Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku

Aku Mencintaimu Tapi Kamu Melepaskan Ku
acara mulia


__ADS_3

tiba di acara, semua orang sudah banyak pada datang, Rio memarkirkan mobilnya dan turun mengandeng wanita yang cantik dan lembut siapa lagi kalau bukan Neri, saat memasuki ruangan, ternyata benar semua mata tertuju pada dua pasang wanita dan pria yang satu berprofesi sebagai dosen di kampus ini dan yang wanita adalah alumni mahasiswa Kampus ini, pak aku datangin teman teman aku saja ya, gak enak kalau aku harus duduk bersama dengan para dosen juga. gak papa, kamu kan saya bawa, jadi tenang saja, kamu ini mau datangin teman kamu apa mau cari mantan kamu tanya pak Rio yang tutup poin langsung. gak lah pak ngapain aku datangin mantan ku.


saat Rio asyik ngobrol dengan para dosen yang lain, neri pun tangannya di tarik oleh temannya siapa lagi kalau bukan Nisa, ner, sini aku mau bicara sama kamu kata Nisa, Nisa yang saat ini datang dengan Dio, Dio juga gak tau kemana sudah dalam ruangan pisah pisah sendiri. ngobrol dengan mantan gengnya masing masing selama sewaktu kuliah. apa nis, sini deh ayo kita nikmati makan kue di meja itu, iya ayo tanpa berpamitan sama pak Rio, Neri pergi gitu saja. gila ner rame banget acara ya, ngomong mana Dio, belum ada aku lihat dia kata Neri, dia lagi ngumpul Ama gengnya si anton cs, ner kalau gak salah aku tadi ada lihat mangan kamu deh, dia balik juga kah ...


bukan gak salah lagi, memang dia datang, kemaren sore waktu aku pulang ngajar saja aku sempat ketemu sama dia, wah seru donk ini kata Nisa lagi seru apanya jawab Neri, iya seru saja, lho sudah ada pasangan ee di masih saja nemuin, masih baper gak lho. ingat lho ner, pak Rio itu udh jauh dari segalanya, jangan sampai lho masih baper saat lihat Adi. gak lah jawab Neri dengan senyum, dari kejauhan ternyata Neri dan nisa di perhatikan oleh Adi. Adi yang memang saat itu datang dengan Risa, dia ingin sekali menghampiri Neri, tapi dia urungkan niatnya saat dia tau ternyata Neri datang dengan seorang laki laki yang sangat berwibawa.


niat Adi untuk mendatangi Neri, juga pasti gagal di karenakan ada Risa yang selalu di sampingnya. oh iya mantan mu gak datang nis, mana aku tau jawab Nisa, iya gak usah ketua gitu jawabnya, lagian kalau dia datang kan bagus, dia bisa lihat kamu kalau kamu sudah sama Dio. iya tapi ko aku gak ada ketemu dia ya, apa iya aku wajah dia sudah berubah sampai aku belum ketemu dia. kata Nisa, ngarep lho ya pengen ketemu mantan kata Neri lagi. hahahha


mereka berdua memang lagi asyik menikmati kue yang di hidangkan, jangan makan yang manis manis nanti, tambah manis lho kata seorang cowok yang berjalan mendekati Neri dan Nisa, mereka pun menoleh iya siapa cowok itu kalau bukan Dio, karena baru hari ini Neri ketemu sama temannya itu, busett makin cantik lho ner, dari dulu kan aku cantik jawab Neri, gimana sudah makin pintar lho, sudah donk jawab Dio. oh iya ner, mana pak Rio, aku dengan dengar kamu menjalin hubungan sama om ku, Neri yang mendengar dia berbicara sangat nyaring itu pun, langsung di tatap oleh Neri dan Nisa, kamu itu kebiasaan ya kalau bicara nyaring sekali, iya aku menjalin hubungan sama pak Rio, kenapa kamu cemburu kata Neri lagi, gak lah jawab dio, lagian kan aku sudah punya tambatan hati, iya gak nis, tau jawab Nisa.


bukan hanya Adi yang selalu memandangi Neri tapi juga pak Rio, pandangan pak Rio walaupun sedang ngobrol dengan para dosen selalu curi curi pandang ke Neri, dia gak mau Neri menemui mantannya itu, hingga akhirnya acara mulai yang mendapat banyak sambutan mulai dari rektor hingga dari dekan dekan fakultas, acara berlangsung sangat meriah. para alumni juga banyak yang datang. bukan hanya angkatan Neri saja tapi banyak juga angkatan di atas neri yang datang. acara tiup lilin sudah selesai selanjutnya di lanjutkan dengan acara musik, para tamu undangan juga di perbolehkan menyumbangkan suara emasnya untuk tampil. dan betapa terkejutnya neri saat adi tampil bernyanyi dan menyanyikan lagu Judika dengan begitu penghayatan dengan judul bagaimana kalau aku tidak baik baik saja


Lirik


Mm-mm


Mm-mm


Andai aku bisa memutar waktu


Aku tak ingin mengenalmu


Mengapa ada pertemuan itu


Yang membuat aku mencintaimu?

__ADS_1


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja?


T'rus mengingatmu, memikirkanmu


Semua tentang dirimu


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja?


Tak seperti kamu


Yang mampu tanpaku


Bagaimana


Mungkin kini kau bersama yang lain


Adakah kesempatan untuk cintaku?


Bahagia walau kita berbeda


Uh-oh-wo-wo


Hu-uh-wo-uh-wu-wu-oh-oh


Mungkin kamu bukan untukku

__ADS_1


Tapi kau selalu di hatiku, wo-oh, wo-oh


Bagaimana


Oh-oh-oh


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja?


T'rus mengingatmu, memikirkanmu


Semua tentang dirimu


Bagaimana kalau aku tidak baik-baik saja?


Tak seperti kamu


Yang mampu tanpaku


Tak seperti kamu


Bagaimana


saat adi bernyanyi semua pada ikut menghayati, saat di bernyanyi pandangan ta lepas kepada Neri, gila ner, sepertinya Adi mencintai dirimu terlalu dalam deh, sepertinya nis, jawab Neri. gak mau maju sekalian kamu ner duit sama dia. gila lho ya nis, Yang ada pak Rio ilfil sama tingkat ku nanti, tuch lihat di pojok sana ada tunangannya. kata Neri lagi.


lagi pun selesai semua memberi tepung tangan tapi tidak dengan Neri dia hanya diam saja. banyak yang bilang lagi lagi ..

__ADS_1


tapi Adi langsung turun gitu saja dan tidak manambah lagu, hingga akhirnya MC memberi terima kasih karena sudah mau menyumbangkan suara merdunya yang membuat para wanita meleleh kata Mc. di karena bukan hanya suaranya yang merdu tapi juga tampangnya yang bikin leleh. mereka pada tau kalau Adi dulu sempat jadi idola kampus semasa kuliah. Risa yang mendengar Adi bernyanyi hanya cemberut saja, karena Risa tau kalau Adi masih ada rasa sama mantannya itu.


MC pun memberi kesempatan lagi siapa yang akan menyumbangkan suara emasnya, dan saat ini harus dari kalangan dosen yang menyumbangkan suara emasnya. pak Rio seru para alumni ..Bu Yuli ..kata yang lain. dan ternyata pak Rio pun, berdiri dan mengambil posisi untuk mulia bernyanyi ...


__ADS_2