Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku

Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku
hari ulang tahun kampus


__ADS_3

tepat malam ini, akan di adakan pesta di kampus tempat ku kulihat dulu, hari hari ku yang sibuk dengan mengajar sama dengan pak Rio yang sibuk juga dengan mengajar di kampus, membuat kami memang jarang ketemu, semenjak acara reuni ku itu kamu sudah jarang ketemu di karenakan sama sama sibuk.


malam ini, kami berdua janjian bahwa nanti malam aku sama pak Rio akan datang bareng di acaranya.


jam mengajar telah selesai, aku berjalan untuk pulang dan menuju halte, memang selama. mengajar aku jarang membawa motor ku, aku sering naik bus. tiba di halte, aku menunggu lama hingga akhirnya bus tiba. di dalam bus itu betapa terkejutnya aku saat aku melihat ada seorang yang sangat aku kenal bahkan sempat Sampai lama aku menyimpan nambah dalam hati ku ini, iya siapa lagi kalau bukan Adi. bukan hanya aku yang terkejut tapi juga Adi. setelah hampir berbulan bulan aku dan dia tidak bertemu dengan dia, sorot matanya masih tetap sama, dan masih terlihat sangat ganteng. dalam bis ternyata semua kursi sudah penuh dan mau tidak mau aku harus berdiri saat itu juga dia menghampiri ku, dan menyapa ku, apa kabar katanya, baik jawab ku, aku tidak mau memulai pembicaraan dengan dia aku sadar luka ku sudah sembuh dengan hadirnya pak Rio dalam hari hati ku, belakangan ini.


aku tidak tau kenapa dia ada di sini, karena setau ku, dia kuliah ke negeri orang. pikirku mungkin karena mau datang ke acara ulang tahun kampus. aku yang memang membatasi hubungan ku dengan dia.


aku tau dari surut matanya dia selalu memandang ku, tapi aku berusaha untuk tidak menoleh. hingga bus berhenti aku pun turun, tapi apa nyatanya dia juga ikut turun dan menarik tanganku, aku mau bicara sama, kamu, apa yang mau kamu bicarakan, bukankan kita sudah tidak ada hubungan kata Neri.

__ADS_1


kita memang tidak ada hubungan tapi izinkan aku ngobrol sama kamu sebentar saja, baiklah kata Neri, kamu tau kan aku kuliah keluar negeri selain mengejar cita cita ku, aku juga mau terlepas dari Risa, perasaan ku gak bisa di bohongi aku masih sangat sayang sama kamu, kamu memang masih sayang sama aku, tapi aku gak, aku sudah punya pacar, jadi tolong jangan ganggu aku lagi. dan kamu harus sadar kamu sudah bertunangan. oh ini sudah sore, aku pulang dulu. sampai ketemu di lain waktu, kata dengan Adi. aku langsung meninggalkan kafe dimana tempat kami sedang mengobrol, kebetulan kafe itu tidak jauh dari rumah ku, maka aku putuskan untuk jalan kaki menuju rumah. dalam perjalanan pikiran ku melayang. kenapa dia muncul lagi di saat hati ku sudah mulai lupa dengan dia. di saat aku mulai menerima kehadiran pak Rio. dan di saat aku mulai sudah sayang dengan pak Rio, gimana dengan perasaan ini. kenapa juga tiba tiba pengen sekali menatapnya.


sampai rumah Neri mengambil air minum dan meminumnya sampai habis satu gelas. pikirannya di buat kacau lagi dengan bertemunya dia dengan Adi. pasti nanti malam aku ketemu lagi. aku harus gimana kalau ternyata rasa ini juga masih ada.


Neri tiba tiba membuka hp, dapat pesan dari pak Rio, nanti jam tujuh aku jemput, pesan itu tidak di balas dan menaruh hp'nya lagi.


waktu menunjukan pukul tujuh malam, Neri yang sudah siap, menunggu pak Rio atau pacar nya menjemput, sedangkan Nisa juga datang dia bilang akan di jemput oleh Dio. karena Dio juga pulang, makanya dia yang jemput Nisa, Nisa yang sedang menginap di hotel, akan di jemput oleh Dio, sedangkan Neri akan di jemput oleh pak Rio. Dio juga sudah mengetahui bahwa Neri sedang menjalin hubungan dengan om'nya itu, Rio sampai depan rumah Neri, dengan baju yang sangat rapi dan terlihat sangat beda dari biasanya. Neri yang di jemput put, matanya ta berkedip, kalau biasanya yang laki laki yang melihat cewek bisa melotot karena kecantikannya ini lain halnya lagi malah di wanita yang terpana melihat ketampanan dosennya itu. buset pak ganteng banget, kata Neri yang keceplosan, Rio yang mendengar pun pura pura ta mendengar, bilang apa kamu tadi, gak bilang apa apa pak, memang aku bilang apa pak,.


sudah ayo kita berangkat saja kata Neri,

__ADS_1


oh iya pak, Dio datang lho malam ini, kata siapa kamu, iya tadi kan dia nelpon saya katanya mau datang, ternyata dio itu sudah tiga hari yang lalu balik ke sini, nich dia lagi jemput Nisa, sepertinya Dio ada rasa deh sama Nisa, biar saja jawab pak Rio. oh iya pasti bapak nanti jadi pusat pandangan di acara, lha kenapa.


iya kan bapak tau sendiri, semua warga kampus itu mengidolakan kegantengan bapak. dari mulai mahasiswa cewek dan para dosen muda. ingat ya ..


nanti ada saya pak..jangan saya di lupakan,..saya tidak pernah melupakan kamu. jawab pak Rio. bapak gak malu datang sama saya, kenapa saya harus malu, beri saya penjelasan yang membuat saya harus malu membawa kamu. iya bapak kan tau, aku ini mantan mahasiswa kampus situ, dan gak cantik cantik amat, pintar juga gak, pendiam juga gak. terus apa lagi kata pak Rio. sudah itu saja alasan yang tepat. kata Neri. kalau kau tanya balik, kamu malu gak saya bawa. gak jawab Neri, kenapa saya harus malu, malah aku senang akhirnya dari sekian wanita yang mengidolakan bapak aku yang bapak jadikan pasangan dan yang bapak bawa ke pesta ini, aku yakin banyak iri nanti sama saya , saat mereka tau kalau aku datang dengan dosen paling ganteng di kampus tapi juga paling menyebalkan. Kat Neri panjang lebar. lama gak ketemu kamu makin pintar ya..


jadi pengen, jawab pak Rio..


pengen apa pak, pengen cium kamu, iiss bapak ini mulia berani sama saya, awas ya nanti saya laporin kalau macam macam..

__ADS_1


__ADS_2