Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang

Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang
# Tercerahkan :›


__ADS_3

Setelah selesai sholat isya, kami pun langsung pulang kerumah. agar pulangnya tidak kemaleman. jalan yang sepi dengan rute naik turun. ya, biasanya kalo hari hari tertentu. jembatan ini ramai pengunjungnya, bahkan jika sudah hari mulai gelap. jalanan ini akan sangat ramai hingga macet sampai 5 km jauhnya. selama perjalanan pulang, suasana menjadi hening hanya suara motor lah kami dengar. ya, mungkin pada kecapean semua, makannya pada diam. kanan kiri hanya ada rumah rumah kayu, serta kebun yang membentang jauh keujung sana. kulihat, Yani sepertinya sangat kelelahan. karna sudah jalan seharian. ya, mungkin setaminanya masih di bilang kurang la ya kan. sekarang ia bersandar di punggungku, dengan tangan yang membelit pinggang ku. hais.. sungguh indah malam ini. ternyata lebih menyenangkan hidup seperti ini, dari pada hidup yang dulu aku lalui. yang dulunya penuh dengan tekanan dan kini penuh dengan kebebasan, kegembiraan, serta ketenangan.


Tapi semua itu tidak brlangsung lama. setelah aku aku mengantar Yani pulang ke rumah nya. kami langsung di sambut sama Bapak nya Yani. ya, mungkin ia sudah nunggu dari tadi. melihat ada kopi di atas meja, serta rokok yang masih menyala.


Yani :" Assalamualaikum, !"


Bpk Yani :" Waalaikumsalam. gih, sana masuk. udah kecapen tu.!"


Aku :" Asslamualaikum om, !" kata ku sambil menyalimi tangan calon Martua :v

__ADS_1


Bpk Yani :" Hmm...! waalikumsalam!"


Aku :" Dari tadi om!?"


Bpk Yani :" nggak, barusan!"


Aku :" Ya udah om, saya pulang dulu ya om.!"


Setalah mengatakan semua itu, Bpk Yani pun meninggalkan si Ahmad di luar. sontok mendengar perkataan dari Bpk Yani ini, membuat Ahmad kaget.

__ADS_1


"Dari mana Bpk Yani ini mendapatkan informasi tentang ku sebanyak ini!?. siapa dia sebenarnya.!?" pikirku bingung. tapi ada benarnya juga. gue harus tobat secepatnya. nggak ada kata terlambat, hanya ada kata malas di pikiran kita jika kita berpikir dengan pesimis. mendengar semua ucapan dari Bpk Yani ini, sepertinya aku tercerahkan dengan perkataannya itu. setelah kejadian itu aku pun langsung merubah gaya hidupku 180 derajat. sehingga kejadian di chapter sebelumnya pun terjadi :›


****


Setelah selesai makan, Bpk Martin makin kaget dengan kelakuan anaknya yang satu ini. ia langsung mencuci semua piring dan membersihkan meja serta melakukan sebagian bersih bersih kecil kecilan. setelah semua itu selesai, baru aku pergi menonton film di TV. Karana aku hanya ingin mendapatka wanita idaman ku itu, apapun akan aku lalui. dan pada saat itu juga aku bertekat, didalam hati ku hanya ada dia, yaitu Yani. dan tak akan ada yang bisa menggantikannya. jika memang aku tak bisa menggapai satu keinginan ini. maka akan aku lalui hidup ini tanpa bercinta.


aku pun duduk di sofa empuk yang berwarna cream itu. dan di temani dengan segelas kopi panas.


Minum kopi juga triknya lo. biar kopi cepat dingin karna habis di seduh, dulu aku pernah di ceritakan sama seorang sesepuh. kalo mau kopinya cepat dingin itu ada trik trik nya. yaitu, setelah selesai menyeduh segelas kopi, dianjurkan untuk membaca surat Al-Wakiah, Yasin serta

__ADS_1


Al-Kahfi. di jamin setelah membaca surat surat tersebut kopi akan menjadi dingin seutuhnya :v


__ADS_2