Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang

Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang
# Heran •.• ?¿


__ADS_3

Setelah semua pekrjaan ku selesai aku pun duduk di sofa empuk yang berwarna cream itu. dan di temani dengan segelas kopi panas. sambil menonton TV yang sedang menayangkan film Teletabis, ya mau bagai mana lagi, nggak ada film lain lagi. aku agak lucu jika menonton film ini. ya, bagaimana tidak. matahari berwajah bayi, perutnya bisa jadi TV, di kepalanya ada antena :v .ya, nama nya juga film. tapi yang paling diluar logika adalah film *S**pong* bob. contohnya, ikan bisa ngomong, tupai dalam air, air di dalam air, api dalam air, masak dalam air, ada kulkas, ya, silakan di lanjutkan bagi yang tau. :v


Tak lama kemudian aku pun mengganti film, saat aku sedang menggantinya. tiba tiba Aku mendapatkan film yang sangat menarik. ada cewek pake bikini, rok mini, serba mini kecuali body nya :v ya, film itu adalah Fast And Furious. ya yang sangat banyak pengemarnya, sekali shuting mengahbiskan miliayaran rupiah bahkan dolar. kalo mobilnya hancur ya hancur betulan, kalo meledak ya meledak betulan, kalo mukul pun ya mukul betulan berbeda dengan sinetron sinotran indonesia. senggol sikit mati, dapat uang sikit preman lewat, kenalin kawan baru di selingkuhin, mukul orang jarak pukulnya sampe satu meter :v. yang minat emak emak jaman now. 😑


****


Bpk Martin~


"Haduh, gimana ni ya. kasih tau nggak ya?. tapi si Ahmad kan udah berubah. tapi nggak salah juga sih kalo kasih tau. siapa tau dia mau juga. ini kan demi masa depan nya juga" pikirku. ku melihat si ahmad sedang melihat film, gue kaget. "Eh, buset.!" dia ternyata nonton yang gituan. padahal ada orang tunya di rumah. wah, nggak bisa di biarinni, nggak boleh jadi. aku pun mendekati si Ahmad yang sedang asyik dan menepuk pundaknya, dia kaget karna aku baru saja menpuk pundaknya, eh nggak tau nya gue juga ikut ikutan kaget.


Ahmad :" Ish, apa sih pak?. ngagetin aja"


Aku :" Nonton apa tu, ha!?" tanya ku datar.

__ADS_1


Ahmad :" Ng nggak, nggak nonton apa apa," kata si Ahmad sambil cepat cepat mengganti chenel yang ia tonton.


Aku pun langsung to the poin aja sama Anakku yang satu ini. biar dia nggak salah pergaulan lagi.


Aku :" Mad, tahun depan kamu masuk pondok aja, ini sudah bapak putusin sebulat bulatnya. nggak bisa di ganti ganti. pokoknya tahun depan, ikut Bapak ke jawa. daftar di sana.!" kata ku sambil menatapnya dengan nada serius. aku melihat Ahmad tiba tiba tertegun. seketika ruangan menjadi sunyi. haish.. pasti sulit ini untuknya, ya sudah biarin aja dulu.


Aku :" kamu pikirin dulu bai..." kataku sambil meranjak untuk pergi. tapi tiba tiba kata kata ku di potong oleh si Ahamd


Ahmad :" Bapak serius.!? aku mau la, kapan berangkatnya.!?" katanya dengan riang gembira dan penuh semangat



Ahmad :" Anak Pak Martin la. emang siapa lagi. kapan berangkatnya pak. tengah semester bisa nggak. nggak usah lama lama.!"

__ADS_1


" Ini anak siapa, kok bisa kayak gini ya anak ku. nggak, nggak mungkin ini pasti orang yang berbeda. pasti" pikirku. aku pun mengeledah tubuh si Ahmad, mulai dari wajahnya sampai, turun turun sampai ke anunya." tapi kok nggak ada yang berubah. masih kecil sama kayak dulu. hmmm...! " aku mulai bingung sama anak ku yang satu ini. aku perhatiin terus, mutar ke kanannya, terus ke belakangnya, sampai berputar tiga kali.


Ahmad :" Bapak kenapa sih,!?"


Aku :" Kamu siapa!?"


Ahmad :" Ahmad!"


Aku :" Hmmm...! rahasia apa yang kamu katahui dari Bapak mu ini!?"


Ahmad :" Eh, ini...! hmmm apa ya.!? oh iya, Bapak dulu terciduk lagi col* di kamar.!"


" Bangs*t, ternyata dia masih ingat. ngapain la aku nanyak yang kayak gini.! hadeh...! nyesel aku!" batin ku

__ADS_1


Aku :" Haish...! ya, udah. nanti Bapak pikirin dulu.!"


Aku pun merasa malu di depan Anak biad*p satu ini. kesal, malu, lucu semua perasaan itu menjadi satu. sampai akhirnya aku ketiduran.


__ADS_2