri berbohong. ooh iya iya Kata bu Rita,
biasa kalau sampai sekolah pasti langsung menuju ke ruangan guru, dan duduk di mejanya masih masing hingga akhirnya jam pelajaran mulai semua guru pun akan menuju ruangan kelas masing masing.
__ADS_1
hati Neri masih kepikiran dengan tatapan Adi tadi pagi,.
selama mengajar memang hp selalu Neri di matikan dan akan di nyalakan lagi kalau sudah jam istirahat. walaupun Neri dan pak Rio berpacaran tapi mereka jarang sekali saling chat. biasanya pak Rio chat kalau mau ngajak jalan atau mau jemput Neri ke sekolah
setalah tadi malam sangat romantis, maka bisa di pastikan dia bisa berubah sangat dingin lagi. tapi bagi Neri sudah biasa menghadapi sifat kekasihnya yang sangat dingin itu, sifat pak Rio memang tidak jauh beda dengan Adi.
iya Adi yang dari pagi tadi mengisi otak ku dan pikiranku, seandainya dia pagi tadi tidak datang tidak akan begini otak ku,.
saat mengajar semua murid cowok terpana sama dia, kerena hari ini Bu Neri berbeda biasa nya tidak menggunakan kacamata hari dia menggunakan kacamata, kerena untuk menutupi matanya yang sedikit bengkak karena pagi pagi buta sudah menangis maka.
__ADS_1
sedangkan Adi, sangat murung setelah pulang dari tempat Neri, niat hati mau mengajak balikan malah gak jadi, kedatangan Adi pagi tadi ke rumah Neri yaitu untuk mempertanyakan perasaannya kepada ke pada Neri, seandainya tadi Neri menjawab kalau dia masih suka maka Adi akan benar benar bilang ke mamahnya akan memutuskan Risa, tapi jawaban Neri menegaskan kalau Neri sudah tidak ada rasa, hingga akhirnya Adi merasa kecewa dan berlalu pergi walaupun Neri dan Adi sempat ada adu mulut. aku siang ini berangkat kamu juga tidak ada kirim pesan ke aku ternyata benar aku sudah tidak ada lagi di hatimu, aku tau ini salahku karena dulu aku meninggalkan mu dan memilih bertunangan dengan wanita pilihan mama. sekarang rasanya aku mau mendapatkan kamu lagi tapi nyatanya tidak bisa, sudah ada pengganti ku di hati mu,..
sampai jumpa, jika kita di pertemukan lagi, aku tidak akan pulang sebelum aku lulus..