
Saat kami sampai di pinggir kapal, aku agak kagum dengan orang yang telah membuatnya. tanpa basa basi kami pun masuk ke kepal itu menggunakan tangga yang telah di sediakan. saat kami masuk, kami kebingungan untuk mencari kamar yang sesuai dengan tiket yang didapat. kami pun terpaksa untuk menanyakan kepada pengawas kapal tersebut.
Bpk Ahmad :" Permisi Pak!"
Pengawas :" Iya, ada apa ya Pak!?"
Bpk Ahmad :" Kalo kamar yang ***** ini dimana ya Pak!?"
Pengawas :" Oh, tiketnya dimana ya Pak?"
Bpk Ahmad :" Oh, harus pake tiket ya Pak!?"
Pengawas :" Iya Pak, kalo nggak ada tiketnya. mohon maaf saya nggak bisa tolong.!"
Bpk Ahmad :" Oooh.. gitu ya! ya udah, Mad tadi mana tiketnya!?"
Ahmad :" Ha!? kok Ahmad sih. kan Bpk yang pegang!"
Bpk Ahmad :" Lah, kan tadi Bpk kasih kamu! coba cari dulu.!"
Aku pun mencari cari tiket kapalnya.
__ADS_1
"Mana ada tadi Bpk kasih ah, nggak jelas kali la!" batinku. aku buka satu persatu sriting tas yang aku bawa, begitu pula Bpk serta yang lainnya. panik karna tiba tiba tiketnya hilang tanpa jejak.
Pengawas :" Gimana pak!?" katanya ngga sabaran. mungkin ia curiga bahwa kita telah membohonginya.
Bpk Ahmad :" Tunggu sebentar Pak!"
Bpk Riski :" Yang ini ya Tin!?"
Bpk Ahmad :" Astaga cuup ucup.!" katanya sambil mengambil tiket nya, memang tadi tiketnya di jadiin satu, biar kalo ilang, ilang bersama. :v itu yang dinamakan setia bos! :v
Riski :" Kok bisa sama Bpk!?"
Bpk Riski :" Ntah,? Bapak aja lupa!"
Pengawas :" Ooh..! ayo ikut saya.!"
Kami pun mengikutinya dari belakang. selama perjalanan, aku melihat sisi kanan dan kiri kapal. terdapat banyak sekali kasur yang telah di tata. tapi yang di tata di jalan adalah kasur yang tingkat 2. ada juga yang bentang karpet di kapal itu. "waduh, masak harus tidur di tempat tebuka kayak gini sih.!" batinku. kami pun memasuki lorong kecil dan sampai di kamar yang telah di tata rapi, lebih rapi dari yang diluar. bahkan ada ac nya lagi. ada kamar mandi di pinggir kamar, dan kira kira ukuran kamarnya mungkin 10x10.
Pengawas :" Ini pak kasurnya, sesuai dengan nomor yang tertera dengan tiketnya.!"
Bpk Ahmad :" Oh iya Pak, makasih banayak.!"
__ADS_1
Pengawas tadi pun pergi meninggalkan tempat. memang kapal ini sangat besar, jadi bisa bisa kesasar nantinya. tapi anehnya, kok kamar yang aku dapat sangat rapi dan bersih.
Aku :" Pak, ini kok bagus kali kamarnya dari yang lain, beda harga ya!?"
Bpk Ahmad :" nggak tau,? kayak nya nggak la. mungkin ini siapa yang paling cepat beli tiketnya maka paling bagus pula kamar yang akan di dapat.!"
Aku :" Ooh..! bisa gitu ya.!"
Aku pun langsung merapikan barang bawaan ku. dan langsung terkapar di kasur karna kecapean. tak tau nya aku malah ketiduran.
****
# Riski ~
Saat pertama kali aku pergi dari rumah, hati ku sangat bimbang. ntah ini adalah pilihan tebaik atau tidak untukku. aku pun membuang semua pesangka buruk itu jauh jauh. dan memulai pikiran yang positif tinhking.
Saat aku memasuki kapal ini, aku pikir aku bakallan mual karna guncangan. tapi anehnya, disini nggak ada guncangan sama sekali. sangat anteng, kayak berada di daratan. mungkin ini gara gara ukurannya yang besar. aku pun memutuskan untuk menelusuri kapal ini. tadinya mau ngajak si ahmad, tapi tampaknya ia sangat kecapean sampai tertidur pulas di kasur.
Aku pun ingin ke atas kapal, untuk melihat pemandang di atas kapal. satu persatu tangga aku naiki.
" Gila, ni kapal tinggi kali cok!" batinku. sampai la aku di bagian atas kapal itu. di samping kapal terdapat teras selebar 3 meteran la kurang lebih, dan ada kursinya juga disamping teras. aku pun berbuputar kesana kemari. di kapal ini terdapat cafe, musholah, kantin, bahkan ada tempat ketringnya juga. bisa di ambil setiap pagi, siang, dan malam menggunakan tiket yang di dapat. dan gilanya kalo mau ngambil ketring ini mending datang duluan, karna kalo terlambat sikit saja bisa ngantri sampai satujam padahal cuma mau ngambil sebungkus nasi kotak. aku pun memutuskan untuk kembali kekamar. aku agak bingung saat di perjalanan, aku pun memutuskan untuk menelusuri jejak ku tadi agar tau di mana kamar ku berada. saat aku menuruni tangga, ternyata ada nomor lantai nya di samping tangga. gue kaget saat melihat angka yang tertera di jalur kamarku.
__ADS_1
" ha, lantai 8. gilaaa..! kok bisa di dasar kapal kamar gue.!" batinku.